
Meski keduanya kerab kali berdebat namun kenyataannya selalu menyayangi .
Hari ini Rey ada jadwal untuk bertemu dengan klien di temani oleh Nino.
" Bos , Kenapa harus milih hotel sih pertemuannya . Mana bini lagi pada hamil semua lagi ". Kata Nino.
" Permintaan dari klien , lo lama - lama kaya mereka ya bawel ". Ucap Rey.
Rey merasa perkataan dari Nino ada benarnya juga namun karena ini adalah pertemuan pertamanya untuk itu harus menepati janjinya.
Seorang Wanita cantik yang sedang berjalan menuju ke hotel tempat Rey dan Nino yang sedang menunggunya.
" Apakah anda tuan Rey dari Pediamart itu ". Ucap wanita itu.
Rey segera mengalihkan tatapannya pada wanita itu.
"Benar , dan anda adalah --- ".
" Perkenalkan saya Erina yang di perintahkan langsung oleh Bapak Suganda untuk menemui anda disini ". Kata Wanita itu.
" Baiklah , silahkan duduk ". Titah Rey .
__ADS_1
Nino berharap jika pertemuan kali ini tidak membawa bencana karena bagaimanapun bisa bahaya jika salah memahami.
Erina sengaja bertingkah seperti seorang wanita yang sedang menggoda seorang pria.
Rey berusaha untuk tetap tenang namun tidak pada Nino yang sudah kepanasan bahkan seluruh tubuhnya mulai terangsang.
" Nona Erina , cukup sampai disini dulu karena masih banyak jadwal yang lain yang juga penting. Permisi !!". Pamit Rey.
Erina merasa gagal untuk membuat Rey tahluk padanya bahkan tidak di sangka jika dirinya akan mengalami kegagalan padahal sebelumnya tidak pernah mengalami hal seperti ini.
" Rey ini memang pria yang menarik , tidak apa jika menolak sekarang tapi nanti kalau sudah berhasil ku tahlukkan maka itulah Erina yang sesungguhnya ". Gumam Erina.
" Sebaiknya lo kondisikan tuh nafsu jangan sampai wanita ular itu merasuki hasrat lo ". Kata Rey yang menasehati Nino.
" Tapi aku pria normal bos ". Ucap Nino.
" Lo pikir gue gak normal , lo jangan terpengaruh olehnya . Wanita macem dia tuh memang berbaya ". Ujar Rey.
Rey ingin sekali membatalkan kerjasamanya dengan perusahaan suganda namun dia sudah terlanjur menandatanganinya jadi tidak mungkin untuk membatalkan.
Renata menelpon Rey untuk meminta izin pergi ke rumah orang tuanya namun Rey mengatakan jika harus menunggunya untuk berangkat bersama.
__ADS_1
Renata marah karena menganggap Rey tidak konsisten padahal sebelumnya pernah berjanji tidak akan mengekang Renata jika ingin pergi ke rumah orang tuanya.
" Ada apa bos , sepertinya sedang dalam mood yang tidak baik ". Kata Nino.
" Siapa lagi yang bisa mengacak - acak moodku ini jika bukan lady bosmu itu ". Ungkap Rey dengan kesal.
" Baiklah , bos ini adalah laporan hari ini tentang perusahaan . Nampaknya si Erina itu maksa sekali untuk bertemu denganmu ". Kata Nino dengan rinci.
" Lo atasi dia , hari ini pala gue lagi pusing dan harus pulang awal nemenin Renata ke rumah orang tuanya ". Kata Rey .
Erina saat ini berada di perusahaan milik Rey bahkan dia ingin sekali bertemu dengan si pemilik karena beberapa jam lalu ada hal yang lupa untuk di katakan .
Namun Rey tidak akan pernah menemuinya meskipun wanita itu sangatlah memaksa untuk bertemu dengannya.
Di ruang tamu .
" Nona Erina sungguh maaf sekali karena kepala perusahaan tidak bisa menemui anda di karenkan ada hal yang mendesak hingga kembali lebih awal ." jelas Nino.
" Baiklah maka besok aku akan kembali kesini bertemu dengan pimpinan kamu ." Ucap Erina dengan nada yang sedikit menggoda.
Beberapa karyawan tidak ada yang melewatkan untuk melihat Erina yang super duper sexy bahkan pakaiannya sangat minim sehingga dapat menarik perhatian seorang pria hidung belang yang bekerja.
__ADS_1