Kekasih Impian Direktur Fray

Kekasih Impian Direktur Fray
Mimpi terasa nyata


__ADS_3

"target ditemukan, meminta untuk melakukan serangan," ucap Pilot pasukan musuh.


"Dimengerti, tembakan roket ke arah mereka! " ucap pemimpin skuadorn pasukan udara musuh.


PUSH ...


Duar ...


Pasukan pengawal fray, kewalahan menghadapi serangan udara yang dilancarkan pasukan pesawat udara musuh.


Mereka menembakan roket secara beruntun. Puluhan pasukan menjadi korban serangan roket itu.


"Kalian, cepat kabur ke arah hutan! " ucap kapten pasukan pengawal.


"Baik!" ucap Prajurit pengawal.


"Tuan fray, anda harus segera pergi meninggalkan tempat ini. kita harus mundur dan mencari tempat untuk berlindung! " ucap Kapten pasukan pangawal itu.


"baik," ucap fray, sambil berlari ke arah hutan.


Pasukan dari pihak fray, mundur dari medan perang itu. mereka pergi ke tempat yang aman.


Sementara itu, pilot musuh menembakan puluhan roket untuk mencegah pasukan pengawal kabur dari medan perang itu.


Tetapi, tidak berselang lama. pesawat dari Skuadron Elang P-1 , elang p-2 , dan elang p-3, datang dan menyerang pesawat musuh.


Perang udara tidak bisa dihindarkan.


"Elang P-1, meminta perintah untuk menembak! " ucap pilot elang P-1.


"Dimengerti, memberi perintah untuk menyerang! " ucap pilot elang P-3.


"Baik, roket akan diluncurkan," ucap pilot Elang P-1.


PUSH ...


Beberapa roket, melesat untuk menjatuhkan Pesawat musuh.


Duar ...


Beberapa pesawat musuh, terkena roket itu, dan terjatuh.


sementara sisanya, melakukan perlawanan dengan menembakan roket sebagai serangan balasan.


PUSH ...


Duar ...


Elang P-1 terkena roket itu. Pesawat itu terjatuh dan ...


Duar ...


Elang P-2 dan Elang P-3 melakukan serangan balasan untuk menyerang pesawat musuh yang tersisa.


PUSH ...


DUAR ...


Salah satu pesawat musuh, berhasil mereka kalahkan. tetapi, jumlah musuh bertambah hingga membuat Skuadron Elang P-2 dan Elang P-3 dikalahkan oleh serbuan pesawat musuh.


DUAR ...

__ADS_1


Pesawat itu, terjatuh ke arah hutan dimana pasukan pengawal lewati. pasukan pengawal, keheranan dengan adanya pesawat jatuh ke arah mereka.


mereka berlari untuk menghindari pesawat itu. sementara yang lain, berusaha berlindung.


Tetapi, Fray menyadari sesuatu yang aneh dari pesawat musuh. mereja terlihat tidak menyerang fray sama sekalu.


mereka hanya menyerang pasukan pengawal, dan tidak menyerang fray. ia merasa curiga dengan kejadian itu.


Setelah berhasil kabur dati serangan udara itu. mereka melanjutkan perjalanan dengan berjalan ke arah utara.


jaraknya beberapa kilometer dari hutan itu. kurang lebih, mereka harus berjalan dalam waktu 30 menit.


Pasukan itu, berjalan melewati hutan, sambil waspada terhadap pasukan penembak tersembunyi dari musuh.


Dugaan mereka ternyata benar, Pasukan Penembak jitu musuh. menembakan Puluhan amunisi mereka ke arah pasukan fray.


Mereka bergerak secara diam-diam tanpa diketahui oleh pasukan fray. dengan terpaksa, pasukan pengawal harus bertempur melawan pasukan musuh.


DOR ...


Dor ...


"kalian, cepat berlindung! ada banyak penembak jitu di hutan ini! " ucap fray, sambik berlindung.


DOR ...


Dor ...


pertempuran mereka semakin sengit saat pasukan bantuan musuh, berdatangan. pasukan pengawal kewalahan menghadapi gempuran pasukan musuh yang datang dari arah timur dan utara.


"Gawat, sepertinya kita tidak bisa kabur jika terus seperti ini," ucap fray, sambil gugup.


Tiba-tiba, sebuah kendaraan tempur mendekat ke pasukan musuh. kendaraan itu, menembakan amunisi mereka dan berhasil mengalahakan banyak pasukan musuh.


Mereka meminta fray untuk masuk ke dalam mobil dan kabur dari tempat itu.


"Tuan, anda cepat masuk ke dalam mobil ini. saya akan mengantarkan anda menuju tempat yang aman," ucap salah satu prajurit.


"baik! " ucap fray, sambil masuk ke dalam mobil itu.


Brum ...


Mereka kabur dari tempat itu. pasukan musuh, menembakan roket ke arah mobil pasukan Pengawal.


Tetapi, mereka gagal untuk menghentikan fray untuk kabur dati tempat itu.


Mereka meminta bantuan pesawat tempur untuk mencegah fray kabur dari tempat itu.


"Lapor, meminta bantuan serangan udara. ganti," ucap pasukan komunikasi musuh.


"dimengerti," ucap pasukan musuh.


Sebuah sekuadron udara musuh. terbang melesat ke arah hutan itu. mereka bersiap untuk menghadang pasukan pengawal.


dengan selamat, fray dan pasukan pengawal berhasil keluar dari hutan itu. mereka sangat senang karena bisa keluar dengan selamat.


"Tuan, sepertinya kita berhasil kabur dari kejaran pasukan itu," ucap kapten pasukan pengawal.


"benar, mereka tidak akan bisa mengejar kita lagi! " ucap fray, sambil merasa senang.


tiba-tiba, ledakan besat terjadi di belakang mobil mereka. salah satu kendaraan tempur terkena roket dari pesawat musuh.

__ADS_1


"ha? suara apa itu?" tanya kapten pasukan pengawal.


"Sepertinya mereka mengejar kita dengan meminta bantuan pesawar tempur. kita harus segera sampai di tempat penjemputan,"ucap fray, sambil merasa gugup.


Pesawat musuh, kembali melancarkan serangan udara mereka. mereka berhasil mengenai beberapa kendaraan pasukan pengawal dengan mudahnya.


pasukan pengawal, melakukan perlawanan dengan menembakan roket ke arah pesawat musuh secara beruntun.


mereka berhasil menjatuhkan satu pesawat dan mengacaukan rencana mereka.


akan tetapi, bantuan dari musuh terus berdatangan. di belakang, sebuah mobil dengan kecepatan tinggi melesat dan mengejar kendaraan pasukan pengawal.


Kini, mereka terkepung dari pasukan itu. sementara di sisi lain, lisa melihat sebuah pesawat mencurigakan mengikuti sebuah kendaraan.


Musuh kembali meluncurkan roketnya. mereka menembakan roket itu, tepat ke arah kendaraan fray dan.


DUAR ...


kendaraan fray, tertembak.


"Tidak ... " ucap fray, sambill kaget.


Mereka tidak berhasil kabur dari tempat itu. karena, mobil Fray terkena roket dan berhasil dikalahkan. misi mereka gagal dan musuh menang dalam pertempuran itu.


Tidak lama kemudian, fray sadar dan melihat aira ada di sebelah fray. ia tidur di samping fray.


Fray keheranan dengan semua itu, ia sangat penasaran apa yang telah ia lalui.


Aira menyadari fray bangun. ia berkata," Fray, akhirnya kau bangun juga. tadi, kau minum bersama dengan ayah sampai mabuk. sekarang, apa kau baik-baik saja?" tanya aira, sambil penasaran.


"Ha? bukanya kita berada di medan perang tadi?" tanya fray, sambil keheranan.


"Ha? medan perang? kau pasti bermimpi, kita saat ini berada di rumahku. tadi, ada seorang gadis datang dan memasangkan sebuah alat kepadamu," ucap Aira, sambil keheranan.


"ha? sebuah alat? " tanya fray, sambil penasaran.


fray menyadari, jika dirinya bermimpi akibat alat pengatur mimpi buatan kakeknya. mimpi itu bercerita tentang pertempuran robot dan kerajaan.


"Astaga, syukurlah tadi itu hanya mimpi. aku sangat keheranan dengan semua itu, kenapa mimpinya terasa sangat nyata?" tanya fray, sambil keheranan.


tiba-tiba, ia mendapatkan panggilan telepon dari kakeknya. KRING ... KRING ...


fray menjawab telepon itu. kakeknya berkata," Fray, maafkan kakek, ini semua karenaku. kau jadi bermimpi tentang pertempuran karena Akiko mengambil alat itu, dan mengerjaimu. kakek sudah membawanya pergi ke masa depan, kau jangan khawatir lagi," ucap kakeknya, sambil merasa senang.


"baik kakek, tidak masalah. aku bersasa seperti di medan perang sungguhan saja. kenapa bisa ada kakek dalam mimpi itu?" tanya Fray, sambil penasaran.


"Itu, kakek tadinya ingin memberikan alat itu sebagai hadiah pernikahanmu. kakek sangat menyesal karena tempat penyimpanan alat itu, berhasil di buka oleh adikmu," ucap Kakeknya, sambil menyesal.


"oh, tidak masalah, kakek tidak perlu memberikanku hadiah. aku hanya perlu dukungan dari kakek saja," ucap fray, sambil memaafkan kakeknya.


"tidak, kakek akan tetap memberikanmu hadiah. kau tunggu saja, aku akan memberikan hadiah khusus untukmu," ucap kakeknya, sambil merasa senang.


Setelah berbicara, fray lega jika semua itu hanya mimpinya. ia merasa senang jika pertempuran itu, tidak pernah terjadi.


"Fray, apa tadi yang terjadi di dalam mimpimu?" tanya aira, sambil penasaran.


"I-itu, ceritanya sangat panjang. mimpi itu terasa sangat nyata. bahkan, aku memimpikan tentang dirimu," ucap fray, sambil merasa lega.


"be-benarkah? apa aku juga ada di dalam mimpi itu?" tanya aira, sambil penasaran.


"Benar, baiklah, kita akan menikah besok. apa kau bersedia menikah denganku?" tanya fray, sambil penasaran.

__ADS_1


...(Bersambung ... )...


__ADS_2