Kenyataan Cinta

Kenyataan Cinta
Episode 13


__ADS_3

Rey menunggu Renata untuk kembali bekerja .


Semua Pegawai diam membisu karena Telah diawasi Mr.Kulkul yang tegas.


Para pegawai memakai bahasa Kiasan untuk membicarakannya.


" Fina.. !? kenapa sih mereka semua jadi aneh...!? lo tau kenapa mereka seperti itu..Fin.. lo juga kenapa ..!? kok semua pada aneh...!! Mereka membicarakan Kulkul ..!? memang ada ayam kalkul disini ..!?"


" Bukan ayam ..!? uda entar lo tau sendiri ..??"


Semua pegawai bekerja dengan disiplin dan tidak ada yang saling berbicara benar-benar bekerja dengan baik.


Mereka boleh berbicara hanya ada hal penting .


CEO yang baru membuat banyak Peraturan dan Hanya Renata yang belum tau karena dalam beberapa hari Izin Sakit.


Renata bekerja sambil makan Roti karena tak sempat sarapan .


Fina melongo dengan memberikan Aba-aba kepada Renata .


Renata tetap Asyik makan Roti sambil minum air Putih se enaknya .


" Apa sih Fin... lo mau Makan Roti juga..nihh enak nih....!? Eehh Fin...Vira mana kenapa tidak terlihat batang idungnya.. apa dia ijin hari ini...!?"


Fina hanya diam fokus bekerja membuat Renata semakin bertanya-tanya apa yang sebenarnya yang sedang terjadi .


Batin Fina (" Aduhh gue lupa ga ngasih tau Renata ... gawat ..bisa-bisa CEO ngamuk nih..! dia belum tau juga jika Kak Rey CEO .!?")


Rey Pergi melihat Keadaan kebetulan ingin mengecek secara langsung . Rey melotot ketika melihat Renata bekerja sambil makan Roti se enaknya .


Renata menyapa Rey seperti saat di Kampus .


" Rey.. lo uda berapa lama kerja disini... bukankah lo orang kaya ya.. pake kerja segala .!? "


Fina semakin Melotot ketakutan karena Renata benar-benar sudah membuat masalah dengan CEO.


Pengawal Rey memanggil Rey dengan sebutan Bos membuat Renata terdiam sejenak .


" Boss ..!? kamu panggil dia boss ..!? diaa...!?"


Rey Pergi ke Ruangannya karena ada sesuatu yang harus diselesaikan .


Fina memberitahu jika Rey adalah CEO baru dan seketika wajah Renata menjadi penuh dengan ketakutan karena pernah mengatakan jika dia sangat membenci CEO seumur hidupnya.


Jam Istirahat sudah tiba Fina mengajak Renata untuk ke Kantin Kantor sambil menjelaskan Tentang Rey.


" Fin...Lo...!?"


" Gue lupa ngasih tau lo..!? Kulkul memang CEO..!?"


" Kulkul...!? "


" Semua Pegawai disini memakai Kalimat khusus untuk dia jadi kalo mereka bilng Kulkul itu berarti ada CEO harus hati-hati.. sekarang Dia tambah Galak..!?"


" Terus Vira ..!? napa ga keliatan ..sakit...!?"..


" Diaa..diaa Dipecat..!?"..


" Dipecat...!!? sebenarnya apa yang telah terjadi mengapa seluruh Pegawai terlihat Khusuk tak ada bercanda ,.bahkan mereka Sangat Fokus...!?".


" Yaa si Kulkul membuat Banyak Peraturan...dia bilang jangan hanya bisa makan Gaji buta..??".


" Fin,.. saat itu Gue ga tau kalo dia CEO baru ..gue bilang kalo ...!?"..


" Napa Ren...!?"


" Gue bilang kalo ...Gue itu.....!?"


" Stt..st.... Diam...ada Kulkul..!!".


Renata dan Fina terdiam dan melanjutkan makan , Rey melihat ke Arah mereka .


Namun mereka berpura-pura tidak melihat Rey .


Kevin datang menghampiri Renata dan ikut gabung dengan mereka .


Kevin sangat terlihat Perhatian kepada Renata dan Renata memberikan tanggapan yang sepertinya juga menerima Perhatian dari Kevin.


Rey mendengar Apa yang dikatakan Kevin kepada Renata entah mengapa tiba-tiba Rey pergi seperti biasa tanpa kata.


Jam Istirahat sudah selesai Kevin mengantar Renata ke tempat kerjanya.


" Selamat bekerja ..!??"


" Iya Pak..Terima Kasih..!".


" Ehmm..Cuit..cuit..!?"..


" Dahh ..kerja ..entar ada Kulkul..!!"


Rey memberi Tugas untuk Kevin, Sepertinya Rey sedang mempersulit Kevin hanya saja Perintah CEO sangat penting susah gampang itu sudah menjadi tanggung jawab bawahannya.


Kevin sebelumnya mengajak Renata pulang bareng namun sungguh sangat disayangkan hari ini Tugas Kevin sangat Padat harus pergi ke Ruang Industri mengecek semua Barang yang akan dikeluarkan .


Sementara Jam Kerja sudah mulai selesai , Renata menunggunya diluar .


Rey melihat Renata dari Atas Jendela Ruangannya .



" Sepertinya dia sedang menunggu Pujaan Hatinya .!? sungguh sangat disayangkan...!? "


" Bos.. Sepertinya bos Menyukai Gadis itu ya..!?".


" Kau Mulai Berani...!?".


" Tidak Bos hanya saja Mata bos sepertinya sangat berbeda ..!?"..


" Kedua mataku memang beda.. lebih baik diam..!?".


" Oke bos..!?".


Renata melihat jam tangan Klasiknya yang Berwarna Pink karena menyukai Warna Pink .


Namun Tidak ada tanda - tanda Kevin keluar dari Kantor.



Dia menanyakan kepada Resepsionis sebelum mereka Pada pulang .

__ADS_1


" Kalian melihat Pak Kevin...!!"


" aahh Enggak tuh..!?".


" Ohh..baiklah..!? terima kasih.._!?"


Karena sudah menunggu sangat lama hingga Rey juga bergegas untuk pulang .


Renata melihat Rey langsung menghindar dari hadapannya sehingga membuat Rey merasa apakah ada yang aneh dari dalam dirinya .


" Apa aku begitu buruknya.. sehingga dia pergi menghindar...!? dasar gadis Gila..!?"


" Sepertinya panggilan itu sangat melegendaris yaa bos..._!?".


" Diam..!!".


Rey sangat kesal karena Renata tidak menyapanya .


Sepertinya Rey mulai menyukai Renata namun tidak dirasakan.


Kevin sudah selesai menyelesaikan Pekerjaan nya , Sungguh sangat disayangkan Hari ini dia lupa jika sudah berjanjian untuk pulang bareng dengan Renata.


Kevin menelpon Renata dan Renata pun memahaminya karena dia tau Seorang Kevin adalah Pria Baik dan penuh dengan Lemah Lembut .


Fina mengajak Renata pergi ke Mall karena sudah lama mereka tidak pergi bersama setelah kuliah.


Fina sudah sampai di Kontrakan Renata.


* Tin...tin....*


" Ya ampun Fin...lo masih aja berisik ...!? ".


" Ren.. kenapa Mama papa lo beresin barang-barang ..!?"


" Kita jalan dulu ..!? nanti aku jelaskan...oke...!!"


" Baiklah...!? "


Mereka telah sampai di Mall .


" Lo mau belanja apa Fin...!?"


" Gue mau beli Jaz ...!? bosen itu-itu mulu..!?"


" Kelihatannya lo uda mulai memperhatikan penampilan yaa...!?"..


" Iyaa soalnya pak Dimas bilang aku itu kurang Rapi...!!"


" Ehh Tunggu...Tunggu ... Pak Dimas..!? kalian...!? "


" Aahh ...!?"


" Ehmm..mau menyembunyikan dariku..!?"


" Nahlo juga sama Pak Kevin ga ngasih tau tentang hubungan kalian...!?"


" idihh... Gue ga pacaran kok ...!?"


" Yaa.. Gue juga...!?"


" Ohhh berarti mereka hanya memberikan Perhatian aja ke kita menganggap kita teman baiknya ..N!?"


" Enggak juga..!?"


Fina Keceplosan untuk mengatakan jika sebenarnya Dimas sudah menyerah untuk mengejar Renata namun menyatakan Perasaan Sayang kepada Fina namun Dia masih memikirkan bagaimana membalas Ungkapan itu.


" Aahh..Kita liat-liat itu dulu...!!?"


Renata memilih Baju yang bagus dan menanyakan Kepadanya Apakah baju yang dia pilih ini bagus dan Cocok untuknya.


dan yang terjadi adalah Renata menarik Tangan seseorang .


" Fin..Bagaimana...!? bagus kan...!? aku ambil ini aja ..!? kenapa lo diem fin...!?"..


Renata membalikkan badannya ternyata Sesorang itu bukan Fina melainkan Rey CEO di Kantornya.


" Aa.. Paak...Pak Rey...!? mmmaaaafff...aku kira Temanku...!?"


Renata masih belum melepas tangan Rey karena terlalu gugup sehingga Rey mengangkat Tangan yang sedang di pegang oleh Renata agar segera dilepaskan .


Renata sangat terkejut , Fina melihat dengan mata kepalanya sendiri tentang yang terjadi saat ini.


Rey pergi begitu saja tanpa meninggalkan Pesan membuat Renata salah tingkah karena sudah salah mengira .


" Sttt..stt... lo sama Kulkul...!?"


" Lo kemana sih.. pergi ga bilang-bilang...!?"


" Ehmm..gue kesana ... terus napa lo pegang-pegang tangan Kulkul...!?"


" Yaa gue kira tangan Lo...!?"


" Emang tangan gue dengan tangan nya sama..!?".


" Yaa lebih halus diaa...!? tangan lo kasar...!?".


" Ohh gitu yaa.. awas hati- hati entar kenak Virus Pesona Kulkul... !?"


" Dari dulu lo yang menyukainya.. bukan Gue..!?"..


" Gue ..!? hmmm uda enggak ..!? abis dia terlalu Kejam..!? tapi Adil sih menurut gue..!? caranya aja yang terlalu kejam..!?"


" Yaa begitulah ..Mau tidak mau harus mengikuti aturannya...!?"


" Gue laper.. cari makan Yuk...!?"


Saat mereka akan pergi ke Cafe dalam Mall eh ternyata Si Rey juga ada disana sendirian.


Fina dan Renata tidak menyadari jika Rey berada tepat dibelakang Renata.


Fina memesan makanan , sambil menunggu makanan datang mereka mengobrol .


Hp Renata tiba-tiba berbunyi.


" Hallo Pak Kevin...!? (blablablaaaaaa)....!?"


Selesai menutup Telpon dari Kevin sepertinya Renata senang membuatnya senyum - senyum seperti orang gila.


" Hee Ren...!! Lo gilaa yaa..!?"

__ADS_1


" Iyaa.. gue memang Gila...!? "


" Gimana nih Lanjutan hubungan kalian...!?"


" Ehmm...yaa..gitu deh...lo mau tau aja..!?"


Rey mendengar mereka membicarakan Kevin membuatnya merasa Risih.


Mereka telah selesai Makan dan akan segera pulang .


Keanehan terjadi lagi saat Renata dan Rey akan keluar dari Mall tanpa mereka Rasakan sesuatu telah saling menyangkut sehingga mereka berdua saling ketarik dan saling berhadapan secara dekat bahkan Renata merasakan Nafas Rey .


" Ahhh...!?"


Rey menatap Renata dengan sangat Tajam membuatnya takut . Ternyata sweater dia tersangkut ke jaket yang dikenakan Rey .


Saat itu Pengunjung sangat ramai , sedangkan Sweater Renata susah dibuka


Rey membawa Renata ke tempat yang tidak ramai Pengunjung .


Fina jadi sungkan untuk ikut dengan mereka memilih untuk menunggu di Parkiran.


Renata hanya diam membisu sambil membuka Sweater dari jaket Rey .


" Masih belum bisa..!?"


Akhirnya Rey yang berusaha untuk membukanya karena sangat susah dan memungkinkan bisa merusak Sweater yang dikenakan Renata.


Rey melepaskan Jaketnya dan pergi meninggalkan Renata.


" Diaaa...!!? kebiasaan selalu pergi tanpa kata..!!! mana dia melepas jaketnya ...duhh gue belum mengembalikan yang itu... sekarang jaket yang berbeda ada sama gue lagi... Sialll....!?! "


Renata mencari Fina yang hilang entah kemana , Dia memutuskan untuk pergi Ke Parkiran dan Renata menemukan Fina disana.


" Lo napa sih ..ilang...ilang mulu...!? "


" Abisnya dari tadi Lo sama Kulkul....ehmm...Sepertinya kalian saling terikat secara takdir..!?"


" Diam..gausa jadi Peramal...!?"


" Yee.... kalo lo sama Dia bukannya bagus ..bisa merubah nasib keluarga lo..!?"


" Fina... lo pikir gue mata duitan... Gue gak ngarep ..!?"


" Ehmmm...!? Kalian Cocok...!?"


" Finnaaa... gue jambak yaa rambut lo...!?"


" Eehh...ehh... janganlah.... Gue habis perawatan..jangan ngerusak rambut gue..!?"


" Ayo..kita pulang...!?"


Saat dipertengahan jalan Motor Fina kehabisan Bensin membuat suasana Menjadi genting .


Renata yang mulai mengingat Kejadian dimasa lalu membuatnya ketakutan.


" Ren...kok lo berhenti...!? ayo jalan.. kita cari tukang bensin..!?"


" Iyaa...!?"


" Lo kenapa sih Ren..!? anehh....!?"


Renata berusaha tidak mengingat ingat namun dipikirannya semakin mengingat karena mengalami Ketraumaan berat akibat Masa lalu itu Renata menjadi Pingsan karena tidak bisa menahannya.


Fina begitu terkejut sekaligus sangat Khawatir .


" Hahh... Renn....Renata... lo jangan Akting yaa.. Lo bangun... Ren...Renata... aduhh gimana nih... Gue harus minta tolong nih...!?"


Fina meminta minta tolong namun tidak ada seseorang yang datang .


" Aduhhh Bagaimana ini....!?"


Rey melupakan sesuatu pada Jaketnya , Rey baru ingat jika Kunci mobilnya ada didalam jaket yang terbawa oleh Renata.


Rey menelpon Pengawalnya agar menyusul dia di Mall .


Saat Pengawalnya datang membawa mobil Rey masuk dan segera mengejar Renata karena didalam mobil terdapat Berkas yang sangat penting .


Pengawal Rey melihat Fina sedang meminta Tolong .


" Bos... boss.. Sepertinya Gadis itu ..!? dia sedang meminta tolong...!?"


" Terusakan jalan...!?"


" Baik...!?"


Fina melihat Mobil yang akan melaju dan memberhentikan .


" Kenapa dia lagi...!? 2x seperti ini...!? Kau keluarlah..!?"


" Baik..!? "


Ketika Pengawal Rey turun Fina langsung mengenalinya.


" Anda... Anda.. anak buah Kulkul...Ehh maksutku Pak Rey..!?"


" Iyaa..!?"


" Tolong bantu Gue...!? ehh maksutnya bantu aku...!? Sahabatku Pingsan...!?"


Pengawal Rey melihat Gadis yang Pingsan itu adalah Renata , Dia langsung membawa ke Mobil .


" Nino.... Kenapa dia malah membawa gadis Pingsan...!? "


" Bos... Ini....!? Gadis Gilaa yang boss sukai ...itu...!?"


" Sembarangan ...Ada apa dengannya..!?"


" Tidak tau bos...!? aku akan menanyakannya..!?"


" Tidak Perlu... ayo kita jalan...!?"


" Tapi boss.. Sepertinya dia juga mengalami Kesusahan...!?".


Nino menanyakan Yang sedang terjadi .


Karena melihat Sepertinya Pom bensin sangat Jauh , Nino menyedot bensin Mobil yang ditumpanginya .


Rey marah karena Nino bertindak sendiri.

__ADS_1


Mama Rey sedang menelpon karena sedang ada masalah dengan Mobilnya di jalan , dan meminta untuk segera menyusulnya.


" Nino... Kita putar balik... ada masalah dengan mobil mama ..!?"


__ADS_2