Kesempatan Kedua (Second Chance)

Kesempatan Kedua (Second Chance)
Episode 10


__ADS_3

Kantin


Nar : " Yo. Cha gimana observasinya lancar?"


Aku : " Iya akhirnya si pak guru nerima hasil dari kelompokku, dan kita juga dapet nilai 'A'"


Wati : " ya iyalah kan bareng sama murid terbaik jurusan mesin" senyum jahil


Aku : " maksudnya QQ sama Rama?"


Wati : " Nur, kamu gak mau kepo sama QQ?"


Nur : memerah


Novi : " udah deh kalian jangan ngejek Nur terus!"


Nar : " kita gak ngejek. cuma ngegoda. hehehe"


Novi : " oh ya Cha. kata temanku yang satu band sama QQ bilang, kamu bakal gantiin gitaris bandnya buat tampil di acara ulangtahun sekolah?"


Nar&Wati : APA


Nur : yang tadinya nunduk. mendongak seketika


Aku : " biasa aja kali"


Wati : " gimana biasa aja, ini bandnya QQ loh QQ"


Aku : " ya terus? cuma gantiin sementara"


Nar : " bukan itu masalahnya, anggota band QQ itu ganteng-ganteng" antusias " oh ya Nur kamu gak mau kepo?"


Nur : " kepo apah?" muka merah

__ADS_1


Aku : " aku ngerti deh, nanti Chaca ngorek informasi si QQ buat kamu Nur"


Nur : menaikan nada bicara " BENER CHA"


Kita berempat kaget banget liat reaksi Nur saat aku bilang bakal ngorek informasi tentang QQ. Nur yang biasanya malu-malu. Haha semua orang bisa berubah karena cinta


Ruang latihan


Band QQ namanya 'WIN' yang katanya sebuang kemenangan dalam bahasa inggris. anggota band Win terdiri dari 4 orang, drumer (QQ, sebagai ketua), gitaris ( Rio, yang lagi sakit), bassis ( Landi), vokalis ( Isal). Mereka ber tiga sedang mempersiapkan buat latihan kita.


Isal : " gitaris pengganti udah tiba"


QQ : *melirik


QQ* sedang beres-beres alat musik, dan dua temannya Landi dan Isal menghampiriku.


Landi : " hay. selamat bergabung di band kita" menyodorkan tangan mengajak salaman


Isal : " mohon bantuan apa? QQ bilang kamu itu jago main gitarnya, jago nyanyi juga, dan kamu juga CAN-" terpotong


QQ : " kalian mau latihan apa ngobrol. cepetan siap-siap!"


Landi&Isal : " siap bos" tangan menghormat


Setelah kita latihan selama tiga puluh menit, akhirnya aku bisa menyelaraskan permainan gitarku dengan mereka, juga mulai menghapal lagu yang akan dimainkan.


akhirnya selesai


Landi : " WAH. bagus banget permainan gitarnya, gak kalah sama Rio. walau lebih jago Rio si"


Isal : " gak lah. Chaca kan baru ikut latihan selama dua hari, dia udah bisa nyelarasin dengan kita. Itu udah bagus banget loh"


QQ : " udah deh kalian jangan berdebat. mending kalian berdua beli makan!"

__ADS_1


Landi : " ok deh bos QQ. Cha mau ikut gak?"


Isal : " aha ha. mending kita berdua aja Lan, Chaca biar latihan disini, bener kan LANDI" menekankan kata 'Landi' seperti mengisyaratkan.


Landi : " Oh. iya kita aja. ayo Sal!"


Mereka berdua pergi keluar untuk membeli makanan buat kita. QQ masih sibuk dengan bas ditangannya. Tiba-tiba aku teringat, aku udah janji sama Nur bakal ngorek informasi


tentang QQ, ok deh mari kita mulai.


Aku : duduk disamping QQ " Q? Chaca boleh tanya gak?"


QQ : " tanya ajah" masih fokus sama bas


Aku : " QQ udah punya pacar belum?" langsung ke poinnya.


QQ : . . . . *(*menoleh, mengerutkan dahi)


Aku : " ah. maksudnya . . . eh maksudnya . . . "


QQ : " kenapa tiba-tiba nanya itu?"


Aku : " Qq kan lumayan ganteng, pinter, bisa bela diri lagi, gak mungkin kan kalo gak punya pacar" garuk kepala tak gatal 'gak mungkin aku bilang kalau Nur suka sama dia'


QQ : " gak ada" fokus lagi ke bas


Aku : " masa sih, bohong ya?"


QQ : " katanya loh nanya, ya gue jawab, percaya atau gak itu terserah" masih fokus ke bas


Aku : " ahhh. ok ok. kalau yang kamu suka pasti ada kan? gak mungkin gak ada" terus bertanya


Qq mengangkat kepalanya dan menoleh kearahku, dia menatapku penuh arti. tapi aku gak tau apa artinya.

__ADS_1


__ADS_2