
" Tunggu dulu, bagaimana ini mungkin. kenapa Tuan fray tidak membawa tanda pengenal ini? " tanya agen itu.
" Lucu sekali kau bertanya. menurutku, saat tuan fray jatuh dari pesawat itu. Mungkin saja, mereka menemukan tuan dan mengambil tanda pengenalnya." kata Asaka.
" Itu, A-apakah benar dugaanmu?" tanya agen itu.
" Tunggu dulu, kapan Tuan muda tertembak oleh roket itu?" tanya asaka.
" menjelang sore ini." kata Agen itu.
" Benar, gadis itu kapan dia datang?" tanya Asaka.
" Gadis itu, datang pada siang ini. Oh..." kata Agen itu.
" Berarti, dia tidak mungkin mengambil tanda pengenal itu saat pesawat tuan muda terjatuh. Pertanyaanya, kapan dia mengambil tanda pengenal itu?" tanya asaka.
" Ini semakin rumit saja, mungkin dia adalah orang yang tidak sengaja menemukan tanda pengenal itu. heheh." kata agen itu.
" Haa? jawabanmu ini masuk akal." kata Asaka.
" Coba cari tau, kira-kira berapa umur gadis ini." kata Asaka.
" Tunggu dulu, aku akan menelpon agen lain." kata agen itu.
Agen itu menelpon temanya. ia menanyakan tentang gadis itu, ia menemukan informasi penting.
" Nona, saya baru mendapatkan informasi mengenai gadis itu." kata Agen itu.
" bagus, cepat katakan." kata asaka.
" Gadis itu, usianya sangat muda. sekitar 14-16 tahun. Ia juga terlihat mirip dengan nona aira. Katanya, gadis itu mencari seseorang. ia membawa sebuah alat pendeteksi kebohongan mirip seperti buatan dari organisasi. ia menamai itu dengan nagaruka. " kata Agen itu.
" Ha? nagaruka? alat itu kan, hanya orang dari masa depan yang memilikinya. kenapa dia bisa mendapatkan alat itu?" tanya asaka.
" Sebenarnya, tuan muda pernah memberikan alat itu kepada seseorang. aku mendengar informasi ini dari kapten." kata agen itu.
" Jadi, orang yang dapat memiliki benda itu, hanya nona Aira? kenapa gadis itu memilikinya?" tanya asaka.
" Begini, mungkin saja gadis itu ingin mengembalikan benda itu kepada aira. Atau, dia ke markas ini hanya untuk mengembalikan tanda pengenal tuan." kata agen itu.
" Tunggu, kenapa gadis itu bisa masuk dengan mudah ke dalam wilayah markas kita. bukanya wilayah ini sangat berbahaya untuk seorang bocah? dan lagi jalan lewat darat juga sangat berbahaya" tanya asaka.
" Itu. memang sangat aneh. mungkin dia terbang hehehe." kata agen itu.
" Benar, hanya dengan terbang dia bisa ke markas ini. kau ini memang sangat jenius." kata asaka.
" He? kok, Hehehe. padahal tadi hanya bercanda." kata agen itu.
__ADS_1
" Nona, bagaimana cara dia terbang ke markas ini?" tanya agen itu.
" Itu sangat mudah dengan bantuan sebuah alat. Mungkin, alat yang ia namai dengan nagaruka itu bisa mengeluarkan sebuah roket dan juga sayap untuk bisa terbang ke markas ini. aku akan menyelidiki tentang alat itu." kata Asaka.
" Ayo kita bekerja... " kata asaka.
" Loh? dia kembali bekerja?" tanya agen itu.
Setelah beberapa saat berlalu. asaka berhasil menemukan informasi tentang alat itu.
" Berhasil, aku sudah menemukan informasi mengenai alat itu. Ternyata, alat itu ditingkatkan dari hanya menjadi pendeteksi di modifikasi supaya bisa terbang, dan juga bisa membawa senjata. ini mungkin karena tuan muda yang memodifikasinya." kata Asaka.
" Hoh? jadi begitu, apa kau tau siapa gadis itu?" tanya agen itu.
" Tenang saja, aku sedikit lagi mengetahui siapa gadis itu." kata Asaka.
Asaka terus mencari tau siapa gadis itu. sampai akhirnya.
" Berhasil, ini dia. aku sudah mengetahui siapa gadis itu." kata asaka.
" Siapa gadis itu?" tanya agen itu.
" Tunggu, namanya adalah. loh? apa ini benar dia? " tanya asaka.
" Apa? coba aku lihat." kata agen itu.
" Benar, dia adalah ADIK DARI NONA AIRA...!! " kata asaka.
Di sisi lain, Aira sangat kaget dengan perkataan gadis itu. ia mengatakan.
" Ka-kau bukanya kau adalah... " kata aira.
Perkataan aira, di sela oleh gadis itu.
" Benar, ini aku, Lisa adikmu." kata lisa.
" Ke-kenapa kau bisa mengendalikan pesawat ini?" tanya aira.
" Oh itu, aku tadi diajari oleh seseorang di markas tadi tentang cara mengendarai pesawat ini. kakak aku sedih mendenar berita itu, sekarang kita akan menyelamatkan kakak fray. kakak tenang saja." kata lisa.
" Baiklah, aku sangat berterimakasih kepadamu." kata aira.
" Dan juga, ini dia." kata lisa.
" Ini kan. " kata aira.
" Benar, ini adalah nagaruka. kenapa kakak lupa membawanya?" tanya Lisa.
__ADS_1
" Itu karena, aku sangat terburu-buru untuk mengambilnya." kata aira.
" Oh, jadi begitu." kata lisa.
" Oh ya, kenapa kamu bisa menemukanku?" tanya Aira.
" Hehe, ceritanya sangat panjang kakak. Tadi, sewaktu aku ingin pergi lewat belakang rumah. aku baru ingat kakak lupa membawa nagaruka. jadi, aku mengambilnya untuk dikembalikan kepada kakak. tetapi, dia bisa berbicara dan secara tidak sengaja, aku menemukan sebuah tanda pengenal di ruang tamu.
Setelah aku kembali ke ayah. Tiba-tiba, alat ini aktif dan mengeluarkan semacam benda yang bisa membawaku terbang.
**A-ayah, tolong aku...!! (kata lisa)
L-lisa, kenapa kau bisa terbang? ( kata ayah aira** )
aku pun terbawa terbang oleh alat ini. waktu itu, aku sangat panik dengan semua itu. Aku juga sangat senang bisa melihat kota dari atas langit.
Saat itu, aku menemukan sebuah pesawat yang sedang terbang. oleh sebab itulah, aku mengikuti pesawat itu, dan aku bisa berada di tempat ini." kata Lisa sambil bercerita.
" Oh, jadi begitu. aku jadi mengerti sekarang. Sebaiknya, kita bergegas untuk mencari Fray sekarang." kata aira.
" Baik kakak, kita akan terbang dengan kecepatan penuh." kata Lisa.
Mereka terbang dengan kecepatan maksimal. tetapi, Ada masalah yang mendatangi mereka, tiba-tiba. Skuadron elang biru mengejar dan menemukan mereka.
" Kepada kau agen penyusup. Cepat kau lepaskan nona aira, atau tidak, kau akan dalam bahaya. sekarang, dengarkan perintah ini. daratkan pesawat itu di lapangan yang ada di sebelah situ. ganti." kata pilot skuadron Elang biru.
" Eh, kok kenapa aku terlihat seperti orang jahat? aku ini hanya membantu kakak. jangan kau malah mengalagi rencana penyelamatan kakak fray...!! " kata lisa.
" Kami mengerti, tetapi kami sudah mengirim pasukan yang lain untuk mencari tuan muda. kalian tidak perlu terlibat secara langsung dalam misi ini. ganti." kata pilot itu.
" Tidak, mana mungkin kami hanya bisa diam saja...!! kau tidak mengerti, dia adalah segalanya bagiku. dia selalu membantuku saat sedang dalam masalah, apakah kalian tidak mau memberikan kesempatan kepadaku untuk membalas semua kebaikan dari fray?" tanya aira.
" Dimengerti, kami mengerti perasaanmu nona. kami akan membicarakan ini kepada atasan kami. mungkin dia bisa memahami perasaan anda." kata pilot skuadron itu.
Di sisi lain. Pasukan musuh terlihat sedang mengunci sasaran pesawat dari Skuadron elang biru.
" Hehe, kalian tidak akan bisa menghindari serangan yang satu ini." kata Pasukan musuh.
" Sekarang. Tembak...!! " kata Pasukan musuh.
Sseeett...
BOOM...
salah satu pesawat terjatuh.
...(Bersambung...)...
__ADS_1