Kekasih Impian Direktur Fray

Kekasih Impian Direktur Fray
Persiapan pernikahan


__ADS_3

"tentu saja. aku ingin megetahui rahasia yang kau sembunyikan dariku. aku menunggu jawaban atas rahasiamu itu," ucap Aira, sambil berjalan keluar.


"Baiklah, aku akan mengatakanya setelah kita menikah," ucap Fray, sambil merasa senang.


"janji ya, aku tunggu jawabanmu itu,"ucap aira, sambil merasa senang.


"Tentu saja, aku berjanji kepadamu,"ucap Fray, sambil merasa senang.


Aira pergi dari ruangan itu. ia menuju ke ruangan tempat ayahnya berpesta. ia merapikan semua barang yang berserakan di lantai.


Fray tidak menyangka jika dia tadi hanya bermimpi. ia kembali menghubungi kakeknya.


ia berkata,"Hallo kakek, aku ingin bicara denganmu tentang mimpi yang baru saja aku alami,"ucap Fray, sambil serius membicarakan itu.


"baik fray, tetapi bukankah kakek sudah menjelaskan tentang mimpi itu. itu disebabkan oleh alat pengatur mimpi yang dipasangkan oleh adikmu saat kau sedang tertidur,"ucap kakeknya.


"Benar kakek, tetapi aku ingin mengetahui informasi tentang alat itu. bisa kakek jelaskan,"ucap Fray, sambil penasaran.


"baiklah. kakek membuat alat itu sebenarnya untuk hadiah pernikahanmu. tetapi, saat kakek membuat mesin waktu baru, adikmu meledakan pintu ruangan tempat kakek bekerja. sebelum ia merusak pintu ruangan itu, kakek tidak menyadari jika ia membawa alat itu. padahal kakek sudah menyimpanya di dalam ruangan khusus, tetapi adikmu menemukanya. setelah adikmu merusak pintu, ia kemudian datang dan menyalakan mesin waktu itu,"ucap kakeknya, sambil menjelaskan itu kepada fray.


"oh, baiklah, jadi begitu. oh ya kakek, kau pasti membuatkan alat itu untukku dan akiko kan?" tanya fray, sambil penasaran.


"I-itu kenapa kau mengetahuinya?" tanya kakeknya, sambil penasaran.


"begini kakek, kakek tidak mungkin hanya membuat alat itu untukku kan. kakek sangat sayang kepada adikku dan begitupun aku. pasti kakek membuatkan dua alat seperti itu. tetapi, kakek dengan sengaja membiarkan akiko untuk mengambil alat itu, dan mengujinya. kakek dengan sengaja membiarkan akiko pergi ke zaman ini. akiko, datang dan memasangkan alat itu kepadaku, apa seperti itu?" tanya fray, sambil penasaran.


"Hahaha, ternyata kau menyadarinya. kakek tidak bisa berbohong kepadamu, maafkan kakek," ucap Kakeknya, sambil meminta maaf.


"baiklah tidak masalah. aku akan memaafkan kakek kali ini. tetapi setelah aku pulang, aku ingin kakek membelikan tempat tinggal baru untukku dan aira, apa kakek bisa melakukan itu?" tanya fray, sambil penasaran.


"tentu saja fray, kakek pasti akan mencarikan tempat tinggal baru untuk mu dan istrimu. baiklah, anggap saja ini sebagai hadiah tambahan dariku,"ucap kakeknya, sambil merasa senang.


"Oh ya, kakek tidak bisa menghadiri pernikahanmu. maafkan kakek, karena mesin itu rusak karena adikmu menggunakanya. aku sangat minta maaf, tetapi kakek akan selalu mendukungmu,"ucap Kakeknya.


"baik tidak masalah, sampai jumpa,"ucap fray.


fray mematikan telepon itu. ia merasa semakin lega atas semua jawaban daru pertanyaanya. kemudian, ia keluar dari ruangan itu.

__ADS_1


Tap ... tap ... tap ...


Ia melihat sekeliling rumah aira, ia melihat aira sedang membersihkan rumahnya, merapikan ruangan, dan mengerjakan pekerjaan lainnya.


Fray turun dan membantu aira membersihkan ruangan itu.


"aira, apa kau butuh bantuan?" tanya fray, sambil penasaran.


"Eh, tidak-tidak, kau istirahat saja, aku bisa melakukan semua ini sendirian,"ucap Aira.


"Tidak, aku sudah cukup beristirahat. sekarang, biarkan aku membantumu," ucap fray.


"baiklah, apa kau bisa merapikan ruangan itu?" tanya Aira, sambil pensaran.


"baik, serahkan saja padaku!" ucap fray, sambil merasa senang.


"oh ya aira, dimana ayahmu dan lisa?" tanya fray, sambil penasaran.


"oh, mereka sedang pergi ke suatu tempat. ayah mungkin sedang mempersiapkan pernikahan kita,"ucap aira.


"benarkah, aku ingin membantunya. apa kita bisa membantu ayahmu mempersiapkan pernikahan kita?" tanya fray, sambil penasaran.


"ha? ratusan? bukanya puluhan saja sudah cukup?" tanya fray, sambil penasaran.


"tidak, puluhan tidak cukup untuk mempersiapkan tempat untuk ratusan tamu,"ucap Aira.


"Ha? apa kita akan mengundang tamu sebanyak itu?" tanya fray, sambil keheranan.


"tentu saja, ayah adalah seorang pemimpin perusahaan. ia pasti mempunyai banyak kenalan dari perusahaan lain. mungkin, ayah mengenal lebih dari ratusan orang dari perusahaan lain di kerajaan ini. belum lagi di kerajaan lain, mungkin kenalan ayah sangat banyak, makanya kita memerlukan ratusan pekerja agar lebih mudah dalam mempersiapkan pernikahan kita,"ucap aira, sambil merasa senang.


"Wah, aku tidak tau ayahmu mempunyai banyak teman,"ucap fray, sambil keheranan.


"fray, kita sudah selesai membersihkan tempat ini. sekarang, apa yang akan kita lakukan?" tanya aira, sambil penasaran.


"oh ya, sekarang sudah sore, aku akan pulang saja," ucap fray, sambil bersiap untuk pulang.


"eh, tunggu dulu fray!" ucap aira.

__ADS_1


"Ha? ada apa?" tanya fray, sambil penasaran.


"Aku sudah mempersiapkan makanan untukmu, sebaiknya kau makan malam dirumahku. ayah mungkin akan pulang larut malam dengan lisa, jadi ... "ucap aira, sambil merasa gugup.


"baiklah-baiklah, aku mengerti kok. kamu pasti takut sendirian di rumah sebesar ini. aku akan dirumahmu sampai ayahmu pulang,"ucap fray, sambil merasa senang.


"Benarkah, terimakasih,"ucap aira, sambil merasa senang.


"Ya, tidak masalah," ucap fray, sambil merasa senang.


Fray diminta tetap berada di rumah aira sampai ayahnya kembali bersama dengan lisa. fray menghabiskan waktu sorenya berduaan bersama dengan aira.


sementara itu, di dunia kakeknya. kakek fray mencarikan tempat tinggal baru untuk fray. ia mengajak adik fray untuk memilihkan rumah baru untuk fray.


"Akiko, menurutmu rumah seperti apa yang cocok untuk kakakmu?" tanya kakeknya, sambil penasaran.


"Menurutku, kita carikan tempat tinggal yang memiliki taman dan juga dekat dari rumahku,"ucap akiko, sambil merasa senang.


"ha? kenapa harus dekat dengan rumahmu?" tanya kakeknya, sambil penasaran.


"Tentu saja untuk melihat mereka berduaan. aku penasaran dengan hubungan mereka sejauh mana," ucap akiko, sambil merasa senang.


"Astaga, tidak boleh seperti itu. kita harus mencarikan mereka tempat tinggal yang bagus,"ucap kakeknya, sambil merasa senang.


"kalau begitu, coba kakek lihat ini," ucap akiko, sambil merasa senang.


"ha? ini kan?" tanya kakeknya, sambil merasa senang.


"benar kakek, ini adalah rumah yang bagus untuk mereka," ucap Akiko, sambil merasa senang.


"baiklah, ini adalah rumah yang kita akan berikan kepada mereka,"ucap kakeknya, sambil merasa senang.


Kakek fray menemukan tempat tinggal yang bagus untuk fray. ua dibantu oleh akiko untuk memilih tempat tinggal itu.


Di sisi lain, ayah aira bekerja sangat keras untuk mempersiapkan pernikahan Aira dan fray. ia selsai mempersiapkan tempat pernikahan itu.


"baiklah, sudah cukup. kita akhirnya bisa selesai juga mempersiapkan tempat pernikahan ini," ucap ayah aira, sambil merasa senang.

__ADS_1


"ayah, bagaimana menurutmu, apa mereka akan bahagia setelah menikah?" tanya Lisa, sambil penasaran.


"Tentu saja, ayah yakin mereka pasti akan bahagia setelah menikah," ucap ayah aira, sambil merasa senang.


__ADS_2