Kesabaran Hati

Kesabaran Hati
orang gila!!


__ADS_3

Jerry pun harus menutup telinga sampai beberapa saat, tapi yang dia dengar selanjutnya cukup membuatnya terkejut.


bagaimana tidak, dia mendengar suara *******, karena dia tak ingin ikut terkena dosa, dia meminta temannya Edo datang ke kelas.


pria itu lari dan sempat menyandung tong sampah di depan kelas, "ah sialan!!" maki pria itu keras.


"woi Jerry kamu di dalam kelas," panggil pemuda itu


otomatis dua pasangan itu panik dan mereka pun berusaha terlihat biasa, Jerry dengan santai keluar dari tempatnya duduk.


"wih... habis ngapain lu Joe,cip*k*n," kata Jerry yang keluar dengan santai.


Jonathan kaget, pasalnya dia dari tadi malah melakukan hal gila itu di dengar oleh Jerry.


semua mahasiswa di kampus tau jika Jerry itu alergi berdekatan dengan wanita.


"ah sialan!!" maki Joe.


Jerry dengan santai merangkul Edo dan mengajaknya untuk ke cafe di depan kampus, "eh kampret, ngapain sih tadi nyuruh gue ke kelas, untung tuh buku yang di bawa kakak mu gak melayang karena aku berisik tadi,"

__ADS_1


"maaf deh, itu emergency, ya kali aku harus lihat orang mau melakukan cocok tanam, ya najis gila.." kata Jerry.


"apa!!" kaget Jefry dan Edo.


"sudah gak usah kaget, bukankah itu bisa di sini, toh banyak ayam kampus juga, tapi yang ini bro lebih paten," kata Jerry yang membuat dua orang itu penasaran.


"memang siapa?"


"bayar sepuluh juta nanti aku kasih tau," kata Jerry tertawa.


sedang Joe yang merasa terancam pun bingung, karena jika Jerry ember maka habis sudah dia dan wanita yang tadi bermesraan dengan dirinya.


"eh Jefry ingat pesanan Mbak, jika lupa bisa habis kita di tangan kakak ipar," kata Jerry mengingatkan.


"iya iya aku tau kok,tenang saja," jawab Jefry.


"mumpung kita kumpul nih,kita mau melakukan kerja nyata di sekolah mana, aku belum ada referensi nih, satu grup ya kita," mohon Edo.


"tentu boleh, tapi kita kurang anak cewek nih, tapi cari yang sopan jangan ayam kampus," kata Jefry yang juga sangat menjaga batasan dengan Wanita.

__ADS_1


"tenang bro,kalau itu mah beres, aku sudah tau siapa yang bisa di ajak," jawab Edo.


mereka pun pergi, karena ternyata kela sore mereka di batalkan.


Jerry menuju ke cafe, sedang Jefry pulang mengantar pesanan dari kedua kakaknya.


saat sampai di rumah terlihat Ibram sedang bermain dengan putranya, sedang kakaknya Lessa sedang berbincang dengan ibunya.


"assalamualaikum bunda, mbak ini titipannya," kata Jefry yang mencium tangan kedua wanita yang begitu dia sayangi itu.


"somay mas Ibram ada kan dek?"


"iya mbak, tenang somay paling the best, oh ya aku taruh di meja belakang ya, karena aku harus ke kafe jika tidak bisa ngomel terus tuh si Jerry," pamit Jefry.


"baiklah, nanti kalau pulang mampir ke tempat atau ya Jef,"


"Ndak mau bunda, nanti ayah menyuruhku untuk membantu nguli, males ah masak pria ganteng gini nguli!" kata Jefry yang membuat Ibram tertawa.


Ibram tak menyangka selama tinggal di rumah mertuanya itu, dia begitu bahagia.

__ADS_1


selain bunda Mei dan ayah Javis yang begitu baik memperlakukan dia seperti putra mereka sendiri.


__ADS_2