Kekasih Impian Direktur Fray

Kekasih Impian Direktur Fray
Perang ( part 3 )


__ADS_3

Di lain sisi, Aira diminta berlindung di dalam markas para agen itu. ia diminta untuk melihat siaran langsung pertempuran lewat layar besar.


" Wah? benda apa ini? aku tidak pernah melihat semua benda ini sebelumnya." tanya aira.


" Nona aira, ini adalah layar yang bisa melihat pertempuran secara langsung. anda juga bisa mengetahui kondisi dari tuan fray." kata agen wanita itu.


" Wah, alat ini memang sangat canggih. kamu panggil saja saya dengan aira saja." kata aira.


" Baik aira." kata agen wanita itu.


" Baik, dan kamu, siapa namamu?" tanya aira.


" Perkenalkan, namaku adalah Asaka. aku adalah agen dari organisasi SKIRA. aku diperintahkan untuk melindungi anda dari serangan musuh." kata Asaka.


" Owh, jadi begitu. Haa? apa maksudmu dengan organisasi?" kata aira.


" Apa aira belum mengetahuinya? tuan fray adalah cucu dari pemimpin organisasi kami." kata Asaka.


" Wah. sebenarnya, aku belum mengetahui jika fray adalah orang sehebat itu." kata aira.


" Benarkah? Tuan muda fray adalah orang jenius dari kebanyakan laki-laki di usianya. ia dikenal sebagai penemu muda yang banyak mendapatkan penghargaan.


ia mempunyai seorang guru sebagai pembingbingnya, beliau adalah Prof nei sekaligus kakeknya. tuan muda selalu belajar membuat alat dari kakeknya.


maaf itu saja yang bisa aku katakan, tuan meminta aku untuk merahasiakan hal yang lebih besar. katanya, tuan muda akan menjelaskan semua rahasia ini secara langsung kepada anda" kata Asaka.


" Tidak masalah, itu sudah cukup bagiku." kata aira.


Tiba- tiba.


KRINGG... KRINGG... KRINGG... suara telepon.


Agen asaka mendapat sebuah laporan dari medan perang, Skuadron udara dari fray terlibat dalam pertempuran udara.


" nona, maaf, maksudku aira. Skuadron udara tuan muda fray terlibat pertempuran di timur selatan pertempuran." kata asaka.


" Be-benarkah?" tanya aira.


" Benar, kita bisa melihat pertempuran mereka lewat layar ini. aku akan memperlihatkan pertempuran itu." kata asaka.


Asaka menganti rekaman langsung, dan mengubah ke rekaman pesawat fray. ia berhasil mengantinya. layar itu menyala, Aira melihat pertempuran itu.


Di sisi fray, semua pesawat bersiap untuk menembak sasaran. Roket juga bersiap diluncurkan. tinggal menunggu sasaran mendekat.


Terlihat dari kejauhan, sebuah cahaya bersinar melesat dengan kecepatan tinggi mendekat para anggota skuadron fray, atau disebut sebagai skuadron sayap elang.

__ADS_1


" Lihat, tuan muda. kami menemukan benda mencurigakan mendekat ke pesawat anda." kata salah satu pilot.


" Dimengerti, segera cegat atau jatuhkan target itu." kata fray.


" Baik, roket akan disiapkan." kata pilot skuadron sayap elang.


" Kabar buruk tuan." kata salah satu pilot.


" Ada masalah apa?" tanya fray.


" Benda itu, adalah roket yang disiapkan untuk menjatuhkan pesawat kita. pesawat musuh yang mendekati kita, hanya sebagai umpan agar kita memasuki Wilayah tempat peluncur roket mereka." kata salah satu pilot.


Ternyata, benda bersinar itu, adalah roket yang mendekat ke arah mereka. Fray meminta kepada pasukan skuadron nya untuk menembak roket itu.


" Kalian, cepat cari tempat yang menjadi peluncur roket itu. hancurkan tempat itu, sementara yang lainnya. ikuti aku, aku akan mengurus pesawat musuh." kata Fray.


Seeett... BOOM...!!


Ledakan besar terjadi di udara. roket itu berhasil di hancurkan, tetapi. puluhan roket lainnya, terlihat mendekat ke arah pesawat fray.


" Semuanya, saatnya kita bergerak. SERANG...!!"


Di sisi lain, pertempuran sengit juga terjadi antara Skuadron akiko. Mereka menembakan puluhan roker untuk menghancurkan kendaraan perang milik musuh.


Sseeet... Boom...!!


" Hahahaha, rasakan itu. kalian tidak bisa menang dariku." kata akiko.


" Semuanya, cepat arahkan Senjata anti serangan udara ke pesawat itu...!!" kata pasukan musuh.


" Baik."kata pasukan musuh.


" Tidak akan aku biarkan, semuanya jangan biarkan mereka menyerang pesawat itu...!!" kata komandan pasukan kota.


" Kapten, mereka mengepung kita dari segala arah. Serangan udara dari pesawat itu, telah menghancurkan banyak persenjataan kita. apa yang harus kita lakukan?" tanya bawahan pasukan musuh.


" Kita mundur saja, biarkan mereka memenangkan pertempuran di wilayah ini. kita akan mempersiapkan senjata untuk menghancurkan pasukan mereka." kata kapten pasukan musuh.


" Baik, Semuanya. mundur dari wilayah ini...!! " kata bawahan kapten itu.


" Ehh? kalian mau kemana. aku tidak akan membiarkan kalian lari. ehh, kebetulan ada tempat yang cocok untuk menghadang kalian." kata Akiko.


Boom...!!


bebatuan dihancurka. jalan untuk kabur, kini tertutup oleh banyak bebatuan. pasukan itu, tidak bisa kabur lagi dari serangan komandan pasukan kota.

__ADS_1


" Kalian, tidak bisa kabur lagi. Semuanya, kita serang mereka...!! " kata komandan pasukan kota.


" Baik...!!" kata pasukan komadan itu.


" Sepertinya, pekerjaan ku di wilayah ini sudah selesai. sekarang, aku akan menghancurkan pertahanan tengah mereka dan membantu kakak untuk menghancurkan peluncur roket musuh." kata Akiko.


Pesawat akiko, melesat dengan cepat menuju wilayah yang akan ia jadikan serangan berikutnya. ia merasa senang karena ia bisa diandalkan.


tiba-tiba. BOOM...!!.


pesawat Akiko mendapatkan serangan dari sebuah roket pesawat lain. tetapi, beruntung serangan itu berhasil ia hindari. serangan itu, mengenai sebuah bangunan di luar benteng.


" Huh, untung saja aku tidak terkena serangan itu. sekarang, aku tidak akan membiarkan pesawat yang menyerangku untuk kabur..!!" kata akiko.


Kemudian, akiko berhasil menghubungi pilot pesawat yang menyerangnya. ia mengatakan.


" Hoy, kalau kau ingin bertarung. sebaiknya, jangan diam-diam menyerang dari arah belakang." kata akiko, lewat alat komumikasi.


" Hoy, kenapa kau bisa menyabotase peralatan komunikasiku?" tanya pilot itu.


" Itt mudah. tetapi, aku akan membiarkan kau selamat. asalkan, kau menembakan roketmu ke markas pemimpinmu." kata akiko.


" Eh? memangnya aku akan menyerah begitu saja. dan siapa juga yang akan melakukan itu. apa kau pikir aku mau menembakan roket pesawatku ke markas pemimpinku ha? " tanya pilot itu.


" Baiklah, jika itu maumu. sekarang, kau akan menerima akibat dari perkataanmu itu." kata akiko.


Roket ditembakan dari pesawat secara beruntun. Pesawat pilot itu, terkena roket itu dengan cepat.


" Astaga, ini sangat gawat. bagaimana dia bisa merusak dengan sekali serang saja. apa aku salah dalam memilih musuh?" tanya pilot itu.


" Hoy, sekarang. kau sudah mengerti kan? aku tadi memberimu kesempatan. tetapi kau malah mengatakam itu. sekarang, rasakan akibatnya." Kata akiko.


" Eeh? tunggu dulu. aku minta kau jangan menembak roketmu lagi. aku akan menyerah. jadi, jangan kau menembak lagi." kata pilot itu.


" Baik, sekarang juga, kau harus mendarat di lapangan itu." kata akiko.


" Baik." kata pilot itu.


Tetapi, pilot itu tidak mendaratkan pesawatnya. ia malah terbang di belakang pesawat akiko. ia mengatakan.


" Seperti dugaanku. ia malah terbang di belakang pesawatku." kata akiko.


" Sekarang, siapa yang akan tertembak. aku hanya berpura-pura untuk menyerah. aku tidak menyangka bisa menipumu." kata pilot itu.


" Oh iya, kenapa kau sangat percaya diri." kata akiko.

__ADS_1


...(Bersambung...)...


__ADS_2