
Mama Renata menyiapkan makan Pagi , Renata sudah siap untuk menyantap Masakan Mamanya.
Rey masih berada di Kamar merapikan Jaz kerjanya .
" Ren.. Mana Rey...!? "
" Tau...!? aku mau makan dulu maa...!?"
Setelah selesai Sarapan Renata langsung pergi ke Kantor naik Taksi Online .
Rey jadi sungkan karena Orang Tua Renata melayaninya dengan Ramah tamah.
Rey berpamitan untuk segera pergi ke Kantor.
Fina dan Renata sedang mengobrol dengan asyik dan santai , hingga tidak menghiraukan aba-aba jika si Kulkul akan tiba.
Rey melihat mereka berdua yang sedang asyik.
" Ehmm...ehmmm...!?"
Renata menyuruh Fina untuk melanjutkan bicaranya .
Sepertinya Renata sudah berpikir jika Rey akan membiarkannya bebas karena dia Istrinya .
" Kamu...!? Ke ruanganku...!? "
Renata dengan santai nya pergi ke Ruang CEO .
" Apa...!?"
" Jangan mentang-mentang lo Istri gue bisa bertindak bebas dikantor ..!? Lo gue pecat..!?"
" Pecat...!!"
" Lo ga tau Peraturan yang uda dibuat...!!"
" Duhh... Jangan gitu lah..!? aku masih pengen kerja disini...!?"
" Lo lama-lama manja ya..!? asal lo tau jangan berpikir gue gak bisa mecat lo ..!? kalo bukan karena mama ,.gue langsung pisah sama Lo...!! "
" Lo pikir gue juga mau sama Lo..!?"
" Gue kasih kesempatan buat lo.. tolong ikuti aturan yang sudah gue buat...!! jangan menjadi Contoh yang tidak baik...!? segera keluar ...!?"
Renata kesal karena Rey , Dia merencanakan sesuatu agar Rey dimarahi oleh Mamanya .
Sepulang Kerja Renata Naik Taksi namun turun ditengah Jalan dan mencegat Fina .
" Eehhh...Ren...!? Kenapa lo ada disini...!?"
" Ayo..jalan..!? gue hari ini nginep dirumah lo..!?"
" Busyet...dah ..lo bawa-bawa gue dalam masalah lo...!?*
" Yaa ini semua juga karena Lo yang Peak..!?"
" Entar kalo Kulkul nyari.in lo gimana..!?"
" Memang itu yang gue mau...!? suruh siapa berani main-main sama Gue...!"?
" Aduhhh Rena..!! Ini juga salah lo sih...!? Tidak mentaati aturan Kulkul...!?"
" Emang disengaja...!? biar dia semakin benci dan minta pisah deh...!"?
" Jadi Jendong lo ..!! iihh amit-amit....!?"
" Hehh... uda Fokus...!?"
Mereka sudah sampai dirumah Fina . Renata sengaja tidak mengaktifkan Hpnya sementara agar Mapnya tidak bisa dilacak .
" Lo mah Parah..!? "
" Uda diem...!? gue mau mandi...!? gerah ..!?"
Ketika Renata selesai mandi dan memasuki Kamar Fina betapa terkejutnya saat melihat Banyak Foto Rey didalam Kamar Fina.
" Fina.....!? ini....!?"
" Yaa... Meskipun si Kulkul menjengkelkan namun aku masih mengidolakannya... kenapa..!?".
" Gue ga mau liat muka dia... buang gak...!?"
" Ehh... yaa jangan lah... ini buat gue cuci mata...!? Dapetnya susah harus nyuri-nyuri dulu ehh malah se enaknya bilang suruh buang...!? "
" Yaa tapi gue ga mau liat muka dia...!?"
" Siapa suruh lo nginep dirumah gue ...!? uda lo mending tutup mata pake kain ini...!?"
" Ahh lo...!? "
Ketika Rey sampai di rumah dan mamanya tidak melihat Renata pulang biasanya Yang lebih sampai ke rumah adalah Renata namun tidak melihat tanda-tanda dia Pulang.
" Rey... Renata mana ..!?"
" Tau ..!? Rey mau mandi ma...!?".
Mama Rey sudah terlanjur sayang dengan Renata makanya sangat Khawatir ketika tidak melihatnya pulang.
Mama Rey menghampiri Rey di Kamarnya.
" Rey... Kenapa Renata belum pulang juga...!!"
" Sabar maa.. nanti dia pulang...!? yaa kalo ga pulang mungkin pulang ke rumah Orang Tuanya...!?"
" Cepat hubungi dia...!? atau susul dia...??"
" Aku capek maa...!? lagian dia akan aman kok...!?"
" Rey...!? Kalo kamu tidak mencari tau keberadaannya maka jangan harap kamu bisa melihat mama lagi...!?"
" Maa... kenapa sih...!? mama selalu mengancam Seperti ini...!? oke...oke...!?"
Rey mencoba menghubungi Renata namun Hpnya tidak aktif .
" Ahhh...Sial..!? dia ga ngaktifin Hpnya lagi...!?"
Hari semakin malam Jam menunjukkan Pukul 9 malam .
Rey di omelin Kedua orang tuanya karena tidak becus menjadi Seorang suami.
" Rey..!? mama tidak mau tau ...cari Renata sampek ketemu...?! Mama curiga ... apa diantara kalian telah terjadi sesuatu...!?"
" Maa ,.. Rey ...!?"
" Pergi... Susul dia...!? jika hari ini Renata tidak pulang maka Jangan harap kamu bisa bertemu dengan mama lagi...!?"
Setiap hari Mama rey selalu mengancam seperti ini membuatnya Tak berdaya .
Rey pergi ke Rumah Orang Tua Renata namun malah membuat mereka Khawatir akhirnya Rey mencari Renata entah kemana perginya Sudah larut malam namun Rey belum menemukan Renata.
Rey tidak berani pulang karena takut diomelin Mamanya , dia lebih memilih tidur didalam Mobil.
Pagi Harinya Renata dan Fina malah asyik pergi Ke Kantor tanpa memikirkan Yang telah terjadi pada Rey.
Rey tak bisa Pulang , Belum mandi karena semalaman mencari Renata yang tak kunjung Pulang.
Dia juga menghawatirkan Renata karena tidak mau Renata mengalami Trauma .
Seluruh pegawai Kantor merasa bebas karena sepertinya CEO tidak masuk ke Kantor .
Fina mengatakan apa yang telah terjadi pada CEO kepada Renata.
" Lo tanya gue... lo emang Peakk...apa tolol sihh...Fin..!? plisss dehh... gue semalam nginep dirumah lo ..mana tau...!?"
" Coba sekarang lo aktifin tuh Hp lo...!?"
Renata mengaktifkan Hpnya tidak disangka ada panggilan sebanyak 20x dan Pesan yang ditujukan kepada Renata.
Setelah membaca Pesan itu Renata mengerti mengapa Rey tidak pergi ke Kantor.
" Fin... Gue...!? Gue mau pulang ...!!"
" Ehhh...Lo....!? dia kenapa sih...!?"
Kevin sedang mencoba menghentikan Renata namun sepertinya percuma dan Kevin bukan tipe orang yang pemaksa.
Renata pulang kerumah Rey dan mencari keberadaan Rey namun tidak ditemukan.
Batin Renata (" Apa-apa an ini...!? napa jadi gue yang merasakan bagaimana rasanya Menyulitkan orang...!? Rey ...lo dimana...!? kenapa lo gak ada...!? ")
Tiba-tiba Mama Rey memanggil Renata.
" Renata sayang...!? kapan kamu pulang...!? Rey mana...!?"
" Ahh Rey..!?"
Rey datang dengan Wajah Ketakutan karena takut diomelin namun begitu melihat Renata didepannya merasa lega namun dalam hatinya ingin memarahinya hingga Puas karena sudah mencoba membuatnya Kesusahan.
" Maa... Aku mau mandi...!? "
Renata menyusul Rey kedalam kamar namun Rey masih berada di Kamar mandi .
Renata menunggu Rey selesai mandi.
" Rey...!? Lo...???"
" Apa...!? Puass... gue semalaman nyari lo ..muter-muter... gue takut lo trauma gara-gara diganggu orang ... gue juga membuat Keluarga lo jadi khawatir... lo ga kepikiran tentang Keluarga lo yang ....!? aahh percuma saja...!?"
" Rey...!? gue..!?"
__ADS_1
" Uda cukup...!? lo selalu menyusahkan gue...!?"
Renata mencoba mendekati Rey untuk meminta Maaf karena telah melakukan kesalahan namun Rey merasa terkejut karena Renata tidak pernah mendekatinya Seperti itu.
" Eehh lo ...!? Lo Mau ngapain ...!?"
" Gue mau....!? "
Rey mundur Selangkah membuat Handuk yang menutupi Daerah yang dilarang keras untuk di lihat malah terlepas .
" Aaaa....aaaaaa.....!?"
Renata merasa matanya ternodai karena telah melihat sesuatu yang tidak seharusnya dilihat
Renata bisa melihat dengan sangat jelas Yang berada didalam Handuk tersebut.
Rey segera megambil Handuknya dan menutup Mulut Renata yang kebiasaan suka teriak-teriak padahal itu karena Kesalahannya sendiri .
" Lo...diem...!? Dasar wanita ... nih gara-gara lo..!? "
" Menjauh...dari Gue...!? iihhhn...Lo... jorok...!?"
" Apa lo bilang ...!! Gue jorok...!? lo yang liat sendiri ..!? gue gak nyuruh atau maksaa lo ngelihat...!?"
" Hihhhhh..!!"
Renata masih terbayang - bayang dengan apa yang sudah dilihatnya.
Renata jadi takut jika Rey mendekatinya.
Batin Renata (" Duhh...gimana...nih...!? kok gue jadi takut sih....!? Yang gue lihat tadi ...astaga ...Itu ..Rey... kenapa ....!? duhhh...Renata ..lo kenapa sih....!?")
Rey sudah memakai Baju melihat Renata yang sepertinya ketakutan malah semakin membuatnya takut.
" Kenapa...!? "
Rey mendekatinya.
" Lo..!? menjauh gak...!"
" Lo tau ..!? banyak yang menginginkan Senjata seperti yang gue punya...ehmm Pasti lo sedang memikirkannya..!? bagus...!!"
" Rey...cukup...!? Lo ...!?"
" Makanya jadi Cewek jangan Sok ..!? Uda Bikin susah...ngrepotin...kayaknya lo pembawa Sial ya...!?"
" Kalo gitu...kita cerai aja...!?"
" Lo pikir semudah itu...!? Gue ga mau jadi durhaka hanya karena gadis seperti Lo...ga ada Lembut - lembutnya...!? Hanya bermodal Cantik...!?"
" Jangan keterlaluan ..!?"
" Coba lo ngaca..!? Liat baik-baik...!? Lo cantik...tapi Kepribadian lo masih jauh...!?"
" Heran aja yaa sama Orang yang sangat Pintar ini...!? bahkan LULUSAN TERBAIK di Univ Dharma pada Zamannya ... namun tidak pintar menilai dirinya Sendiri...!? harus nya Lo yang Ngaca...!? bukan Gue...!? Gue seperti ini yaa Cocok lah...karna gue bukan orang kaya...Ga banyak makan bangku Pendidikan...nah Lo...!?"
" Lo banyak bicara..!?"
" Yaa... Karena lo juga sok bijak padahal enggak ada bijak..bijaknya...!? Suka menindas... Suka berbuat se enaknya...!? Banyak yang kurang dari Lo... makanya jangan mentang- mentang Pendidikan lo tinggi ehh jadi Lupa diri...!?"
Rey marah karena Renata membawa - bawa Pendidikannya .
Karena merasa Kesal Rey pergi dari Rumahnya untuk mencari Suasana Tenang.
Renata menunggu Rey karena Melihat jam sudah waktunya istirahat namun Rey masih belum pulang .
Renata menelponnya namun tidak di angkat.
Renata terus mencoba hingga Rey menonaktifkan Hpnya..
" Dia...!? apakah seperti ini Rasanya mematikan Hp disaat orang lagi kesusahan...khawatir...!? Kenapa rasanya dari tadi gue kenak Karma...!? gue ngrasain yang telah gue ...!? aah...Si Rey...kemana sih....!?"
Rey datang larut malam setelah masuk kamar ternyata Renata masih belum tidur karena telah menunggu Rey pulang baru dia bisa Tidur dengan Tenang.
Batin Rey (" Dia belum tidur..!?")
Rey tidak mengatakan sepatah apapun kepada Renata , begitupun juga dengan Renata dan Akhirnya saling diam tanpa kata.
Hari ini Rey memberikan Tugas untuk Renata agar mendata Para pegawai yang akan mengikuti Camping .
Karena merasa bersalah pada Rey , Renata mengiyakan saja .
" Jangan Lupa... bawa Laporannya ke Ruangan ku...!!"
" Baik..Bapak Rey...!?"
" Lo berangkat pake mobil di Garasi aja daripada Ngonline mulu... pemborosan... Silahkan Pilih Mobil sesuka hati...!?"
Rey sudah berangkat terlebih dahulu , Renata mengikuti Perkataan Rey pergi ke Garasi untuk memilih Mobil namun ketika melihat Mobil beserta Plat yang dulu pernah membuat Renata basah Kuyup .
Renata tidak jadi memakai Mobil Keluarga Rey karena takut membuat Pegawai Di PEDIAMART curiga dan memutuskan untuk Naik Taksi Online.
PEDIAMART sedang membutuhkan seorang sekretaris untuk sang CEO , Renata agak kesal mengapa dulu tidak ada Posisi ini .
Ada beberapa Orang yang melakukan Tes Wawancara langsung ke Ruang CEO tidak melalui Kevin selaku Personalia .
Kebetulan Seseorang yang dikenal Rey juga melamar Pekerjaan sebagai Sekretarisnya Dia adalah Teman Kampus Rey yang paling Manis dan Cute .
Namanya Gladis Ayu Ratnasari , tampaknya dia mengejar Posisi ini karena menaruh hati kepada Rey .
Rey menerima Gladis karena dia lumayan Cekatan dan Kepintarannya tidak diragukan lagi .
Gladis mulai Bekerja pada saat itu juga di Ruangan CEO yang teramat Luas.
*Toktokkk....*
" Masuk...!?"
" Pak Rey...!? ini berkas ....!?( melihat ke arah Gladis ) "
" Ehmm...!? Coba aku liat...!? bagus..!? silahkan keluar...jika tidak ada yang perlu dibicarakan...!?"
" Baik Pak...!?"
" Panggil aku Rey ..!? jangan Sungkan ..!?"
" Baik Rey , terima kasih..!?"
Renata berjalan sambil berpikir.
Batin Renata (" Bukankah dia itu... Siapa ya..pernah liat sih...!? tapi dimana gitu...!!")
Gara-gara kebanyakan mikir Renata jadi kejedot Pintu Keluar.
" Awwww.....!? duhh pintu ...kenapa kamu ada disini sih..!?"
Rey menahan Tawa namun Gladis tidak sungkan malah tertawa membuat Renata sangat Malu.
" Rey...!? dia siapa sih...!? Familiar juga..!?"
" Oh... Dia..Junior kita di Univ Dharma..!? dia disini bekerja dibagian Pengecekan ..!?"
" Ohh gitu...!? "
" Dis,. 2 hari lagi Perusahaan mengadakan Camping bersama apakah kamu mau ikut...??"
" Wow Camping...!? Sungguh beruntungnya baru masuk sudah bisa menikmati Suasana Alam...!?"
Semua Orang didalam Kantor telah membicarakan Tentang Kecantikan Alami Gladys , Sekretaris Baru CEO .
mereka juga mencocok cocoklogi Kedua Insan tersebut.
Waktu Jam Istirahat tiba .
di Kantin sedang ramai-ramainya Membahas Gladys .
" Rame yaa bund... hahaha...!? apalagi pas tau Kalo Master Kulkul itu.... ....!?" ( Fina memanasi Suasana)
" Fin...!? Pliss... bicara yang lain ..!?"
" Ehmm..!? ada apa nih ..!?"( sambung Kevin)
Kevin datang dan segera bergabung dengan mereka . Ketika asyik sedang mengobrol eh Gladys datang dengan Pesona Kecantikannya membuat semua Pria di Kantin melongo dan tidak berkedip sepertinya Kevin juga ikut serta .
" Ehmmm...!? pak Kevin...suka...!?"
" Ahh... enggaklah...!? mana mungkin...kan aku Uda punya kamu ...!!?"
" Ohh gitu...!? kelihatannya Pak Kevin tidak bisa melewatkan yang bening dikit ya.. Ren..??"
" Ahh ,.. gue ga ikut campur ..!?"
Renata merasa semua laki-laki sama tidak bisa kalo ga lihat yang bening dikit .
Dia pergi dari hadapan Kevin dan Berpapasan dengan Rey .
Dengan Wajah masam Renata yang memandang Rey membuat kesalahpahaman lagi.
Sepulang dari Kantor Rey mencari Renata ternyata dia berada di Balkon sedang melamun entah apa yang sedang dilamunkan olehnya.
" Ehmmm...!?? nampaknya sedang ada masalah...!?"
" Sama sekali bukan urusan anda..??"
" Baik.!? Lo siapkan Semua kebutuhan buat besok camping...!?"
__ADS_1
" Duhh lo ribet banget sih... lo siapin sendiiri..!?"
" Lo kenapa sih...!? gue ga nyuruh lo nyiapkan punya gue..!? oohh nampaknya Lo penasaran sama Ukuran Cd gue ya..!?"
" Rey...Lo...!? Gue mau nanya ... Apa Gladys akan ikut juga camping...!?"
" Iya pasti..!? Kenapa...!?"
" Gue ga suka...!? gue gak ikut camping...!?"
" Lo ada masalah apa sama Gladis.. perasaan dia anaknya santai saja...!?"
" Dia Uda ngeresahin gue..!? pokoknya gue ga sukaaa...titikk...!?"
Rey jadi salah paham. ,Dikira dia cemburu melihat dirinya dekat dengan Gladis.
Rey semakin Penasaran apakah Renata benar-benar meresahkan Hati Renata.
Renata datang terlambat akibatnya tidak bisa ikut dengan Bis , beruntung ada Rey yang masih belum berangkat ke tempat Outbond.
Rey mengajak Renata untuk ikut dengannya .
" Masuk...!? Makanya lo gausa bilang ga mau ikut ..!? ditinggal kan...!? untung gue baik hati...!?"
Renata mengakku bersalah dan memilih untuk diam.
Mereka telah sampai di Tempat Tujuan semua orang melihat ke arah Rey dan Renata.
" Tadinya aku ga mau ikut ... setelah ke Kantor ternyata uda berangkat... untung ada Bos Rey yang uda membawaku kesini...!?"
" Oohh gitu...!?" ( jawab Kevin)
" Renata ... aku bantu bawakan barang-barangmu yaa..!?"
" Ga perlu pak Kevin...!? bisa sendiri...!?"
Kevin merasa jika Renata masih marah karena kemarin gara-gara dia melihat Gladys .
Gladys sok mendekati Rey yang sedang duduk di Bawah Pohon Rindang.
Semua orang sibuk membuat Tenda perkemahan .
Dimas merasa Sepertinya Gladys menyukai Rey karena sangat terlihat dari Pergerakannya
namun Kevin mengatakan jika Rey tidak sesederhana untuk ditahlukkan.
Setiap Tandu di isi 2 orang , Fina setandu dengan Renata sedangkan Gladys setandu dengan Mayang bagian Resepsionis .
Pembawa Acara sudah memulai Acara yaitu Acara pertama Api Unggun .
" Mungkin Permainan ini tidak asing untuk kalian .. jadi langsung saja ya... Musik akan dimulai jika bola kecil itu ada pada kalian pada saat musik berhenti maka ...Dialah yang harus maju ke depan...!? dimulai...!?"
Karena permainan ini tidak asing seperti biasa mereka yang bermain malah saling melempar dengan cepat , musik berhenti dan bola ada pada Kevin.
" Pak Kevin... silahkan Maju...!?"
" Baiklah..!? Saat ini Aku hanya ingin mengatakan Maaf pada orang yang aku sayangi ,..Maaf telah membuat kecewa..maaf telah membuat Marah...!? sudah itu saja..terima kasih...??"
Renata tidak peduli dengan apa yang dikatakan Kevin , sedangkan Rey ternyata sudah salah yang mengira Renata cemburu kepada Gladys karena mereka sangat dekat.
Sepertinya sekarang yang cemburu adalah Rey , Permainan dilanjutkan.
Bola selanjutnya hampir tertuju kepada Fina namun Fina melemparnya ke Renata.
" Finaa...Lo..curang...!? ini....!?"
" Nona Renata...!? Silahkan...!?"
Renata menyuruh Fina untuk meminjam Gitar pada teman kerja yang membawanya.
Semua orang sangat terkejut saat Renata mulai memetik Gitar nya dan bernyanyi dengan sangat Merdu.
* Renata menyanyikan Lagu Matahariku dari Agnes Monica*
Membuat Jiwa yang mendengarkan terpaku sepertinya Renata sangat Menghayati Lagu yang telah dinyanyikannya membuat Rey diam-diam mulai mengaguminya.
Batin Rey (" Boleh juga nih cewek...!? Ternyata dia Pintar dalam bidang Musik...!? baru tau..!?"
Permainan terus dimulai karena nampaknya sudah mulai malam , Permainan akan segera diakhiri .
Bola terakhir didapatkan oleh Rey .
" Wawww.... Sangat Amazing...!? Bos Rey...!? Karena dia adalah CEO jadi tidak boleh menampilkan sebuah tampilan melainkan Para Pegawai akan mengajukan pertanyaan untuk Bos Rey yang tampan ini...!? silahkan...!?"
"Aku..!? Ohh iyya Bos Rey ...!? Hmm...Sudah punya pacar...!?"
Semua orang mulai riuhhh karena Mayang mengajukan pertanyaan yang membuat Rey bingung.
" Aa...!? Masih belum bisa Dipublikasikan ..!?"
" Berarti ada dong...!?"
Membuat Para Wanita yang mengagumi Rey Jadi Patah Hati.
" Next ...!?"
Fina berminat untuk mengajukan Pertanyaan .
" Pak Rey ,. Jika seandainya anda harus memilih wanita ...!? Hmm Siapa yang bakal Pak Rey pilih diantara Gladys dan Renata...!! ini cuma Misalkan ..!?"
" Waw.. Sangat Bagus Nona ..!? silahkan dijawab Bos ..!?"
Suasana menjadi tegang karena Fina membuat Pertanyaan yang bagus.
" Aku memilih Kamu....!?"
Membuat Fina menjadi Histeris dan sangat senang walaupun cuma sekedar Permainan.
" Boss ... pilihannya ada 2 hanya Gladys dan Renata ..!? ayo lah pilih diantara mereka ..??"
" Sudah malam ., ngantuk ..??" ( sambil melirik Renata )
" Oh baiklah ,. Permainan berakhir karena sudah Larut ..!? kita akan lanjutkan kegiatan besok.. selamat malam ..??"
Pembawa Acara sudah mengakhiri Acara dan malam sudah semakin larut dilanjut besok Outbond .
Renata masih duduk didepan Tenda sambil pegang gitar .
Kevin ingin menghampirinya namun Renata keburu masuk ke dalam .
Embun pagi terasa menyegarkan Udaranya begitu fresshh untuk dinikmati karena memang daerah yang jauh dari Polusi Udara .
Semua bersiap - siap untuk memulai Outbond.
Sebelumnya harus mengikuti Senam agar tubuh tidak kaku.
Selanjutnya Permainan Tarik Tambang .
dibagi 4 kelompok .
Rey dan Renata tidak satu kelompok .
Akhirnya bertemu saling berhadapan untuk merebut kemenangan.
Suasana sangat ramai karena memberi Semangat untuk kedua Grup yang berlawanan .
Keduanya sudah memulai tarik menarik .
Renata dan Rey berada di Posisi depan saling memimpin pasukan .
Rey menarik sangat Keras sehingga membuat Renata jatuh ke pelukan nya bahkan sempat mencium Pipi Rey membuat Jantungnya berdegup tak karuan .
semua orang menginginkan Posisi Renata saat ini .
" Hahhh....!? Ya ampunnn...So sweetnya..!?"
" Aku mau dong...jadi Renata...!?"
Renata langsung segera berdiri .
Gladys membantu Rey untuk segera bangun dan Kevin membantu Renata .
" Rey...kamu tidak apa-apa kan...??"
" Aku ga apa kok.. aku mau cuci tangan dulu..!?"
Melihat Renata dan Kevin yang sepertinya sudah baik kan hingga bercanda berlebihan membuat Rey sedikit cemburu .
Batin Rey (" Renata tidak menjaga perasaan gue..!? baik... masih ada Gladys yang akan membuatmu Merasakan hal yang sama...!?"..
Rey menghampiri Gladys yang sedang duduk santai bermain Ponsel .
" Dis... Kamu sedang Selfie ya...!?"
" Iya.. kamu mau ikut....??"
Rey dan Gladys saling berdekatan membuat semua orang memperhatikan termasuk Renata .
Sepertinya Benih-benih Cinta sudah mulai Pertanda , Entah mengapa Sepertinya Renata tak Rela jika Rey sangat dekat seperti itu.
Batin Renata (" Dia..!? berani-beraninya si Gladys mendekati Suami gue.!? hahhh....Suami... ya ampun...kenapa dengan gue...!? Kenapa ..seperti tidak Rela...!? Apakah aku sudah...!? enggak...enggak boleh...!?")
Wajah Renata seperti orang Kepanasan .
" Ren.. Renata .. Lo lagi cembokor yaa ..!? ehmm ..!?"
" Apa'an sih Lo Fin ..?? "
" Ngaku deh ..!?"
__ADS_1
" Finaaaaa....!?"