Kenyataan Cinta

Kenyataan Cinta
Episode 24


__ADS_3

Rey ingin menyusul Renata ke rumah Mertuanya namun ternyata ada acara dadakan yg harus dihadiri.


Fina dan Renata masih menikmati suasana Pemandangan Pantai .


secara kebetulan Acara Rey saat ini berada di Villa dekat Pantai .


Renata dan Fina menikmati Angin sepoi-sepoi Laut yg begitu menenangkan.


Matahari sudah mulai terbenam namun mereka masih belum pulang.


" Fin... pulang yuk ..!? " .


" Nanggung Ren... tunggu lah ..!? nanti kita beli jagung bakar ..!?".


" Ahh.. Belum mandi nih...!?".


" Oh iya Hp gue pasti ketinggalan lagi...!?".


Nino dan Rey akan segera pulang namun ketika akan menuju Parkiran tiba-tiba melihat Fina yg berboncengan dengan Renata.


Rey mengucek kedua matanya apakah benar itu mereka .


" Jika benar itu mereka.... yg benar saja... mereka pulang malam-malam pakek motor apalagi si Renata phobia sama preman ..??" batin Rey.


" Bos.. ayo masuklah...!? mengapa masih ngelamun...!?".


Sebelum terjadi hal yg buruk Rey segera memastikan jika itu memang mereka .


" Ayo ngebut ..!?".


" hah..??".


" Lo gak denger...!?".


" B.bbbaik...!?".


Ninopun tak sengaja melihat Fina sedang berada dipinggir jalan.


" Fina...!? ".


Rey melihat ke arah kanan jalan dan ternyata memang Fina yg sedang membeli jagung bakar .


Rey meminta Nino untuk menghentikan mobilnya dan segera turun.


Fina langsung terbelalak ketika melihat Rey menuju ke arah dirinya .


" Itu kan Rey..!? mati deh...!?" batin Fina.


" Fina...?? Ngapain disini malam-malam..!? bahaya lo ...!?". Ujar Nino.


" Ahh.. itu tadi pengen jagung bakar...!?".


" Mana Renata..?? seharusnya ada sama Lo...!?". Sambung Rey.


" Itu... aaahh.. Renata masih nyari Toilet...!?".


" Apa...!?".


Rey segera mencarinya agar tidak terjadi sesuatu dengannya dan tanpa terduga dia bertemu dengan Maya .


" Rey...!? kau disini juga...!?".


" Maya ,. kenapa bisa ada disini...!?".


Mereka berbincang sebentar namun Rey sudah terlihat gelisah karena menghawatirkan Renata .


" Hmm.. Rey kamu sedang mencari seseorang ya..!? kulihat kamu sedang bingung..!?".


" Aku mau pergi dulu...!?".


" Rey...tunggu ..!? kenapa seceparlt itu meninggalkan aku lagi...!?". Maya memegang Tangan Rey .


Renata menyaksikan langsung dengan Kedua matanya.

__ADS_1


Begitu cemburunya Renata hingga dia menghampiri keduanya.


" Ehmm... Mesrahnya..!? apa ini yg dibilang ada acara dadakan...!? ohh lupakan...!? maaf Bos Rey... saya ikut campur...!?".


Rey masih terdiam begitupun juga dengan Maya .


Renata langsung pergi meninggalkan mereka seperti tidak terjadi apa-apa.


" Lepaskan tangan gue..!? barusan adalah Istri gue may...!? gue harap lo jangan ganggu kehidupan gue lagi...!?".


Maya mematung melihat kepergian Pujaan hatinya.


Renata menghampiri Fina bahkan disana ada Nino .


Fina melihat Renata sepertinya telah terjadi sesuatu dengannya.


" Ren.. jagung bakarnya udah mateng nih...!?".


" Kita pulang aja yuk Fin... gue pengen pulang... ayo Fin...!?".


" Ladybos... sudah ketemu BigBos...!?".


" Enggak...!? Ayo Fin...!? gue mau mandi..!?".


Renata memberi Isyarat kepada Fina jika mereka harus pergi saat ini sebelum Rey datang.


Fina langsung Tancap gas dan ngebut .


" eeehh kalian... kenapa malah pergi...!? jagung bakarnya ditinggal lagi...!?".


" Mas ,. Bayar dulu jangan Pergi dulu...!?".


" Iyaa...iyaa.. lagian siapa yg mau kabur..!? Cuma Jagung aja... !?".


Rey menghampiri Nino dan mengatakan Dimana mereka.


" Loh bos.. jadi kalian sudah bertemu...!? ohh pantes Renata langsung ngajak pergi .!? ngebut lagi...!?"


" Ayo cepat kejar mereka...!?".


" Loh Ren... Tumben... ga beritahu mama dulu ..!? kenapa itu muka ditekuk begitu...!?".


" Maa.. aku mau mandi...!?".


Renata pergi ke kemarnya dan mengunci rapat-rapat agar Rey tidak bisa masuk ketika menyusulnya.


Rey masih melihat Kanan Kiri jalan namun tidak menemukan mereka.


" Fina itu bos memang Paling Jago kebut pake Motor...!? ".


" Ayo pergi ke rumah Mama mertua...!? pasti dia ada disana..??".


" Sebenarnya ada apa bos..!?".


" Bukan Urusan Lo.. lebih baik diamlah...!?".


Nino fokus untuk menyetir mobilnya hingga sampai di rumah Keluarga Renata.


Rey segera turun dan menyusul Renata yg salah paham dengannya.


" Loh... Nak Rey...!? ".


" Selamat malam maa..!?".


Mama Renata tidak mengerti dengan apa yg telah terjadi diantara mereka.


saat Rey ingin membuka Pintu kamar namun sudah terkunci.


" Ren.. Buka Pintunya...!?".


Renata dengar namun Pura-pura tidak mendengarkan.


" Kalo ga dibukakin , gue dobrak sekalian...!? Ren plis.. dengerin penjelasan gue...!?".

__ADS_1


Rey memohon kepada Renata namun tidak ada tanda-tanda Dia membuka Kamarnya.


Orang Tua Renata mengetahui jika diantara mereka telah terjadi sesuatu.


" Nak , Rey ..!? ada apa dengan Kalian..!?".


" Mama... Dia salah paham ma...!?".


" Renata ... buka pintunya...!? kalo tidak dibuka mama marah ..!? mama tidak akan berbicara lagi denganmu...!? Renata...!?".


" Renata ... Keluarlah...!? jangan seperti anak Kecil ... Papa dan mamamu sangat kecewa..!? Renata kami tidak seperti itu...!?".


Renata membuka Pintu Kamar nya dan mengatakan jika tidak ada yg terjadi pada dirinya dan Rey.


" Kalian ini apa sih...!? orang lagi Pup kok ..!? main gedor - gedor pintu ..!? ".


" Nak,. Rey Cepatlah masuk ke dalam ...selesaikan Urusan kalian...!?".


Begitu Rey masuk dan Renatapun masuk pintu kamar dikunci rapat.


Rey menatap Renata dengan Intens.


Rey mendekati Renata yg tak ingin berbicara.


" Kita perlu bicara...!?".


" Emang saat ini Lo ga bicara... yg benar saja...!?".


" Renata ... yg lo liat tadi ga seperti yg dipikirin lo...!? Lo salah paham tentang Maya...!?".


" Ohh.. membela...!? ga kaget kok...!?".


Rey sudah tak tahan lagi dengan sikap Renata kepadanya.


Mereka saling membuang muka dan membisu seperti patung.


Renata masih tetap kuat mempertahankan ke egoisannya sedangkan Rey tidak enak hati karena bagaimanapun juga dia tak bisa menepis Sikap maya kepadanya.


" Oke..!? gue salah...!? semua salah gue ..!? ".


Renata masih tetap diam tidak menghiraukan perkataan Rey.


" Renata ...?? jangan egois... sejauh ini kita tak pernah begini...!? gue minta maaf ..!? ".


Karena Renata tetap diam Rey menghampirinya dan memeluk.


" Gue tau lo cemburu... dan lo bener kok ..!? lo begini karena lo cinta sama gue...!?".


" Gila percaya diri amat..!?".


" Setidaknya Lo mau ngomong...!? gue seneng banget ..!?".


Rey memegang Dagu Renata menghadapkannya ke arah wajahnya dan akhirnya terjadilah saling bertatap wajah yg penuh makna.


Renata tak sanggup menatap Rey karena tak bisa berbohong atas Perasaannya.


" Maafkan semua kesalahan gue ..!? tak akan pernah lagi Gue menyakiti Perasaan lo...!?".


" Lo bohong...!? ".


" Mau dibuktikan....!?".


Renata tidak mudah untuk percaya begitu saja terhadap Rey.


Namun Rey melakukan Hal yg sangat mengejutkan Renata.


" Apa sih..!? tatapan lo ga ngenakin ...!!".


Rey terus menatap Renata tiada henti hingga memeluknya begitu erat.


" Apakah dimataku ada sebuah kebohongan dan kemunafikan hingga begitu susahnya mempercayaiku...!? aku begitu tersiksa ...aku tidak ingin lagi selalu selisih paham denganmu...!? Aku Ingin memulai dengan baik Kisah Cinta Kita...!? apakah kamu meragukanku...!?".


" Bahasanya begitu tulus dan ga kasar ??." Batin Renata.

__ADS_1


Renata membalas Pelukan Rey dan mereka telah berbaikan.


3 tahun Kemudian.


__ADS_2