Kesempatan Kedua (Second Chance)

Kesempatan Kedua (Second Chance)
Episode 8


__ADS_3

Aku : " mmm . . . maaf ganggu ya?"


Teman Ilham 1 : " gak juga kok, ada apa? mau kasih hadiah buat Ilham juga"


Aku : " Ahh, Chaca cuma ada sedikit perlu sama Ilham" melirik ke arah Ilham


Teman Ilham 2 : " ohh. silahkan"


Aku : " bisa kita bicara sebentar?" bertanya ke Ilham


Ilham : " ada apa, disini saja" maksudnya bicara didepan semua orang saja jangan berdua'an doang


Aku : " oh, ok deh. Chaca juga gak suka bertele-tele. Nih!" menyerahkan Coklat


Ilham : " apa maksudnya?" dengan wajah datar


Aku : " ini sebagai tanda terima kasih dan minta maaf"


Ilham : " terima kasih dan maaf apa?"

__ADS_1


Aku : " terima kasih sudah membawa Chaca ke UKS waktu pingsan dan maaf sudah mencipratkan air kebajumu"


Ilham tidak menjawab dalam waktu yang lama, sepertinya dia memang mengingat semua kejadian itu dan semua orang yang berada disekitar Ilham juga berdiam diri berusaha mencerna apa yang aku katakan, tetapi mereka tetap saja tidak akan mengerti. Setelah hening sejenak salah satu teman Ilham pun angkat bicara.


Teman Ilham 2 : " Gue gak ngerti apa yang lo bicara'in dan gue juga gak tau. tapi asar lo tau Ilham gak pernah nerima ha-" terpotong


Belum sempat temannya menyelesaikan ucapannya. Tiba-tiba dia mengambil coklat yang ada ditanganku. Raut wajah semua orang terlihat terkejut, tapi bagiku itu artinya Ilham menerima permintaan maafku, jadi aku biasa saja, dan wajahnya juga datar2 saja seperti biasa.


Aku : " ok deh urusanku sudah selesai, kalau begitu Chaca undur diri dulu, permisi"


Ilham : " aku juga mau ke kelas" bangkit berdiri meninggalkan kerumunan orang itu


Cewe 2 : " katanya Ilham gak pernah nerima hadiah dari orang lain, tapi kenapa dia nerima coklat dari cewe itu" marah


Satu bulan kemuadian


' duh hari ini tim basketku tanding, tapi si pak guru ini benar-benar menyebalkan memberiku tugas kelompok mengobserpasi perusahaan kendaraan beroda empat'


tugas ini tidak bisa dilakukan sehari dua hari, bahkan aku dan Mini disuruh bekerja sama dengan anak2 Mesin.

__ADS_1


Mini : " ahhh Cha, capek banget deh. kita sudah hampir satu bulanan obserpasi tapi hasilnya selalu ditolak sama pak guru nyebelin itu" mengeluh


Aku : " sabar Min, bukan cuma kamu aja aku juga udah cape. tapi kita gak bisa nyerah, kalo gak kita bakalan dapet nilai 'E' "


Mini : " benar Cha. kalo kita gak ditemenin dua cowok ganteng dari jurusan mesin, aku sih males banget observasi-observasi" ujung ujungnya cowok


Aku : " ngomong-ngomong soal mereka. sekarang udah jam berapa kita harus observasi, tapi mereka belum dateng" celingak- celinguk


Raut wajah Mini sudah berubah seperti terpesona dan mengarah kebelakangku. sudah ku tebak pasti yang sedang dibicarakan sudah datang dan ada dibelakangku.


Mini : " QQ, Rama" senyum-senyum kayak orang gila


Yah mereka adalah QQ dan Rama, murid terbaik jurusan mesin yang kebetulan dapat tugas yang sama dari guru yang sama, dan QQ itu juga orang yang disukai oleh Nur.


Rama : " sorry yah kita telat, tadi dijalan macet" Senyum bersalah


Mini : " gak papa kok jalanan kan sekarang emang lagi macet-macetnya" orang ganteng mah bebas


Aku : " udah-udah ayo kita masuk buat observasi tapi sebelum itukan kita harus minta ijin sama HRD nya, jadi butuh waktu. lain kali kalian jangan telat lagi"

__ADS_1


QQ : . . .


Rama& Mini : (mengangguk)


__ADS_2