
" Benar, pesawat tuan muda fray, tertembak oleh roket musuh. Anda tidak perlu khawatir, saya akan meminta semua agen untuk mencarinya." kata Asaka.
" Fr-fray, ini tidak mungkin kan? Hahaha, i-ini pasti hanya bercanda. Be-benarkan Asaka?" tanya aira.
" Maaf Aira, Ini memang kenyataanya." kata asaka.
Perkataan asaka, bergema dalam pikiran aira. Ia sangat sedih mendengar berita itu, ia menangis sembari memeluk asaka.
" Huuhuuhu, apa ada yang bisa aku lakukan untuk menyelamatkanya?" tanya aira.
" Anda tidak perlu khawatir. Nona Akiko sudah aku minta untuk mencari Tuan muda Fray." kata asaka.
Beberapa saat sebelum memberitau aira.
" Lapor nona akiko, kami mendapatkan masalah besar. pesawat tuan muda tertembak dan terjatuh di wilayah timur pertempuran. aku meminta anda untuk menyelamatkanya. Setelah itu, aku akan membertau nona aira mengenai masalah ini." kata asaka.
" HAA? kakak terkena serangan. Mana mungkin? A-aku tidak akam mengampuni mereka jika kakak terluka, kau cepat kirim semua agen untuk membantu menyelamatkan kakak. dan juga, bantu aku untuk mengambil Roket penghancur RKPG-3000, aku akan meledakan markas dari pemimpin pasukan itu." kata akiko, sambil terlihat marah.
" Eeh, nona, sebaiknya kau tidak perlu berlebihan. bukanya roket RKPG-3000 adalah roket penghancur massal. ledakan roket itu, bisa menghancurkan musuh dan juga wilayah sekitarnya." kata asaka.
" Aku tidak peduli. yang penting, jika kakakku selamat, aku akan memberi mereka keringanan. tetapi, jika kakak tidak selamat ataupun terluka, maka segera luncurkan ratusan roket itu." kata akiko.
" Haaa? Ratusan? apa anda serius? apa kakak anda setuju dengan rencana ini?" tanya asaka.
" Tunggu, biar aku telepon kakek supaya kau tidak bisa menghindar, Tunggu ya." kata akiko.
" Eeh?" kata asaka.
Setelah menelpon kakeknya.
" Benar, jangan beri ampun mereka. cepat luncurkan saja semua roket penghancur itu. jangan biarkan mereka kabur walaupun mereka hanya tersisa satu orang. cepat temukan cucu kesayangan ku, dan lapor keadaanya. aku beri kau waktu untuk menyelamatkan cucuku dalam waktu beberapa jam, mengerti sampai jumpa. [ telepon di tutup ] " kata kakek fray.
" Loh? aku belum menjawab? kenapa dimatikan teleponya. bagaimana aku bisa menyelesaikan misi ini, hanya dalam beberapa jam saja? " tanya asaka.
" Benarkan, kakek terlihat sangat sedih mendengar fray tertembak. sekarang, kau harus membantuku untuk menemukan kakak secepatnya." kata akiko.
" Eeh? Ba-baik nona." kata asaka.
Asaka menutup telepon itu." Huuh, ini semakin merepotkan saja. baiklah, demi tuan muda. aku akan mengerahkan semua kemampuanku untuk menyelamatkanya. tetapi, aku harus memberitau nona aira terlebih dahulu.
kembali pada saat sudah memberitau aira.
" Ya, seperti itulah ceritanya. tenang saja aira, kami pasti akan menemukanya." kata asaka.
__ADS_1
" Tidak, aku sendiri yang harus menemukanya." kata aira.
" Eh, jangan aira, itu sangat berbahaya sekali. nanti aku yang disalahkan tidak bisa melindungi anda." kata asaka.
" Tenang saja, kau tidak akan disalahkan. aku pergi dulu." kata aira.
Aira berlari menuju pintu keluar markas itu, Sementara itu, Asaka mengejar dan mencegah aira pergi ke medan perang. tetapi, waktu asaka terlambat.
Aira pergi menggunakan pesawat dari skuadron Elang biru. ia meminta kepada salah satu agen untuk membawanya pergi menuju medan perang.
" Maafkan aku asaka, tetapi aku akan menyelamatkan fray dengan caraku." kata aira.
" Nona, jangan pergi...!! " kata asaka.
Kemudian, Asaka meminta semua skuadron Elang biru untuk mengejar aira.
" Kalian, jangan hanya berdiri saja. cepat kejar nona, jangan biarkan dia pergi ke medan perang itu...!! " kata Asaka.
" Ba-baik." kata para pilot itu.
" Astaga, siapa agen yang berani membawa nona pergi ke medan perang itu. aku harus menyelidikinya. setelah itu, aku akan memarahinya." kata asaka.
skuadron elang biru, kembali menuju medan perang. pilot yang diminta aira adalah seorang gadis muda. aira sangat keheranan dengan agen gadis itu. ia berfikir, kenapa agen itu malah mematuhi permintaanya. dengan penasaran, aira mengatakan.
" Bukan kok, mereka bukan atasanku." kata gadis itu.
" Ha? apa jangan-jangan, kau adalah..." kata aira.
" Benar, kau pasti mengetahui siapa diriku ini" kata gadis itu.
Di lain sisi, Asaka terlihat sangat bingung, dan sedih. ia harus bekerja keras untuk bisa menyelamatkan Fray. Ia menyelidiki tentang agen yang mau membawa aira pergi menuju medan perang.
" Siapa agen ini? sebenarnya, aku belum pernah sama sekali melihat agen wanita ini. bahkan, agen ini terlihat sangat muda? Heum? siapa orang ini? " taya asaka.
" Baiklah, aku akan menyelidiki dia." kata asaka.
Ia mengumpulkan semua informasi mengenai orang itu. tetapi, ia tidak menemukan satupun informasi dari agen itu. Ia merasa jika agen itu, bukan berasal dari organisasi mereka.
" Apa ini hanya dugaanku saja, dilihat dari informasi para agen lain. aku tidak bisa menemukan agen gadis ini di dalam anggota organisasi. apa mungkin dia bukan berasal dari organisasi? apa mungkin, dia penyusup?" tanya asaka.
" Benar, coba aku lihat rekaman kemanan terlebih dahulu." kata asaka.
Ia juga merasa, jika gadis iti bukan seorang agen rahasia. ia kembali menyelidiki dan memeriksa rekaman keamanan. ia menemukan sesuatu tentang gadis itu.
__ADS_1
" Ini, kenapa dia bertingkah mencurigakan? seharusnya, semua agen datang dari arah depan. kenapa dia datang dari arah belakang. tunggu, kenapa dia memakai baju seperti penduduk kota. coba aku lihat dulu." kata asaka.
Setelah mengamati.
" Dilihat dari bajunya, ia pasti sangat kaya. berarti, dia adalah penyusup yang datang untuk membawa nona aira pergi dan menyerahkan nona kepada musuh...!! Astaga, bisa sangat gawat jika ini memang benar, apa yang bisa aku katakan kepada prof nei. bagaimana ini. tunggu dulu, aku akan memeriksa sekali lagi tentang gadis ini." kata asaka.
Ia kembali memeriksa identitas gadis itu. ia menemukan sebuah informasi pemteng dari seorang agen.
" Apa kau tau tentang gadis ini?" tanya asaka.
" Oh, dia kan orang yang diminta untuk membantu pasukan kita. dia juga membawa tanda pengenal dari organisasi imi" kata salah satu agen.
" Tidak, kita tidak pernah meminta bantuan sebelumnya." kata asaka.
" Benarkah, dia mengaku sebagai adik... adik... Aduh aku lupa siapa nama kakaknya." kata agen itu.
" Ha? coba ingat-ingat lagi. atau kau akan dalam masalah jika tidak bisa mengatakanya." kata asaka.
" Ha? ba-baik nona, tunggu dulu. Oh iya, apakah anda bisa memeriksa tanda pengenalnya?" tanya agen itu.
" Baik, akan aku cari." kata asaka.
Asaka mencari tanda pengenal itu, ia menemukan tanda pengenal itu dan terlihat sangat keheranan.
" Ka-kau, ini tidak mungkin kan?" tanya asaka.
" ha? tidak mungkin apanya?" tanya agen itu.
" Ke-kenapa dia membawa tanda pengenal tuan muda fray." kata Asaka.
" APA? apa kau bercanda? ini mana mungkin bisa terjadi." kata agen itu.
" Coba aku lihat dulu, apakah tuan muda membwa tanda pengenalnya atau tidak di alat ini. jika tanda pengenal tuan muda tidak ia bawa, maka akan bewarna Gelap jika ia membawanya maka akan bewarna terang." kata asaka.
Setelah itu, Asaka mencari informasi mengenai tanda pengenal fray. ia terus mencari sampai akhrinya.
" I-ini tidak mungkin kan?" tanya asaka.
" Ha? ada apa?" tanya agen itu.
agen itu melihat ke arah alat itu. ia melihat warna tanda pengenal itu bewarna gelap. "APAA? ini pasti tidak benar kan?." kata agen itu.
...( bersambung... )...
__ADS_1