Kenyataan Cinta

Kenyataan Cinta
Episode 27


__ADS_3

Nino dan Fina masuk ke dalam rumah yang saat ini di tempati oleh Rey dan Renata.


" Renata mana bos ". tanya Fina.


" Mungkin di lantai atas ngurusin Raifan tadi main kotor kotoran di belakang rumah ". Jawab Rey.


" Oh jadi Raifan mau jadi bintang iklan rinson ya hehehe ". Ucap Fina.


" Fina kamu bisa langsung ke lantai atas saja gue sama laki lo mau berangkat ngantor ". Kata Rey.


" Ingat jangan ceroboh , kandunganmu lemah dan jangan sampai kelelahan ". Nino membuat peringatan.


" Iya - iya ,bawell lo ". Kata Fina.


" Hmm gak boleh kelelahan , terus gimana tuh di ranjang aksinya fin ". Ucap Rey.


" Itu mah Privasi bos mana boleh di sebarluaskan ". Sahut Fina.


" Ya sudahlah , Nino ayo kita berangkat ". Ajak Rey.


Fina menyusul Renata ke lantai atas untuk bersilaturahmi karena sudah beberapa bulan tidak berkunjung karena keadaan kandungannya yang lemah.


" Renata .. ren lo dimana ?". Teriak Fina memanggil nama Renata.

__ADS_1


" Yak ampun fin , lo kebiasaan deh teriak - teriak mulu . Mana raifan udah bobok ehh gara - gara lo nih bangun lagi ". Omel Renata.


" Jadi bener nih kata Bos , wkwkwkk napa lo sekarang jadi sensian gini sih ". Kata Fina.


" Yaa terus mau lo gimana , lagian ngapain juga dia ngomongin gue awas aja entar kalo pulang ". Kata Renata.


" Aduhh lo jangan buat masalah dong Ren , kan gue yang salah entar gara - gara nyampein ke lo ahhh gak setia kawan banget lo ". Kata Fina.


" Bodo amat ".


" Renata !! Lo gak kasian ya sama gue , selama ini kan gue yang selalu ada buat lo ". Kata Fina.


" Dihh yang ada gue yang selalu ada buat lo hmm jangan di bolak balik kelesss ". Ucap Renata.


" Haii Raifan udah bangun yaa , uchh tambah ganteng nih ponakan tante ". Puji Fina sambil mentoel - toel pipi Raifan yang seperti bakpow.


" Apa ante wina , sayang nama ante itu Fina ..F-I-N-A ". Ucap Fina seraya mengajari Raifan untuk mengeja namanya.


" Wina ". Kata Raifan.


" Hahahaha , ya sudahlah ante Wina terima ajah nama baru lo tuh dari Raifan ". Ujar Renata.


*Pak*

__ADS_1


Fina menggepak lengan Renata dengan spontan karena merasa tidak terima di panggil Wina.


" Oh iya Fin , lo uda makan belum ". tanya Renata.


" Sudah sih tapi kayaknya laper lagi tuh . Aah jangan - jangan lo mau neraktir gue ya ". Kata Fina.


" Neraktir apa sih , ehh fin kandungan lo itu lemah jadi tidak boleh kemana - mana bahkan makan makanan yang sehat dan gue rasa makanan luar gak rekomendasi buat ibu hamil ". Kata Renata.


" Nah lo kan hamil juga , apa iya kalo lagi pengen makanan di luar lo bakalan gak turutin kemauan itu calon debay ". Ucap Fina.


" Ehmm ya beda lagi sih , kan kandungan gue gak lemah kek lo ".


" Iiihh lo nyebelin banget sih ren , mana ada perbedaan seperti itu . Jangan ngadi - ngadi lo ya ren ". Kata Fina.


" Apa yang gue katakan sama lo tuh bener kok , kebetulan temen dokter gue yang bilang". Ungkap Renata .


" Cie cie temen dokter apa mantan nihh ehhmmm jangan - jangan masih ada rasa nih wuhhh gimana entar kalo Bos Rey tau yaa " .


* Tuing*


Renata mendorong kening Fina karena telah berpikiran yang tidak - tidak terhadapnya.


" Sembarangan lo ya kalo ngomong , mana ada . Lagian Rey aja udah cukup ".

__ADS_1


" Cukup apa itu ?". Imbuhnya lagi .


" Lama - lama gue jitak pala lo ya fin ".


__ADS_2