
tak terasa sudah sebulan Shakira di rawat di rumah sakit,dan kondisinya juga semakin membaik sekarang.
bahkan dokter juga mengatakan jika emosional dari Shakira sudah normal.
itulah kenapa mereka memutuskan untuk pulang, dan sebisa mungkin menjauhkan wanita itu dari keluarga Ibram.
sedang di rumah pria itu sudah sepi karena Lessa di ungsikan ke rumah orang tuanya.
bagaimana pun Ibram tak ingin istrinya itu kesepian karena kesibukannya yang membuatnya terus di luar rumah.
seperti hari ini, Lessa di jemput ayah Javis karena ibram yang sedang ada seminar di Mojokerto lebih tepatnya di sebuah hotel.
dan sudah tiga hari ini Lessa di antar jemput oleh keluarganya, karena kondisinya yang tak memungkinkan untuk membawa kendaraan sendiri.
"kamu butuh atau ingin beli sesuatu Lessa, kita bisa beli sebelum pulang," tawar ayah Javis.
"aku tak ingin makan apapun kecuali nasi tim buatan ayah,"
"baiklah putri kesayangan ayah, ayah akan membuatkan nasi tim kesukaan mu," kata ayah Javis.
"siap ayah," kata Lessa.
__ADS_1
sedang di hotel, Ibram benar-benar mengikuti seminar untuk peningkatan untuk kemajuan sekolah yang di pegang itu.
"pak Ibrahim, bagaimana kalau kita keluar untuk karaoke, lumayan mumpung disini dan para istri tak ikut," ajak salah satu kepala sekolah.
"maaf pak saya lebih baik melakukan panggilan video dengan istri saya karena saya tak akan bisa lama berjauhan dengan istri saya," jawab Ibram.
"aduh pak Ibram ini bucin ya," ledek salah satu orang.
"iya pak, maklum istri saya sedang hamil tua," jawab Ibram.
"oh iya saya pernah dengar, jika istri pak Ibram ini juga mengajar di sekolah ya, dan putri pertama dari pengusaha kaya ya," saut seorang pria.
"itu yang kaya orang tua kami, bukan kami, sudah saya pamit dulu ya pak, permisi..."
"ada apa nih bocah, tumben kok spam telpon begini," gumamnya.
dia pun menghubungi nomor ponsel saudaranya itu lagi, "assalamualaikum... ada apa bung,"
"waalaikum salam, aku hanya mau bilang jika hari ini atau besok kemungkinan besar Shakira akan pulang ke desa saat keluar dari rumah sakit, jadi aku mohon tingkatkan penjagaan mu, dan ingat jangan lukai Lessa," kata Satria.
"baiklah aku mengerti, lagi pula aku sekarang dan sementara tinggal di rumah mertua ku dulu," kata Ibram.
__ADS_1
"baiklah, tapi jangan lupa, siapa Shakira ya bung," kata satria sebelum mematikan ponselnya.
satria belum bisa pulang karena dia harus memastikan putrinya lebih sehat dulu untuk bisa lebih kuat saat di ajak perjalanan jauh.
Shakira dan rombongan keluarganya sampai di rumah mereka, dan terlihat semua saudara sudah datang.
mereka menyambut Shakira yang telah mengalami hal buruk, dan mereka berdoa bersama untuk kesembuhan Shakira.
karena gadis itu butuh waktu, sedang di rumah Lessa wamura itu sedang makan nasi tim kesukaannya
karena di tri semester terakhir ini, Lessa sangat sulit makan karena tak semua makanan bisa di terima di mulutnya.
Garra sedang membeli es krim di minimarket dan saat ingin mengambil es krim tapi bersamaan dengan seorang pemuda.
tapi saat melihat siapa pria yang berebut dengannya, Garra tak ingin menyerah.
"lepaskan..."
"makan saja, aku bisa membeli pabriknya," ketus Jefry yang merasa kesal.
dia pun pergi mengambil semua sosis kesukaannya, dan kemudian pergi membayar.
__ADS_1
kemudian dia meminta beberapa pegawai untuk mengambil es krim untuknya.