Kesempatan Kedua (Second Chance)

Kesempatan Kedua (Second Chance)
Episode 2


__ADS_3

Dalam hati aku bertanya-tanya. Kenapa aku bisa berada didalam kamarku? bukankah rumahku sudah runtuh? tapi kenapa sekarang disini seperti tidak terjadi apa-apa. Ini kamarku. Sungguh kamarku.


ketika aku sedang kebingungan suara yang tidak asing terdengar melengking dari balik pintu kamar


Ibu : " Chaa. CHACA BANGUN. Jam berapa sekarang. Alarm dari tadi berbunyi saja tidak dengar" yah itu suara ibu


Aku : . . . .


Ibu : " memangnya kamu mau terlambat dihari masuk sekolah?!"


'sekolah, tunggu tunggu. Aku sekolah? bukankah aku sudah lulus SMK dua tahun yang lalu. hp. mana hp?'


Mataku terbelalak sasat melihat kesamping tempat tidurku. Itu yang ada diatas meja adalah hpku yang dulu, yang jadul. Ayah membelinya ketika aku lulus smp. Jadi apakah aku TELAH MELEWATI WAKTU.


Bingung, senang dan terkejut bercampur menjadi satu. Apakah aku sungguh kembali kemasa- masa sekolah.


CHACA BANGUUUUNNN lagi lagi suara ibu


Aku : " iya iya" sambil turun dari tempat tidur aku meraih handuk yang tergantung disamping tempat tidur, dan menuju kamar mandi.


Setelah mandi dan bersiap-siap pergi sekolah ( aku tau kalo sekarang adalah masa dimana aku sekolah di SMK yang lumayan bagus sih). setelah sarapan dan mendengarkan omelan ibu, aku pamit pergi ke sekolah.


Ayah : "motornya udah dipanasin tuh. cepetan berangkat nanti terlambat!"

__ADS_1


Aku : "siap bos" posisi tangan memberi hormat


Karena sudah kembali kemasa ini, aku akan memanfaatkan kesempatan kali ini, untuk memperbaiki hidupku dan keluargaku dimasa depan 'SEMANGAT CHACA'


Di Sekolah


Setelah memarkirkan motor. Aku langsung berjalan menuju sekolah, dari luar gerbang terlihat siswa-siswi yang berjalan masuk, sedang mengobrol dengan temannya, tersenyum. ' aku rindu masa masa ini'. Pundakku terasa sedikit tersengat. setelah aku menengok kesamping, ternyata . . .


Nar : " YO. Baru sampai Cha?" tersenyum tak bersalah


Aku : " anak ini memang gak berubah" bergumam


Nar : " HAH?"


Nar : " Cha. CHACA TUNGGUUU"


Berjalan bersama teman lama rasanya sedikit canggung. Di waktu itu setelah kami lulus sekolah, kami sudah jarang mengobrol lagi, entah secara langsung maupun lewat medsos. karena sibuk dengan urusan masing-masing.


Karena aku diberi KESEMPATAN KEDUA untuk merubah hidupku, aku kuga akan banyak bergaul dengan banyak orang, giat belajar, dan terus berusaha.


Kak Ahmad : " kalian berdua baru dateng?"


Nar : " iya kak"

__ADS_1


Aku : " Kak Ahmad ngapain disini?"


Kak Ahmad : ( Heran)


Nar : " Cha. kemarin kan kita udah sepakat mau masuk eskul yang sama"


Aku : " eskul?"


Nar : " iya kita sepakat mau masuk eskul yang sama dengan Kak Ahmad. eskul PMR"


Aku : . . . .


Kak Ahmad : " iya katanya sekarang mau tanda tangan formulir"


Aku : " Aku gak mau. Aku mau ikut eskul Basket aja" karena eskul basket bisa membuat tubuhku tinggi


Nar : " Cha kok gitu sih. kemarin aja kamu setuju buat masuk eskul PMR. sekarang kok berubah pikiran"


Aku : " maaf Nar, kalo kamu mau ikut eskul PMR ya ikut aja. lagian juga Wati, Nur, dan Novi ikutan juga. aku mau masuk eskul basket aja. kak Ahmad Chaca masuk kelas dulu. Permisi" berjalan masuk ke kelas


Kak Ahmad&Nar : . . . .


Kak Ahmad adalah cinta pertamaku. dulu aku menyukainya selama empat tahun lebih, tapi dia malah sering gonta-ganti pacar dan bermesraan didepan mataku. Sekarang Aku gak mau jadi orang bodoh lagi yang mengharapkan cinta dari seorang Ahmad.

__ADS_1


__ADS_2