Kenyataan Cinta

Kenyataan Cinta
Episode 5


__ADS_3

Karena Acara Wisuda semakin dekat untuk Kelulusan Tahun ini , Para Dosen memilih beberapa Mahasiswa untuk mengurusi Acara dan Penyelenggaraan .


Renata selalu terpilih oleh Dosen karena mereka percaya Jika Mahasiswa Unggulan dapat mengatasi dengan baik .


Renata dan Fina pergi ke Kantin.


" Ren..!? lo akan sibuk yaa..!"


" Ehmm...!!"


" Kok gue ngerasa sedih...!? Kak Rey bakal lulus t drahun ini yaahhh...!? hiksss...hikss...!?"


" Gue Seneng tuh ...!?daripada ga lulus kan malu...!? "


" Iya sih...!? haaaaa Kak Rey ....Gue belum merelakan mu...!?"


" Dia pasti Lulus dengan Nilai terbaik...dia itu Kutu buku namun tidak banyak yang tau...!?'


" Mass sih... kok lo tau...!? jangan-jangan.!?"


" Jangan salah paham ... pas dosen nugasin gue di perpus ekonomi yaa kebetulan sama dia juga tapi kita tidak banyak bicara ...!! tau sendiri kan dia dingin ...dingin...seperti Salju...!! gak banget..!?"


" Ehmm... tapi dia tadi nolongin lo.. demi apa coba..!?"


" Tau ..!? ga penting...!!"


" Ohh yaa ...!??"


" Aapaa si lo...!? daripada gue suka sama Rey mending gue balik sama Satriya..!? "


" Yakin... ga mau mengubah niatan ...!?"


" isstt...!? uda deh diemmm aja lo...!?


Renata masih belum sadar jika Jaket Rey masih ada didalam Tasnya .


Dia baru ingat saat sudah sampai di Rumahnya pas mau ambil Hpnya.


" Jaket...!? ini... jaket Rey ...!? bakal panjang nih urusannya..!? napa sih lu Rey .. selalu saja ngikutin gue...!?".


Renata memegang Jaket Rey yang pernah dipakek ketika di Kampus.


Dia berniat ingin mengembalikan Jaket itu kepada Rey namun sungguh sangat disayangkan karena sangat rawan bahaya jika menemuinya langsung di Kampus bisa Virall lagi .


Masih memikirkan bagaimana Caranya Agar Renata bisa mengembalikan Jaketnya .


Kebetulan Renata ingat sesuatu .


" Ahh...Cafe..!!? dia sering ke Cafe...!! yaa ...gue harus kembalikan Jaket ini...secepatnya..!?"


__ADS_1


Kali ini Renata Pergi ke Cafe tempat dimana dia sering nongkrong bersama Fina.


Ternyata Rey tidak pergi ke Cafe itu terpaksa Renata balik ke Rumah .


Hujan turun sangat lebat disertai Petir yang menakutkan membuat Renata terjebak di Cafe .


Dengan mata berkaca-kaca Renata duduk sendirian tak memakai Sweater sehingga badannya menggigil kedinginan .


Rey datang dan menyapanya dari belakang


" Kamu mencari ku...!?"


Renata hanya menatapnya mungkinkah yang berada di depannya saat ini adalah sebuah Bayangan saja.


" Kamu pakai Jaket itu ..!! nanti sakit...!?"



Renata menatap semakin dalam .


" Ini... lo kan...!? ohh gue kira ga akan kesini... Gue cuma mau balikin jaketnyaa.. terima kasih...!? Gue mau pulang...!"


Renata ingin menerobos Hujan namun Rey menahannya dengan menarik Tangan Renata.


" Masih Hujan ..!!!"


" Yaa ga apa daripada Mama Papa khawatir ..!? udah ya Gue mau pulang...!?"


" Ga perlu..!? "


" Jangan Ngeyel.. entar Pingsan lagi..gue yang repot..!?"


Renata tidak menghiraukan Kata-kata Rey akhirnya dia berlari ke dalam Hujan yang begitu Lebat .


" Sungguh Keras Kepala..!? hanya ingin mengembalikan jaket ini dia rela hujan-hujanan...!? terserah lo aja..!?"


Karena tidak ingin terus-terusan berhubungan dengan Rey , Renata terpaksa hujan-hujanan .


" Duhhh...Dingin....Mana Rumah masih Lumayan jauh ...!? Ahh anggap saja sedang berolah raga ..!?"


Rey merasa khawatir karena dia seorang Wanita jadi mengikuti dari belakang dengan mobilnya.



Benar saja dia diganggu oleh Beberapa Pria hidung belang .


" Heii... Kenapa sendirian ..!? dingin yaa...!?"


" Sini abang peluk...!?"


" Iyaa benar...biar hangat...!"?

__ADS_1


Renata tidak menghiraukan mereka tetap berjalan namun mereka memegangi Renata sehingga Renata tidak bisa melawan hanya berteriak minta tolong.


" Lepasin.... Tolong.....!?? Siapapun disanaa...Tolong....!?"


Para Pria itu ingin memperkosa Renata dan merobek Baju yang dia Pakai tentu saja Rey datang dan menghajar Para Pria itu dengan gagahnya .


" Sialan... kalian rasakan nih...!? berani-beraninya menyentuh dia...!? "


Rey menghajar mereka dengan Emosi sehingga Para Pria itu mengalami Luka Lebam akibat Pukulan dari Rey.


Renata ketakutan dan terus menangis memegangi Bajunya yang telah robek.


Rey datang dan Memakaikan Jaket ke Tubuhnya.


Renata hanya diam saja , Mungkin mengalami Trauma berat .


Sehingga Rey membantu untuk Renata Berdiri.


Rey mengantar Renata pulang ke Rumahnya .


" Berhenti disini... terima kasih...!?"


Rey hanya diam dan memastikan keadaanya.


Sejak saat itulah Renata takut dan mengalami Trauma berat yang mengakibatkan dirinya sakit hingga masuk ke Rumah Sakit .


Selama 3 hari Renata tidak masuk ke Sekolah. Rey melihat Fina sedang berjalan tanpa Renata di sisi nya.


Ingin bertanya namun tidak mungkin karena Fina pasti akan salah paham .


Rey hanya menatap penuh Ragu kepada Fina sepertinya Fina tau jika Rey ingin berbicara dengannya.


" Kak Rey.. ada yang ingin dibicarakan...!?"


Rey hanya menggelengkan Kepalanya dan melewati Fina.


" Dia kenapa sih...!? sepertinya ada yang ingin di sampaikan...!? mungkinkah dia ingin menanyakan Kabar ku...!? astagaa Kak Rey...!?"


Rey lewat didepan Kelas Renata dan mendengar Berita jika Renata masuk Rumah sakit , Entah mengapa Rey khawatir tidak karuan .


Batin Rey (" Anak itu masuk Rumah Sakit...!? aku harus cari tau dimana dia dirawat...!?")


Rey menanyakan Informasi tentang Renata namun tidak ada yang tau .


Terpaksa Rey harus menahan Rasa Kekhawatirannya.


Rey merasa bersalah karena Renata seperti itu hanya ingin mengembalikan jaket miliknya saja.


Rey tidak Fokus dalam beberapa hari ini karena telah memikirkan Renata yang tak kunjung Masuk Ke Kampus .


5 hari berlalu , Renata sudah kembali seperti semula menjalani Aktifitas di Kampus .

__ADS_1


Namun dia benar-benar sudah tidak ingin bertemu dengan Rey karena Malu atas kejadian waktu itu .


__ADS_2