KEPINCUT CINTA DUDA TAMPAN

KEPINCUT CINTA DUDA TAMPAN
Percaya Diri Tingkat Dewa


__ADS_3

( dasar si Selvi kepedean banget kalau Melvin suka sama dia ya kan guys, hihihi canda author, kita lanjut ceritanya ya guys)


beberapa menit kemudian panggilan di angkat oleh Wulan


"selvi calling"


" ngapain nih bocah nelpon gue" kata Dinda dalam hatinya dan akhirnya mengangkat panggilan itu


" halo"


"........ "


" lah terus? "


"......"


" ye lo jangan pede banget deh ah, nanti kalau tuan Melvin tau dan dia mengatakan kalau dia ngak suka sama lo gimana"


"......"


" iya , iya udah gue tutup ya, soalnya lagi jam kerja nih, nanti kita lanjutkan bahasnya"


"......."


tuuuttt


panggilan pun berakhir


" ada - ada ajah tu bocah bahas masalah kayak gini malah di jam kerja lagi , apa ngak bisa di bahas nanti saja ya" kata Dinda sambil mengelengkan kepala pusing melihat tingkah teman barunya yang ajaib itu.


Selvi POV


setelah tuan Melvin menanyakan aku punya pacar atau tidak, aku langsung menelpon sahabat baikku Dinda ya Dinda sudah ku anggap sabahat karena dia yang mengerti aku, berhubung hati ku tak tenang di tanya seperti itu oleh tuan Melvin yang terkenal playboy itu, aku memutuskan menelpon Dinda.


" ya halo lan, lo tau ngak tuan Melvin tadi nanya sama gue punya pacar pa ngaknya"


"........."


" lo tau kan tuan Melvin itu playboy, gue takut dia suka sama gue"


".........."


" ye loe kayak gitu sih, lo tau sendiri kan kalau gue itu cantik dan udah banyak yang muji gue itu cantik kok"


" iya deh, bye"


"tuuuttt"


setelah sambungan terputus , aku melanjutkan kerjaanku yang tertunda tadi ya walaupun dalam suasana hati yang tidak begitu terlalu tenang tapi setidaknya sedikit berkurang.


...****************...


Malam harinya di mansion nan megah milik keluarga Anderson tepatnya di ruang kerja Johan. Melvin dan Johan yang lagi membahas permasalahan calon istri untuk Johan.


" tuan bagaimana untuk calon istri pura - pura tuan nona Selvi saja "


" jangan ngaco kamu, perempuan yang kamu kenalkan sama saya saja sudah menghina saya, apalagi wanita berkarir seperti Selvi"


" benarkah tuan, kalau gitu saya minta maaf tuan, tapi untuk nona Selvi kita coba dulu tuan, menurut saya nona Selvi kandidat yang cocok tuan tuan, karena tuan memilih istri kontrak artinya istri yang bekerja pada tuan, bukan konteks istri yang sebenarnya tuan"


" boleh juga saran dari Melvin" kata Johan dalam hatinya yang nampak berpikir menimbang perkataan dari Melvin asistennya itu


" ok deh, kamu atur ajah ya"


" baik tuan"


Setelah permasalahan itu sedikit terpecahkan , selanjutnya mereka berdua membahas masalah pekerjaan lagi.

__ADS_1


...****************...


Sedangkan di sisi lain , Selvi dan Dinda berbincang - bincang tentang apa yang di alami Selvi


" lan menurut lo tuan Melvin itu suka ngak sama gue"


" kok lo kayak orang kegeeran sih, baru ajah di tanya kayak gitu, sampai sekarang lo masih kepikiran itu terus, menurut gue ni ye udah loe lupakan deh, orang kagak penting juga, ingat jangan buat diri lo stres, ini ye kita tu udah banyak banget tugas kantor"


"benar juga ya kata si Dinda ngapain gue kayak gini ya, apa jangan - jangan gue udah lama jomblo kali ya, makanya sekali di tanya cowok cakep ya responnya kayak gini" kata Selvi dalam hati setelah menimbang perkataan Dinda sahabatnya tadi.


( hu dasar si Selvi ya guys pede nya ngak ketulungan ya guys🤭, canda author, kita lanjut ya guys)


" iya lan, makasih atas nasehatnya lan"


" sama - sama, itu lah guna sahabat"


Akhirnya mereka berpelukan seberti teletubies ya guys😁🤭


usai drama itu Selvi dan Dinda pun mengistirahatkan badan mereka supaya fix saat kerja besok.


...****************...


Keesokan harinya Gista masih melakukan aktifitas seperti biasa, pergi bekerja ke kantor peternakan milik papanya.


saat mau pergi ke kantor


" yaelah Gista, lo kenapa ngelamun mulu sih, ntar cantik- cantik stress lo" kata Selvi sang kakak.


"aku gak apa- apa kok kak, cuman lagi kurang semangat aja" ungkap Gista lesu,


"mending kita makan yuk, udah mau masuk nih, ntar kakak telat loh" mereka sarapan pagi seperti biasa, tidak ada yang istimewa hanya mengobrol seperti wanita pada umumnya.


...****************...


Sesampainya Selvi di perusahaan Anderson company, dia di minta untuk langsung ruangan CEO untuk membahas masalah yang penting.


" jadi begini nona, tuan Johan meminta anda untuk menjadi calon istri pura - pura tuan Johan" kata Melvin pada Selvi


" turunkan nada suara anda nona" jawab Melvin


" maaf tuan, soalnya saya kaget tuan" jawab Selvi


sedangkan Johan jangan di tanya lagi , raut wajahnya datar di tambah mengeluarkan aura kemarahan atas teriakan yang di lakukan sekretarisnya itu.


" jadi apa anda bersedia menjadi calon istri pura - pura tuan Johan nona?" tanya Melvi pada Selvi


" maaf tuan, kenapa harus saya ya tuan" tanya balik Selvi


" karena tuan Johan yang memilih anda nona" jawab Melvin sedikit berbohong, di dalam hatinya menurutuki perkataannya kepada Selvi


Johan yang jenuh dengan pertikaian antara Selvi dan Melvin akhirnya angkat bicara.


" anda cukup menjawab pertanyaan Melvin tadi nona" kata Sean


" baik tuan"


" jadi" kata Johan menaikkan sebelah alisnya ke atas sambil menunggu jawaban dari Selvi.


" sa saya ti tidak ber bersedia tuan " jawab Selvi dengan nada gemetar karena takut dengan aura yang di keluarkan Johan.


" silakan tinggalkan perusahaan ini" jawab Johan dengan nada santai.


" jadi saya di pecat tuan"


" hmmm"


" jangan pecat saya tuan, saya mohon tuan"

__ADS_1


" kalau begitu kamu harus bersedia menjadi calon istri pura - pura saya"


" tapi tuan"


" tidak ada tapian, karena ini termasuk ke dalam kerjaan kamu"


" baik tuan" jawab Selvi , sedangkan dalam hatinya mengerutu " apa - apaan sih ni bos, main maksa ajah"


" kamu mau nyumpain saya dalam hati mu ya" kata Johan yang menangkap raut wajah Selvi seperti menyumpahinya dalam hati.


" tidak tuan"


" bagus"


" ya tuan, kalau begitu saya permisi tuan"


" tunggu, nanti malam saya akan bawah kamu menemui orang tua saya"


" secepat itu tuan"


" ya, karena saya tidak memiliki banyak waktu"


" baik tuan"


setelah Selvi meninggalkan ruangan itu Johan memberikan tugas kepada asistennya itu.


" Vin kamu belikan baju terbaik di butik terkenal di kota ini untuk Selvi ya dan bawah dia ke salon terkenal"


" baik tuan, kalau begitu saya permisi tuan"


" hmmm"


Melvin berlalu meninggalkan ruangan itu


Siang harinya Melvin mengajak Selvi ke sebuah butik terkenal di kota alias butik langganan keluarga Anderson


" silakan masuk tuan dan nona" sapa sang penjaga butik dengan ramah


" tolong carikan pakaian terbaik untuk wanita ini " kata Melvin.


" baik tuan"


setelah beberapa menit Selvi pun keluar dari ruang ganti baju dengan menggunakan dress putih


Melvin yang melihat Selvi keluar dari ruang ganti baju terpesona dengan penampilan Selvi.


" wah sungguh cantik" kata Melvin dalam hati dengan mulut menganga.


" bagaimana penampilan saya tuan?" tanya Selvi pada Melvin


" anda cantik nona" jawab Melvin apa adanya


" terima kasih tuan" jawab Selvi tersipu malu dengan pipi merah merona


" bungkus semua pakaian yang sesuai dengan tubuh nona ini" kata Melvin pada pegawai butik tersebut


" baik tuan"


setelah mereka memilih baju yang cocok untuk Selvi, selanjutnya mereka menuju salon kecantikan


# bersambung


jangan lupa sedekahnya ya para reader


👇


Kasih like,coment, hadiah, dukungan, dan votenya ya para pembaca ter the bast. Biar Author semangat untuk nulisnya ceritanya

__ADS_1


Terima kasih🙏🙏


Jangan lupa follow ig Author @selvi_julianengsih


__ADS_2