Kekasih Impian Direktur Fray

Kekasih Impian Direktur Fray
Gadis misterius.


__ADS_3

" Haa? kamu mau aku melakukan sesuatu?" tanya fray.


" Tentu saja, aku ingin kamu melakukan sesuatu untuk ku." kata Aira.


" Melakukan apa?" tanya fray.


" Nanti aku akan memintamu melakukanya. ayo, kita hampir sampai ke rumah ku." kata aira.


" Benar, kita hampir sampai." kata fray.


Sementara itu, Agen skira mendapatkan informasi dari roy. Roy sangat ketakutan dengan agen skira.


" Jadi dia orang yang telah melukai tuan. baiklah, akan aku hancurkan orang itu." kata Agen skira.


" Ka-kalau begitu, aku boleh pergi kan. aku pergi dulu jika kamu tidak keberatan." kata Roy.


Tap, tap, tap... suara langkah kaki roy.


" Tunggu, kau belum memberitau lokasi persembunyian bos mu. cepat katakan." kata Agen skira.


Tiba-tiba, puluhan orang bersenjata, mendekat agen skira.


" Wah, wah. jadi kamu yang membuat roy ketakutan. bahkan, kau menghancurkan bangunan dan hanya menyisakan puing-puing saja. Jadi, kau bukan orang biasa." Kata orang itu.


" Siapa kau?" tanya Agen skira.


" Siapa aku? panggil saja rey." kata rey.


" Dan kau siapa?" tanya rey.


" Aku? sebut saja, seorang agen." kata agen skira.


Agen skira mengambil senapan api miliknya. Ia mengarahkan itu ke rey. Rey sambil tertawa mengatakan.


" Hoy, tenang tuan. kau ingin menembak dengan senjata itu. Coba lihat sekelilingmu terlebih dahulu." kata Rey.


Agen skira melihat, banyak orang membawa senjata mengelilinginya. Mereka mendekat serta bersiap untuk menyerang.


Roy mengatakan" Rey, cara itu tidak akan berhasil. aku tadi menggunakan cara itu, sebaiknya kau pergi saja dan menyerah. dia tidak terkalahkan." roy mengatakan itu sambil terlihay sangat takut.


" Ini berbeda dengan rencanamu. kau gagal mengalahkan dia. sekarang, lihat rencanaku. Roy, kau tidak berguna sekarang, sebaiknya kau pergi dari sini." kata Rey.


" Apa maksudmu mengatakan aku tidak berguna ha?" tanya roy.


" Kenapa, apa kau marah?" tanya Rey.

__ADS_1


" tentu saja, itu pertama kalinya ada orang yang mengatakan itu kepadaku." kata roy.


Roy mengambil pedang nya, ia berjalan menuju arah rey. Sementara itu, rey terlihat panik serta mengatakan.


" Woy, kau tidak boleh begini. aku anggap kau sebagai penghianat." kata rey.


" Kenapa, aku tidak peduli walaupun harus memihak musuh. itu demi harga diri, aku akan mengalahkan mu dan akan bergabung dengan Agen itu." kata roy.


" Hoy. aku akan memihakmu untuk kali ini, kau urus dia sedangakan aku akan mengurus orang ini" kata roy.


" Hehe, kenapa kau memihakku setelah aku mengalahkan mu?" tanya agen skira.


" Itu untuk membalaskan orang yang telah mengatakan hal semacam itu kepadaku. aku akan membantumu dan, kau juga harus membantuku." kata Roy.


" Baiklah, kita sepakat akan mengalahkan mereka. aku menyambutmu sebagai rekan tim." kata Agen skira.


" Baik, terimakasih telah menerimaku sebagai rekan." kata Roy.


" Ayo kita lawan orang ini." kata Agen skira.


" Baiklah" kata Roy.


Agen skira mengambil senjata barunya. ia mengarahkan itu ke arah para musuhnya. sementara roy mengambil pedangnya untuk melawan rey.


..."Ayo kita serrang...!!" kata Agen skira....


" Tuan, aku harus pergi. kamu aman sekarang. jika anda butuh pengawalan lagi, kami akan mengawal anda. saya permisi dulu tuan." kata asaba.


" Heh tunggu dulu asaba!!" kara Fray sambil berteriak.


" Ada apa tuan?" tanya asaba.


" Kami membutuhkan petugas keamanan malam untuk kantor perusahaan, bisakah kamu menepatkan beberapa orang untuk menjadi petugas yang menjaga kantor pada malam hari? "tanya Fray kepada Asaba.


" Baiklah tuan, saya akan menyiapkan beberapa orang yang akan bertugas menjaga ke amanan kantor pada saat malam." kata asaba.


" Dan, aku juga ingin kamu mendapatkan udangan ini." kata Fray.


" apa ini tuan?" tanya Asaba.


" Ini adalah undangan pernikahanku dengan Aira. aku dan aira, ingin mengundangmu ke acara pernikahan kami" kata Fray.


" Benar paman, kami ingin anda hadir dalam acara ini. kami meminta anda dan juga keluarga anda untuk datang ke upacara pernikahan kami." kata Aira.


" Benarkah, apakah aku boleh datang? sebelumnya, aku tidak pernah di undang sebaik ini. aku sangat berterimakasih karena telah mengundangku untuk datang ke pernikahan kalian. terimakasih banyak." Asaba mengatakan itu, sambil berterimakasih kepada Fray dan aira.

__ADS_1


" Paman, apakah kamu tidak pernah di undang ke acara seperti ini?" tanya aira.


" Aku tidak pernah diundang oleh siapapun. bahkan, bos lamaku memerintahakn ku untuk tidak hadir dalam acara pentingnya." asaba mengatakan itu sambil terlihat sedih.


" Berarti, ini adalah undangan pertamamu dari kami. sekarang kamu memiliki bos yang hebat. aku yakin, fray akan menjadi bos yang sangat peduli denganmu. benarkan fray." kata Aira sambil terlihat senang.


" Benar, aku akan terus peduli kepada semua bawahanku. aku akan memperlakukan mereka dengan sangat hormat." kata fray.


" Terimakasih tuan, anda memang baik" kata asaba sambil terlihat senang.


" Saya bahagia, karena kalian bisa menjadi pasangan kekasih. semoga, kalian selalu bahagia. aku akan terus bekerja untuk tuan frey." kata asaba kepada fray dan aira.


" Terimakasih, kami menunggumu untuk datang besok. kamu harus datang ya." kata Fray.


" Tentu saja, aku akan datang dan akan membantu menjaga keamanan pernikahan kalian." kata asaba sambil terlihat senang.


" aku pamit dulu tuan, nona." kata Asaba.


" Baik" kata frey.


Asaba pergi dari rumah aira. ia dan beberapa petugas pergi menuju rumah mereka masing-masing. sementara itu, di dunia kakek fray. kakeknya sangat senang bisa selesai membuat mesin waktu barunya.


" Akhirnya bisa selesai juga. aku akan menggunakan ini untuk menemui cucuku. semoga bisa bekerja dengan baik." kata kakek fray.


" Oh iya, bagaimana keadaan agen skira. aku berharap, dia baik-baik saja." kata Kakek Fray.


" Aku akan mengirim beberapa persenjataan serta energi kepada skira." kata kakek fray.


Saat ia sedang fokus bekerja. ada suara, tap, tap, tap. ada seseorang yang berjalan menuju ruangan kakek fray. ia membawa tas beserta alat. tubuhnya tidak terlalu tinggi, ia mengenakan pita di atas kepalanya.


Ia tersenyum dan berjalan menuju ruangan kakeknya fray, ia membawa senjata api. ia berjalan dengan santai.


Ia sampai di depan pintu ruangan kakek fray. ia menjadi sangat senang. ia berkata." Heheh, kali ini. aku akan membongkar tentang rencanamu kakek." kata gadis itu.


Ia menempelkan sebuah alat. Kemudian.


boom...


ledakan kecil merusak pintu itu, kakek fray sangat kaget dengan ledakan itu. ia berkata.


" Owh tidak, jangan lagi..." kata kakek fray.


ia menghancurkan pintu ruangan itu dengan sangat mudah. Ia adalah seorang gadis. gadis itu masuk, ke dalam ruangan itu, ia berkata.


" Kejutan...!!" kata gadis itu.

__ADS_1


...(Bersambung...)...


__ADS_2