Kesempatan Kedua (Second Chance)

Kesempatan Kedua (Second Chance)
Episode 11


__ADS_3

Qq mengangkat kepalanya dan menoleh kearahku, dia menatapku penuh arti. tapi aku gak tau apa artinya.


Landi : " ini makanannya udah dateng" muncul dari balik pintu bersama Isal.


Isal : " Lan, sepertinya kita tadi harus lebih lama lagi deh beli makanannya" menoleh kearah Qq


Landi : " kenapa? nanti QQ sama Chaca keburu laper" muka polos


Isal : memukul kepala Landi " loe gak ngerti"


Landi : berpikir " oh iya iya"


Isal : " sudahlah. Cha! Q! ayo makan nih makanannya udah dateng"


Aku : " oh ya. makasih ya Lan, Sal"


QQ : menatap mereka berdua (Landi&Isal) intens


Seminggu kemudian


Para guru dan murid berkumpul dilapangan untuk menyaksikan beberapa pertunjukan dari perwakilan eskul-eskul dan juga perwakilan dari setiap kelas. murid-murid semuanya memakai baju olahraga dan juga baju bebas. Yang akan tampil pertama yaitu eskul dance, eskul musik, lalu eskul teater dan juga yang lainnya.


Aku sendiri sedang mempersiapkan alat-alat musik yang akan digunakan bersama Landi dan Isal, sedangkan Qq dia entah kemana padahal tadi udah dateng.

__ADS_1


Landi : " eh Sal. loe liat Qq gak?"


Isal : " tau deh. tadi si udah dateng tapi gak tau kemana"


Kita ber empat memakai pakaian warna hitam berpadu dengan warna biru laut, aku memakai kaus pendek warna hitam dipadukan dengan jaket warna biru laut dan celana jins warna biru laut sedangkan buat yang cowok sebaliknya.


Isal : " akhirnya. bos kita dateng juga. kemana aja loe Q?" melihat kearah Qq dateng


QQ : " tadi ada urusan"


Landi : " gimana nih Q. kita mau gladi dulu apa langsung tampil aja nanti?"


QQ : " langsung aja"


Isal : " gimana nih Q? gladi dulu gak?"


QQ : " yaudah. turutin aja" *maksudnya ikutin kata-kata Chaca.


Landi dan Isal mengangguk bersama'an seperti sudah tau apa yang terjadi.*


Baru saja kita mau siap-siap gladi sebentar. Datang empat orang yang tidak asing lagi buatku, ya. mereka Wati, Nar, Nur, dan juga Novi.


Aku : " kalian ada apa kesini?" senyum senang

__ADS_1


Wati : " emang kenapa? gak boleh?"


Aku : " bukan itu. tapi pas Chaca latihan kalian gak nemenin. sekarang dateng tiba-tiba"


Nar : " kita cuma mau liat persiapan Band WIN aja"


Wati : " juga mau nganterin Nur buat liat gebetannya" senyum jahil


Nur : " apa sih kalian" malu-malu


Novi : " kalian gak malu apa kedengeran sama mereka tuh"


Wati dan Nar berhenti mengganggu Nur setelah Novi bilang begitu. Aku inisiatif memperkenal kan mereka ber empat dengan anggota Band Win. Seperti yang aku duga, saat Nur kenalan sama Qq wajahnya memerah dan malu-malu, padahal Nur udah kenal sama Qq sebelumnya, tapi sepertinya si Qq ini agak menyebalkan, masa kenalan sama Nur yang jelas-jelas cantik, putih, tinggi dan langsing juga mempunyai rambut yang indah, wajahnya biasa aja. Kalau dia temenku, udah aku pukul itu wajah menyebalkannya.


Landi : " gimana nih Cha jadi gak gladinya?"


Aku : " iya jadi "


Novi : " yaudah deh Cha kalau begitu kita pamit dulu ya" menyeret Nar dan Wati diikuti oleh Nur juga


Sekarang waktunya aku dan Band Win tampil. deg-deg an tapi optimis aja sukses. Suara Isal sangat bagus dia menghayati lagunya, sampai aku pun terbawa suasana, lagu yang kita mainkan berjudul 'Mengikhlaskan Dia'. Teringat waktu aku harus merelakan kak Ahmad untuk orang lain, dan orang lain itu adalah kakak kelas PMRku yang juga cukup akrab denganku.


'Kita tidak harus melupakan Dia, tapi kita harus coba mengikhlaskan Dia untuk orang lain'

__ADS_1


__ADS_2