
Mereka bersarapan bersama .
Ketika akan pergi ke kantor , Rey menawarkan untuk Renata agar ikut dengannya namun Renata menolak karena tidak mau semua orang membicarakannya.
Rey tidak memaksanya dan mereka berangkat sendiri .
Ketika Sampai di Kantor , semua orang melihat ke arah Renata yang penampilannya berubah bahkan Gladyspun tidak bisa menandingi Penampilan Renata saat ini.
Dimas mendekati Renata dan memuji nya , Sepertinya Kevin juga ingin memujinya namun Renata membuang muka kepadanya.
Fina yang datang menyusul Renata juga begitu Terkejut dengan Penampilan Renata .
Dia membisikkan sesuatu kepada Renata dan membuatnya kesal .
Fina berpikir hal itu wajar dilakukan oleh Renata karena untuk menjaga mata Rey agar tidak serong ke Gladys .
Galang datang ke Kantor Untuk mengadakan Pertemuan bersama Instansi Lainnya .
Rey memberi Tugas kepada Renata untuk mencatat segala Pembicaraan yang akan dibahas .
Renata mengatakan jika ini adalah Tugas Gladys .
" Aku adalah Bos disini....!? apa yang aku perintahkan harus dipatuhi..!?"
" Rey ,. tapi dia benar..!?"
" Gladys...!? mana mungkin aku membiarkan mu capek - capek untuk menulis semua pembahasan ... gadis Secantik seperti kamu tidak perlu repot - repot .. kamu hanya diam disampingku... temani aku untuk berbicara tentang Perusahaan....!? serahkan saja pada dia...!!"
Wajah Renata sudah terbakar bahkan ingin mencabik - cabik wajah Rey yang menyebalkan .
Gladys merasa senang karena Rey telah memuji nya dan Dia yakin jika Rey telah menyukainya.
Renata kesal karena Rey telah membuatnya cemburu bahkan dia harus menahannya karena tidak ingin terjadi sesuatu.
Semua Kepala Perusahaan sudah berkumpul dan membicarakan Kerja sama , Gladys menyuruh Papanya agar memberikan 90% sahamnya untuk memenangkan Tender bersama Rey .
Rey sangat senang karena Galang telah masuk dengan mulus ke dalam Perangkap nya.
Rey memilih Perusahaan Beakos untuk kerja sama .
Agar Rencananya tidak diketahui Gladys maupun Galang , Rey membuat Rencana agar Perusahaan yang sakit hati karena Galang untuk membalasnya .
Sepertinya Harta dan Perusahaan milik Keluarga Renata yang telah di rebut Galang akan kembali .
Rey membuat Rencana agar dirinya tidak terlibat di dalam Penghancuran Galang karena Perusahaan Lainnya juga begitu ingin melihat Galang Hancur se Hancur - hancurnya.
Setelah selesai Pertemuan Renata menghadap Rey dan memberikan hasil pembahasannya .
Rey meminta untuk di koreksi kembali dan semakin membuatnya terlihat kesal .
Gladys datang dan langsung memeluk Rey di depan Renata.
Batin Renata (" Apa - apa'an ini...!? Gladys mulai berani ... Rey ...bahkan eloo hanya diam aja..!? Ternyata Lo busuk Rey....!! gue kecewa..!?")
Renata pergi tanpa berpamitan , Rey merasakan adanya kecemburuan terhadap Gladys .
Renata melampiaskan Amarahnya kepada Fina karena merasa sangat Kesal.
" Lo napa sih Ren... marah- marah ga jelas...pake Nyolot lagi...!? hadeuh ...lo Patah hati yaa..!?"
" Diem....!?"
Kevin menghampiri mereka di Kantin dan Renata melihat Kevin seperti melihat Rey , Renata memeluknya membuat Fina dan yang lainnya memperhatikan tingkah Renata.
" Mereka ..balikan...!? aahh enggak mungkin...!?"
Fina memanggil Renata dan Ternyata Rey juga melihat Renata yang memeluk Kevin .
Renata tersadar jika dirinya telah melakukan hal yang membuatnya malu.
Fina memarahi Renata tiada Henti - henti dan membawanya ke Ruang Kerja meninggalkan Kevin yang terlihat Bingung oleh mereka .
" Fin... gue...!? gue ga sadar...!? gue kesell ...kesell banget sama Rey....!? gue terbayang - bayang saat Gladys memeluk Rey... bahkan tadi gue rasa seperti memeluk Rey..!?"
" Hadeuhh.. Renata...!? dia itu Kevin... dan Lo tau ... Rey juga melihat...!?"
" Rey ..melihat..!? yaa...bagus...!"!
" Apa yang bagus...!? lo ga waras yaa ...!?"
" Uda deh jangan dibahas lagi...!?"
" Pasti si Kevin menganggap lo Uda maaf-in dia ,.dan ....yaa ...balikan ..!?"
" Dihh... amit - amit...!! enggak...!!"
" Jadi Lo cembokor yaa sama Gladys...!?"
" Kerja ..!? entar dia marah ..!? ikutin aturan ...jangan sampai Tidak mengikuti aturan ...Silahkan pergi jika tidak ingin mengikuti aturan ..!!"
Renata berkata seperti itu ternyata di belakangnya ada Rey yang memperhatikan bicaranya.
Fina sudah memberi tahu Renata namun diabaikan .
" Kalian membicarakan saya...!? "
" Ahh...Enggak Bos ..!? anu... itu Renata lagi Galau karena Cemburu...!?"
" Fina....!? apa sih..!?"
" Saya tidak mau tau... cepat kalian pergi ke atas Raapikan Ruang Baca saya ...!? dan ingat tidak boleh Pulang sebelum selesai..!? Ngerti...!!!!"
" Ngerti ...ngerti Bos..!?"
Rey sangat Disipilin ketika di Kantor berbeda lagi jika berada di Luar Kantor .
" Ren... Lo sih...!? padahal gue pengen cepat - cepat pulang jenguk Ayah...!?"
" Lo jenguk Ayah Lo...!? biar gue yang menyelesaikan ini...!? ini juga karena salah gue...!?"
" Gue bantu Lo lah ... entar kalo hampir selesai ... lo lakukan sendiri ya.. lo jangan nyusul gue ke RS ..!? "
" iyaa..!? Ayoo... Segera rapikan...!?"
Mereka merapikan Ruang Baca Rey yang terlihat berantakan dan sepertinya memang di sengaja karena Rey Tipikal orang yang Sangat Rapi tidak suka berantakan .
Jam Kerja sudah lewat , Fina berpamitan untuk segera pulang menjenguk Ayahnya di RS .
Tinggal Renata sendirian yang terlihat Lelah sambil ngomel- ngomel sendiri.
Semua orang telah pulang , Rey mengerjai Renata dengan menakut - nakuti nya .
" Hah.... Mati...Kenapa mati Lampu...!? duhh... jdi merinding ...!? "
Renata berjalan sambil meraba - raba mencari tembok tidak disangka dia meraba - raba Seseorang dan berteriak sekencang - kencangnya.
Rey menutupi Mulut Renata.
" Berisik...!??"
" Rey...!? Lo....!? dasar busuk lo...!? lo sengaja kan...!?"
" Kalo iya... kenapa...!?"
__ADS_1
" Lo keterlaluan..!?"
" Kenapa...!! Lo cemburu ...ngeliat Gladys meluk Gue...!! Hmm... apa lo juga mau meluk Gue..!?"
Rey Mendekati Renata .
" Hidupkan Lampu nya .!? Lo jangan macem - macem .. jangan sentuh Gue...!? gue kecewa sama Lo ..!?"
" Renata...!! dia yang memeluk ... bukan Gue...!! Gue tau, ..kalo Lo cemburu .... karena Lo selama ini mencintai Gue kan ...!"?
" Mencintai katamu....!? PD banget .. Gue kesel karena lo tidak menganggap Gue sebagai Istri Lo ..!? Bahkan Lo memuja - muja dia didepan Gue ...!? Yaa... yaa... Lo siksa Gue ,. dan Lo manjakan dia... lalu apa kalo bukan Selingkuh...!? "
" Ohh Iya...!? apa Lo lupa tadi meluk siapa...!? Enak yaa meluk Mantan... apa sedang dalam Perbaikan untuk Balik...!? Lo pikir yang salah itu cuma gue ... lo bilang gue ga nganggep Lo.. Pikir baik - baik . !? Gue ga pernah minta Gladys untuk mendekat bahkan Memeluk ....!? kalo untuk memuji itu ada hal Lain.. dan bukan maksutku untuk menyiksa Lo...!?"
" Tadinya gue menaruh hati .... Ya... memang....!? tapi karena gue Kecewa ... jdi tidak akan mungkin mengulangi Perasaan untuk yang kedua kalinya...!? "
" Maksut Lo apa ..!? Gue tidak Selingkuh...!! Seperti Kevin...!? Apakah Lo tidak bisa membedakan...!?"
" Diam ..!? Kalian sama saja...!? GUE BENCI HAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN GLADYS ...!! jangan harap lo bisa mengambil hati gue lagi...!? mulai saat ini ... Gue tidak akan Jatuh Cinta kepada Lo...!?!?"
" Lo mau apa... sebelum lo marah dan membuat penyesalan ... pikirkanlah dulu...!?"
" Rey... Gue mau tanya sama Lo...!? Lo ga pernah mengungkapkan Perasaan pada Gue...!! lo hanya manfaatin gue aja kan... !! Lo sok Peduli , Dan Lo sok menganggap Gue istri padahal Di belakang lo ada main sama Gladys ..!?"
" Renata... Lo Salah paham...!! Tolong jangan Egois dulu .. oke ..tenang kan lah dirimu "( memeluk Renata)
Renata mendorong Rey namun Rey semakin Erat memeluknya akibatnya Renata menampar Rey dengan Keras .
Rey merasa Perlakuan Renata sudah berlebihan .
" Oke...!!! Terserah Lo...!? mau ngapain...!? Puas sekarang ...!? Gue Pergi ...!? "
Rey pergi dari Hadapan Renata karena sudah mulai emosi karena Renata telah menyakiti dengan sebuah Tamparan.
Renata menahan Amarah entah mengapa Hatinya begitu hancur ketika melihat Gladys memeluk Rey di depannya .
Dia juga merasa apakah terlalu egois dan telah menyakiti Rey.
" Kenapa gue tadi Menamparnya ..!? Apakah gue ..?? aahhh ...!? Kenapa Hari ini Gue merasa Sangat Egois dengan menyakiti Rey ..!? Tapi ini semua karena Dia gak bisa jaga Perasaan gue ..!? dia gak pernah Pekaa ..!? Gue juga benci sama Lo Rey tapi kenyataannya Gue mencintai Lo .. entah sejak Kapan Rasa ini dimulai ..!?"
Renata pergi menyusul Fina ke RS Karena tidak mungkin untuknya Pulang ke Rumah dan bertemu Rey.
Sedangkan Rey merasa Khawatir karena Sudah Larut malam namun Renata tidak balik Ke rumah .
Dia memilih untuk mencarinya di Kantor namun tidak ada , Dia pergi ke RS karena pasti Renata ada disana.
Rey mengawasi Renata dari jauh hingga ketiduran di RS .
Mata Renata bengkak akibat nangis yang tak kunjung berhenti .
Fina mengatakan Jika Renata terlalu mendramatisi hubungannya dengan Rey.
" Fin... Gue capek ...!? Gue ga mau kerja lagi...!?"
" Lah... Lo...gimana sih..!? katanya Lo mau belikan Rumah Buat orang Tua Lo... mana Renata yang dulu penuh semangat... hah..!? Hanya Karena Cemburu ..lo lebay banget...!?"
" Lo ...!? awas aja yaa kalo suatu saat merasakan apa yang gue rasakan saat ini..!?"
" ihhh Lo tega banget..!? nyumpahin gue begitu...!?"
" Lebih baik Lo diem....!!"
" Sebaiknya Kisah Cinta diantara Kalian harus diperjelas... Gue tau kalian ini Saling Mencintai..!? gausa lah cemburu - cemburuan...!?"
" Ihhh Lo ga ngerti ..!? ahh Gue laper...!? "
" Tunggu sini... jangan kemana - mana ...!? nambah - nambahin beban si Lo Ren....Untung gue Sahabat Lo yang baik...!?"
" Ahh Kalo lo keberatan ... gausa bilang kalo lo sahabat Baik...!?"
Fina pergi membeli makanan dan tak disangka dia melihat Rey tertidur lelap di Koridor rumah sakit .
Batin fina (" Astaga ... Rey ....Itu bener Rey kan... ngapain yaa... ahhh jangan - jangan Dia khawatir sama Renata makanya ngikuti sampek sini...!? aku dekati dulu ahh....!? Hhah ya ampun ini bener si Rey... What ....Pipinya memar ...!? Apa dia habis berantem ...duhh Pipinya sayang banget...!?")
Rey bangun dan melihat Fina yang telah memperhatikannya.
" Apa yang kamu lihat..!?"
" Eennggak...!? itu Boss... Ee.. Bos kok bisa ada disini...!!"
" Gue sakit ...!?" ( Pergi )
" Ahh ... Saa....Sakit ...ehh malah Pergi ...!? kebiasaan..!? Rey Sakit....!? apa Dia bener - bener berantem ...tapi sama siapa...!? "
Setelah membeli makanan Fina kembali dan melihat Dokter Satriya mengobrol dengan Renata.
" Aduhh... Renata ...Renata....!? katanya males deket-deket dengan Satriya ...tapi sekarang kayaknya Flascback deh..!? "
Fina menghampiri Renata dan Dokter Satriya .
"Ehh Fina sudah datang....!!"
" Nih ...makan...!? Gue mau mandi... terus kerja...!? Lo mau kerja apa enggak...!?"
" Gue izin...!?"
" Yaa ,.Oke...!?"
" Kenapa Ren...!? izin kemana...!?" ( Satriya Penasaran)
" Yaa.. aku enggak enak Badan....!?"
" Kamu habis menangis yaa.. mata kamu bengkak...!?"
" Ini Gara - gara si Fina...!? Aku enggak nangis kok...!?"
" Baiklah ,.. kalian makan saja ...aku mau bertugas..!!"
Ketika Satriya Pergi untuk bertugas , Fina langsung nyerocos.
" Lo ya Ren... Kenapa ..sih...!! Lo selalu melibatkan Gue ...padahal gue yaa gatau apa- apa..!!".
" Kan lo bilang... lo adalah sahabat gue yang baik...!? "
" Renata ... coba tebak tadi gue ketemu siapa...!"?
" Mantan Lo kali...!?"
" Ahh... Gue ketemu Laki Lo tidur di Kursi depan RS ...!? gila.. Pipi mulusnya memar kasian banget...!? Dia kenapa yaa Ren...!!"
Renata tersedak karena mendengar Fina mengatakan jika Pipi Rey memar.
Renata langsung pergi tanpa pamit membuat Fina merasakan kebingungan.
" Loh...lohh...!? Ehh Ren... Lo mau kemana...!?"
" Gue mau pulang...!?"
" Hadeuh...!? Dia itu sok Kecewa lah... sok Patah hati lah... nyata nya denger lakinya memar ehh Pergi...!? ini nih yang dikatakan Munafikun.... Rena ..Rena... !?"
Renata segera pergi ke rumah untuk melihat Keadaan Rey karena merasa khawatir .
Renata sampai di rumah dan pergi ke kamar untuk menemukan Rey.
dan Rey telah bersiap - siap untuk Sarapan namun Begitu terkejut melihat Renata yang tiba - tiba datang .
__ADS_1
" Renata...!?"
" Rey... ( Mendekati Rey ) Lo... Mmm....Maafin Gue...!? karena ke egoisan ini ... Lo jadi kenak pukul ...!? Gue bener - bener menyesal...!?"
" Masalahnya uda selesai jangan di ungkit lagi...!? Lo mau kerja...!?"
" Males...!! Gue malu..!? mata gue ..!? "
" Kenapa... Lo menangisi gue semalaman. ..!? Lo takut kan berpisah dengan Gue...!? ehmm... sok sok ga mau jatuh Cinta lagi...!?"
" Rey... Lo ga punya Perasaan yaa... gue tadi makan ...pas Fina bilang Pipi Lo memar ...gue Tinggal Makannya ...Gue khawatir...!? tapi lo jangan Kepedean , Gara- gara Lo nih gue gak jadi makan ..!? Sial..!?"
" Kata - kata Terakhir nya ga enakin banget...!?"
" Lo ,.. mau ke Kantor ...!?"
" Enggak...!? gue disini akan meminta Pertanggung jawaban Lo atas kememaran ini...!?"
" Baiklah.. sini gue kasih Obat Oles penghilang Memar ..!?"
" Tumben Baik... !?"
" Jangan buat gue naik Darah...!?"
" Ren ..Lo Ga bisa lebih lembut dikit...!?"
" Iyaa... iya...!? "
" Lo Manis banget sih... kalo dilihat dari deket gini...!?"
" Gausa Rayu - Rayu...!? ga mempan..!?"
" Hahhh... Gue muji Gladys Lo marah....sekarang gue muji Lo... Marah juga..!? "
Tiba - Tiba Renata mencium Pipi Rey dengan lembut.
Setelah Mencium Pipi Rey , Renata pergi karena Malu .
" Gue Gerah...!? mau renang...!!"
" Renang ..!? Masa pake baju seperti itu..!?"
Renata menjadi Salah Tingkah Karena Rey membuatnya tidak bisa berkata apa - apa.
Renata pergi ke Kolam Renang tapi tidak berenang karena belum ganti baju Renang.
Rey mendekati Renata yang tepat dipinggir kolam Lalu mencipratkan air .
Renata membalas nya dan akhirnya saling menyiram hingga Renata mendorong Rey ke Kolam Renang , Rey pun membalas Renata untuk menariknya agar masuk kedalam Kolam.
Mama Rey melihat ke mesra.an mereka hingga mengatakan pada Papa Rey jika dia telah berhasil menyatukan mereka .
Rey sesekali memeluk Renata di dalam Kolam , Renata terlihat sungkan dan memandang ke arah mata Rey yang penuh Cinta .
" Ya Ampun... Kalian ini ...!? So sweet...!?"
" Mama...!? ( Kompak )"
Rey melepaskan Pelukannya karena malu tertangkap basah sedang bermesraan .
Renata ganti baju dan memilih untuk beristirahat di kamar.
Sedangkan Rey masih berada di Kolam Renang .
" Den... Kalo Renang jangan Pake Sweater ...!? ga seperti biasanya den...!!"
" Tadi Gerah aja bi...!? "
" Kan bisa ganti baju ..!?"
Pembantu Rey cengar - cengir melihat Rey yang sedang berenang menggunakan Pakaian Kantor.
Rey pergi ke kamar untuk mengganti baju .
Renata telah menyiapkan Baju ganti untuk Rey.
" Ren.. Lo pegang Cd gue ..!? "
" Kalo emang iya kenapa...!? lagian Lo suami gue...!? emang ada larangan nya...!?"
" Kalo begitu lo sudah mulai menantang ...!?"
" Maksut Lo...!?"
" Lo pegang - pegang ****** ***** gue ..seakan - akan lo bener - bener Istri gue..!?"
" Lah.. jadi selama ini .. gue bukan Istri Lo... tiap hari tidur di samping lo ..ini apa namanya..!?"
" Yaa.. Seharusnya kalo Lo bener - bener Istri Gue...!? Yaa. . Lo harus sadar diri...!?"
" Gue sadar...!?"
" Sudah Siap jadi Ibu...!?"
" Rey....!? Napa lo jadi Mikir kesana...!! Rey.. Lo jangan macem - macem yaa...!? gue tampar lagi ..mau...!?"
" Katanya Gue suami Lo...!?"
" Yaa.. Iyaa...!? Tapi...!?
" Dimana - mana menjadi seorang Istri itu harus Siap Lahir dan Batin...!? Nah Lo belum Apa - apa sudah Galak...!!"
" Gue akan memberikan semuanya jika Lo mengatakan pada Seluruh Dunia kalo lo Mencintai Gue . ..akan Menjaga Gue selamanya..!? gimana...!?
" Lo Uda siap jadi bahan Pembicaraan Seluruh Kantor...!? "
" Yaa.. Mau gimana lagi...!? Gue ga mau kerja kalo ada Gladys di sisi Lo...!?"
" Oke...!! Gue akan ganti Ruangan yang agak jauh dari Ruangannya biar Lo ga cemburu buta..!? kalo lagi cemburu Galak kek Singa ..!?"
" Kenapa banyak Bicara...!!?"
Rey mendekati Renata dengan Tatapan yang Tajam seakan - akan seperti Singa yang akan memangsa .
" Ehh...ehhh Stop... Gue lempar bantal ini yaa...!? Rey... Lo demen banget bikin gue takut...!?"
" Renata..!? Gue pikir - pikir lagi...!? Takdir memang sengaja menyatukan kita .. mulai dari Kuliah ...Kerja lo ngintil mulu ...ehh ternyata tanpa sengaja Gue nikahi Lo..!? "
" Enak aja ..ngintilin Lo..!? Lo jangan mikir kemana.. mana yaa... Lagian Lo seperti gak ada Kesengajaan nikahin gue ...!?"
" Apa ..!? udalah jangan bahas itu ..??"
" Lo ga pergi ke Kantor ..!?"
" Enggak ..!? "
" Terus Ngapain lo disini ..!?"
" Terserah gue ..!? gue adalah Bos ..!?"
" Yaa.. yaa ..!? Gue Lupa kalo lo Bos ..!? Beraninya Gue menampar seorang Bos... wkwkwk ..hebat kan gue ..!?"
__ADS_1
" Ini bukan Lelucon...!?"