Kenyataan Cinta

Kenyataan Cinta
Episode 15


__ADS_3

Renata dan Rey memasuki Kamar yang sudah disiapkan Mama Rey .



" Kalian masuk...!? Mama akan keluar...!? awas yaa kalo kamu coba - coba pergi dari kamar ini dan jangan menyakiti hati Renata...!?'


" Iya..!?"


Renata duduk terdiam membisu di Sofa .


" Kenapa .!? Apa kamu tidak pernah melihat kamar semewah ini...!? "


Renata tidak menjawab Perkataan Rey karena percuma membuatnya jadi Serba Salah.


Hari sudah semakin Malam , Rey mengunci Pintu agar Mamanya tidak bisa masuk .


Membuat Perasaan Renata menjadi Was-was.


" Gue kunci biar mama ga ngintil terus ...!? ohh iyaa ..Ren ..karna lo Wanita...!? tidur aja di atas ranjang...!? gue di sofa aja...!?"


Renata masih saja diam tanpa kata tidak mengeluarkan sepatah kata apapun karena merasa ini adalah Mimpi terburuk nya.


Pagi telah tiba , Renata mulai bangun dan bersiap - siap untuk pergi ke Kantor.


Hp Renata berbunyi namun tidak diangkat olehnya .


" Kenapa ga diangkat...!? dari Kevin...!? dari tadi malam lo diam aja...!?"


" Sekarang lo yang cerewet..!?"


Renata segera pergi dari hadapan Rey yang membuatnya kesal .


" Renata ... ayo Sarapan dulu...!?"


" Iyaa maa...!?"


Pak Hendra menyuruh Renata untuk melayani Rey sebagai Suaminya agar hubungan Mereka bisa dekat sehingga menumbuhkan benih-benih Cinta .


Dengan sangat berat hati , Renata mengambil kan Rey Nasi dan lauknya membuat Rey menahan tawa karena menurutnya Renata memang pantas melayaninya seperti ini namun bukan sebagai Istri melainkan Sebagai Pembantu.


Renata tidak ingin berangkat dengan Rey karena tidak ingin seisi Kantor tau.


Renata naik Taksi online .


Begitu sampai di depan Kantor rupanya Rey sudah sampai duluan dan Rey pun


Melihat Kevin menyambut Renata dengan sangat Mesra untuk hari ini masih terlihat biasa saja.


Namun seiring berjalannya waktu Rey meminta untuk tidak berlebihan .


Rey tau Kevin adalah Pacar Renata namun melarangnya untuk tidak berlebihan di depannya jika Renata masih melanggarnya maka Rey tidak segan-segan untuk mendepak Kevin dari Perusahaannya.


Hal ini membuat Renata semakin membenci Rey yag sudah sangat keterlaluan mentang-mentang CEO jadi bertindak se enaknya .


Libur kerja Renata tidak kemana - mana hanya duduk santai di tepi Kolam renang sambil mengingat kembali saat masa-masa dulu ketika Keluarganya memiliki Rumah mewah yang didalamnya juga terdapat kolam renang .



Rey langsung melompat ke dalam Kolam Renang membuat Renata terkejut bahkan bajunya jadi Basah Kuyup .


" Rey...!? Lo... Lo keterlaluan...!?"


Rey tidak mendengarkan perkataan Renata , Setelah selesai berenang Rey naik ke Atas dan mendekati Renata.


Renata melihat Rey yang hanya memakai Celana Pendek malah berpura - pura tidak melihatnya .


" Lo , hari ini ga keluar...!? "


" Enggak..!? maless...!?"


" Biasa aja...!? lo jangan sok jual mahal ya..!?"


" Dan lo jangan sok dekat..!?"


Renata langsung pergi dari Hadapan Rey .


Mama Rey tidak akan membiarkan Renata lepas dari Rey akhirnya membuat Rencana untuk membuat mereka merasa saling membutuhkan sama lain.


Mama Rey mengajak mereka Weekend ke Pantai untuk menikmati Pemandangan yang Indah.


Renata sudah lama tidak pergi ke Pantai , Begitu melihat pantai dia langsung senang .


Mama dan Papa Rey memisahkan diri dari mereka agar keduanya bisa saling dekat.


Seperti biasa Rey dan Renata mengambil jalan masing-masing.


Mama dan Papa Rey menyewa beberapa orang untuk mendekati Renata , mereka tidak tau jika Renata akan Trauma ketika berhadapan dengan seseorang yang akan menyakitinya.


Renata duduk di Tepi Pantai , Dia digoda oleh Beberapa Pria yang membuatnya Risih dan merasa takut.


Semakin dekat dan semakin berani Renata menjauh , Hal ini dapat terlihat oleh Rey .


Rey berpura - pura tidak melihat namun mendengar Renata meminta Tolong , Rey tak bisa berdiam diri .


" Ada apa ini...!?"


" Jangan mengganggu kami , biarkan kami bersenang-senang dengan Gadis ini...!? ayokk sayang...!?"


" Lepaskan...aku...!?"


" Karena beberapa orang tersebut memegang Tangan Renata , otomatis Rey langsung menghajarnya berkali-kali.


" Beraninya lo pegang-pegang Tangan Istri gue...!? rasakan ini...!?". ( Rey memukul Orang Bayaran tersebut)


Mereka ada 4 orang , ternyata orang suruhan orang tua Rey menyukai Kecantikan Renata dan benar-benar melakukan Pelecehan terhadap Renata .


Beberapa dari mereka menarik dan membawa Renata , namun Rey semakin murka .


Melihat Kejadian ini Renata langsung Histeris dan menangis sejadi-jadinya sambil memegang Kepalanya.


" Tidak...tidak....tidak...jangan mendekat...pergi..pergi...kalian...!? tidak...hikss ..hikss...!?".


Rey berhasil mengusir mereka dan melihat Renata yang sepertinya sudah sangat Histeris


Rey tidak ingin melihat Renata kenapa-napa .


Rey datang dan memeluknya.


" Rena...!? Dengarkan gue..!? kamu tenang dulu...!? Rena ..!? jangan menangis lagi..!? Rena...!?"


Renapun langsung Pingsan di Pelukan Rey.


Kini Rey pun mengerti mengapa selama ini Dokter bilang dia mengalami Ketraumaan yang berat .


Rey ingat Saat Kejadian di masa lalu saat Renata ingin mengembalikan Jaketnya setelah itu Dia pergi dan beberapa Orang mencoba melecehkan seperti yang saat ini terjadi kepadanya.


Rey jadi merasa bersalah karena selama ini Renata menjadi Trauma berat karena hanya ingin mengembalikan Jaket kepadanya .


Rey membawa Renata ke Mobil.


Mama Papa Rey terlihat Khawatir saat melihat Renata pingsan.


" Rey ..ada apa..!!? mengapa Renata Pingsan...!?"


" Rey tidak bisa menjelaskan hari ini... Rey akan membawanya Pulang dan memanggil dokter...!?"


"Dokter...!?"


" Traumanya kambuh...membuatnya Histeris..!?"


Rey segera membawanya Pulang ke Rumah karena merasa Khawatir dengan Keadaan Renata .


Rencana Orang Tua Rey memang berhasil membuat Rey Perduli kepada Renata namun Rencananya membuat Renata menjadi Teringat akan Trauma nya.


Rey membawa Renata kedalam Kamar dan menelpon Dokter.


Sambil menunggu dokter datang Rey menjaga Renata disampingnya dengan memegang Tangannya.


Badan Renata Sangat Panas , membuat Rey semakin Khawatir .


" Hahhh....Ke...Kenapa badannya sangat panas sekali...!? dokter masih belum datang...!?"


" Rey..!? Bagaimana keadaannya Renata..!?"


" Badannya Panas ma...!?"


Rey sangat telihat menghawatirkan Keadaan Renata .


Dokter datang dan memeriksanya .


" Mas Rey ,.. Keadaannya benar - benar memprihatinkan...!? Dia harus di Infus ...!?"


" Dokter ...segera lakukan penanganan untuknya ...!? dokter ,.. dia pasti sembuh kan...!?"


" Mas Rey ,.. bukankah 3 minggu yang lalu dia pingsan...!? namun saya masih bisa mengatasi dengan obat Penenang ...!? namun sekarang keadaannya sangat memprihatinkan.. segera hubungi Pihak Rumah Sakit ... jangan sampai terlambat...!?"

__ADS_1


Rey menghubungi Pihak Rumah Sakit agar semua Kebutuhan Alat medis segera dibawa ke rumah nya .


Saat ini Renata sudah mendapat perawatan Intensive .


Rey masih tidak tenang karena memkirkan Keadaan Renata.


Orang Tua Rey merasa Bersalah atas Tindakan yang membuat Renata menjadi Seperti ini.


Renata mulai terbangun sambil memanggil - manggil Mamanya .


Rey datang untuk melihatnya .


" Renata... kamu sudah sadar...!? syukurlah...!?"


Renata merasa ada yang aneh , mengapa Rey bersikap lembut kepadanya.


" Ada apa denganku...!?"


"Kamu hanya Sedikit menyusahkan ku...!?"


" Kenapa banyak alat medis disini...!?"


" Sudahlah lebih baik diam..!? ingin cepat sembuh kan...!? sekarang gue akan menyuapin Lo..??"


" Apa...!? Lo mau lakukan itu ..!"


" Ayoo.. buka mulut...!!"


" Enggak perlu ,.gue bisa sendiri...!? sini...!?"


" Jangan buat gue marah...!?"


" Gue gak mau makan disuapin ....!? gue bisa sendiri...!?"


Mama Rey datang untuk melihat apa yang sedang terjadi.


" Ehh...eh....!? Ada apa ini kenapa pada Ribut...!?"


" Ini...maa...!? Rey melakukan Pemaksaan ..!?"


" Rey cuma ingin menyuapin dia ma...!? apa salah...!!?"


Mama Rey Tertawa melihat kelakuan mereka.


" Kenapa mama Tertawa gitu ..!? Apa Rey membuat Lelucon...!?"


" Ohh Enggak...!? Renata...sekarang kamu makan ya nak... anggap saja Rey itu Perawat ..!? atau Pelayan gitu...!?"


" Hahh..!? Pee...Pelayan...!? Mama...ini...!?"


Akhirnya Renata mau disuapin Oleh Rey dan membuka mulutnya.


" Aaaa.... sekarang gue mau makan...!?"


" Lo..!? untung saja hari ini gue sedang dalam keadaan baik...!? "


Mama Rey senang melihat mereka seperti ini , Dan Renata tidak menyangka Rey bisa melakukan hal semanis ini.


" Gue haus ...ambilkan minum dong...!?"


" Nih...!? "


" Tolong ambilkan Tisu...!?"


Rey berusaha menahan diri karena demi kesehatan Renata .


Setelah dinyatakan sembuh oleh Dokter , Renata bisa kembali melakukan aktivitas seperti semula hanya saja Dokter menyuruh Rey agar menjaga Istrinya dengan baik.


Rey masih sedikit perhatian kepada Renata dengan memakaikan Selimut saat dalam keadaan tertidur .


Namun Perlakuan itu dirasakan oleh Renata secara diam-diam.


Batin Renata (" Kenapa dia perduli denganku...!? jadi ga ngerti sama dia..!? bodoh amat .. mau tidur aja..!!")


Karena kejadian di pantai saat itu membuat Hp Renata hilang , Rey juga tau jika Hp Renata tidak ditemukan dan mengajaknya untuk membeli Yang baru.


Renata memilih Hp yang mirip dengan Hpnya yang hilang.


" Kenapa milih Hp seperti itu lagi...!? ganti yang lebih Bagus..!? dan Terupdate...!? "


" Kalo gue pengennya yang itu..gimna...!?"


" Mbak... tolong ambil Hp keluaran terbaru yang paling bagus...!!".


" Baik Mas..!? ini dia...!? Paling bagus disini...!?".


" 50 juta mas...!?"


" Hahh...!? 50 juta...!? Rey lo ...!? Gue ga mau...!?"


" Jangan ngegass...!? Gausa pake Lo...Gue..!?"


" Yaa..terus...!?"


" Panggil gue ,. Sayang ..!?"


" What ..!?"


" Ini mbak uangnya...!? Ayoo... pergi...!?"


Renata tidak menyangka jika Rey membelikan Hp yang harganya sangat Mahal bahkan 10x lipat dari Harga Hp sebelumnya .


" Lo,.mau kerja kan...!? mau berangkat bersama atau semua orang kantor akan tau...!? jadi silahkan pergi sendiri ...jaga diri baik-baik .!?"


Batin Renata (" Dia kenak Virus apa sihh...!? baek bener sama gue...!? ihhh bodoh amat... mau kerja aja...!!".


Kevin sangat menghawatirkan Renata karena Hpnya tidak bisa dihubungi sedangkan Fina juga begitu.


Mereka menunggu Renata datang.


" Itu Renata...!?"


" Renata...!! Gue khawatir ..!? kenapa hp Lo tidak bisa dihubungi...!?"


" Hp gue hilang...!? oh iyaa Ini Nomer kalian bagi dong..!? "


Saat Renata mengeluarkan Hp barunya , Fina dan Kevin begitu kaget melihatnya.


" Busyettt...Ren... itu Hp lo...!?"


" Ohh..ini Hadiah dari Kakak gue...!? kenapa..!?"


" Bukan soal hadiahnya ren..Hp kamu itu sangat canggih harganya pun Fantastik ...mencapai 50 juta..!?"( Kevin Menjelaskan)


" ahh masa sih ...!?"


Fina merasa aneh terhadap Renata , Dia curiga Hp barunya dibelikan oleh keluarga Rey secara saat ini dia adalah menantu Keluarga Mahendra yang Kaya Raya.


Perusahaan PEDIAMART tiap 2 tahun sekali biasanya mengadakan Camping bersama hanya saja khusus Bagian Kantor dalam tidak termasuk Bagian Produksi ( Mesin) karena tidak mungkin membawa 10 rb orang .


Semua pegawai sangat Senang mendengar Pengumuman itu.


karena Renata dan Fina tidak tau tentang ini pun bertanya pada Kevin .


" Kalian disini masih 2 tahun...jadi Pediamart Setiap 2 Tahun sekali mengadakan Camping bersama juga ada Permainan - permainan gitu.. ini bertujuan agar Para Pegawai tidak merasakan Kejenuhan... anggap aja Merefresh otak..!?


Jam kerja sudah selesai saatnya Para Pegawai Pulang.


" Ren ,. pulang bareng aku yuk...!? aku pengen nganterin kamu..!?"


" Iyaa..Ren...!? Lo ikut aja...!?"


Renata tidak memberi tau Fina jika saat ini dia tinggal serumah bahkan sekamar dengan Rey.


" Aaahh aa... kebetulan...itu.. ..!? Fin.. bukankah lo uda janji mau traktir gue makan ...!? ayo..!!"


" Aaa....!!"


Renata memberi Bahasa Isyarat seperti biasa yang mudah dipahami oleh Fina.


" Ohh...Iyaa..!? Gue lupa Ren...Untung lo ngingetin gue...!?"


" Oke ..kalo gitu aku duluan...ya...!? Sayang kamu harus jaga diri...!?"


" Ya ampun .. So sweet ..!?"( Fina memuji)


Tangan Kevin mengelus Rambut Renata membuat Fina mati gaya.


ternyata diam-diam Rey melihat Perhatian Kevin pada Renata.


Kevin sudah pergi , Fina jadi Histeris alay.


" Aaaa...!? Astaga ...pak Kevin so sweet banget Ren...!? gak nyangka ... uhhh Uwwu banget...!? lo napa diam...!?"


tiba-tiba Rey datang dan meminta Renata untuk masuk kedalam Mobil nya namun Renata mengatakan jika dia ada Janji dengan Fina.

__ADS_1


Rey mengatakan pada Fina , Apakah benar Renata ada janji.


" Aaa...!? iyaa.. Pak..!! tapi....!? aa...!!"


" Berani bohong ... tau sendiri kan...!?"


" Aahh... enggak pak..!? Aku.. aku ga ada janji sama Renata...!? Ren.. gue cabut dulu yaa...!!"


Renata merasa kesal dengan Si Fina yang tidak bisa mengerti dirinya. Akhirnya Renata mau tidak mau harus ikut dengan Rey.


" Mulai berani bohong yaa... bagus...!?"


" Maaf Pak Rey , bukan Urusan anda...!?"


" Main elus - elusan sekarang ..!? bagus ..!?"


" Bukan Urusan Lo ..!?"


Rey membawa Renata ke sebuah Restoran .


" Kenapa kesini...!?"


" Gue laper ... mau ke kantin malees ...mata gue bisa rusak jika melihat lo dan Kevin sok mesra.!? "


" Jadi kamu nahan lapar ..!? ohh begitu...!?"


" Jangan banyak bicara... ayo keluar...!"


" Astaga diaa...ini...ngajak makan apa ngajak Perang sihh....!!"


Renata merasa Restaurannya mempunyai Suasana Romantis .


Dia duduk di kursi sambil melihat bunga putih yang berada diatas meja .



" Hmm..Wanginya khas banget...!? Suka sama bunganya...!?"


Renata sedang bermain-main dengan bunga itu , Rey yang melihatnya merasa jika Hari ini Renata sangat Cantik apalagi jika bunga itu berada di telinga Renata membuat Kecantikannya semakin terpancar .


" Ehmmm...!? Lo ngapain..!?"



" Gue..!? aa.. yaa suka aja sama bunga ini... gimana. .. gue cantik kan...!?"


" Biasa aja..!? Gue uda pesen makanan .. suka atau tidak lo harus makan...!?"


Ternyata Makanan yang di pesan Rey adalah Makanan Kesukaan Renata jadi seketika melihat makanan yang disukainya berada di depannya dia langsung melahapnya.


" Tau dari mana makanan Favorit gue ..!?"


" Bukan Urusan Lo ..!?"


Renata memakannya dengan Lahap.


" Lo.. hati-hati entar tersedak sendoknyaa... kan sayang sendoknya mahal..!"


Mendengar Rey mengatakan tersedak Sendok Renata tersedak beneran .


Rey membantu Renaata agar makanan yang dia makan tidak berhenti di kerongkongannya.


" Nihh... minummm...!?? "


" Lagiann...lo sih...!? kenapa juga lebih sayang sama Sendoknya... jadi ingat sama Mama...!? yang lebih sayang sama Rujaknya...!? "


" Uda cepet makan...!?"


Selepas makan , Rey membawa Renata ke Rumah Keluarganya hal ini membuat Renata senang .


Karena saking senangnya Renata tak bisa menahan diri secara tidak sadar dia memeluk Rey mengucapkan terima kasih.


" Mama....!? mama....!? Renata datang...!?"


" Re....Renata...!? anak mama yang manja...!?"


" Mama...!? aku kangeen...!?"


" Mama juga...!? ehh kamu sama siapa..!?"


" Rey...!? "


" Lalu... mana dia...!?"


" Diluar ...!?"


" Ya ampun Rena... kamu tega membiarkan Suamimu diluar..!? ayo cepat suruh dia msuk...!?"


" Woyy.... lo...!? cepat kesini...!? masuk...??"


" Renata...Yang sopan dikit lah dia uda baik nganterin kamu kesini...!?"


Batin Rey "( Manggil gue seperti manggil Kang Parkir )


Rey duduk di Ruang Tamu ditemani oleh Papa Renata.


Papa Renata bercerita jika Melihat Rey berpakaian seperti itu jadi teringat saat dirinya menjadi CEO di Perusahaan BeaKos .


Rey begitu penasaran dengan Cerita Mertuanya .


" Jadi , Om...?? ohh.. maksutnya Papa Mertua ..Sebelumnya ..!?! juga..!?"


" Saya CEO ..!? entah sebenarnya apa yang telah terjadi sehingga Perusahaan jadi bangkrut , dan Rumah kami di sita oleh bank...!??"


" BeaKos adalah Perusahaan Kecantikan ..!? sepertinya tidak asing...!?"


" Benar...!? Perusahaan kami saat ini masih disegel oleh bank..!?"


" Papa Mertua..!? sepertinya anda dijebak...!? Perusahaan Beakos masih berjalan sampai saat ini..!? "


" Apa..!? berjalan...!?"


" Bahkan Perusahaan itu meminta untuk bekerja sama dengan Perusahaan PEDIAMART ..!?"


" Apakah ini sudah direncanakan ..!? kalo boleh tau siapa yang memimpin...!?"


" Bapak Galang...!?"


" Galang...!? kurang ajar...!? diaa.. diaa berhianat...!?"


" Sebelumnya apa Jabatan Bapak Galang di Perusahaan BeaKos...!?"


" Dia adalah Manajer sekaligus bagian Pemasaran...!? aku terlalu mempercayai dia...!!"


" Papa mertua..!? Apa yang anda miliki semua akan kembali kepada anda ... tunggulah saatnya ...!?"


" Maksud Nak Rey...!?"


" Asal Papa masih memiliki Kerahasiaan Pada Perusahaan itu... pasti sangat Mudah...!!?"


Rey ingin membantu Mertuanya agar mendapatkan haknya kembali.


Rey masih menunggu Renata untuk segera pulang dan ternyata Renata sudah tertidur pulas.


Mama Renata menyuruhnya untuk menginap dirumahnya.


Mereka malah menyuruh Rey untuk tidur di Kamar Renata bersama Renata.


" Jangan sungkan... Kalian sudah bersuami Istri...!!?"


Melihat Renata yang sudah tertidur pulas membuatnya merasa bersalah karena sudah membuat Renata jauh dari Orang Tuanya.


Suara ayam berkokok pertanda Fajar tiba matahari pun mulai terlihat diujung Timur .


Renata tidak menyadari jika yang dia peluk erat adalah Rey bahkan keduanya sangat terlihat Mesra .


Begitu membuka matanya Renata langsung berteriak .


" Aaaaaaa aaaaaaa aaaa........!?? "


Rey menutup Mulut Renata .


" Apa yang lo lakukan...!?"


" Gue...!??"


" Kenapa lo ga pake Baju...!? apa jangan-jangan Lo....!?"


Rey langsung menepuk Jidad Renata.


" Hal kotor apa yang lo pikirkan...!? gue seperti ini karena Panas..!? apa lo ga lihat tangan lo melingkar kemana...!"?


" Yaa..mungkin lo yang memindahkan tangan Gue...!?"


" Mustahil... Tangan Lo yang kemana-mana...!? lo yang peluk gue ...lo juga pake Teriak - teriak...!? "

__ADS_1


" Ahhhhh sudahlah...!? gue mau mandi... mau kerja ...!? entar kalo telat si CEO marah terus ngancem mecat...!?"


" Lo...!??"


__ADS_2