
Hari Weekend
Akhirnya hari libur. Aku bisa malas-malasan dikamar, bangun siang, update novel, dan sebagainya. Tapi betapa tidak beruntungnya aku, mempunyai keempat sahabat yang 'luar biasa'. Mereka memintaku bangun pagi, mengajakku ke toko buku, dan ketempat-tempat lain. Sebenarnya aku tidak ingin ikut, tapi mereka memaksa. Yasudah lah
Wati :" CHA! udah siap belum?" semangat
Aku :" Bisa pelan gak ngomongnya? kupingku sampai Pengeng ( berdengung)"
Wati :" sory-sory Cha. Abisnya aku semangat banget tau mau jalan-jalan"
Aku :" cuman ke toko buku. Apa senangnya"
Wati :" Wah Cha, kayaknya kamu bener-bener lupa deh. Kan ditoko buku banyak Novel dan juga komik-komik, bukannya kamu suka baca itu semua"
Aku :" Suka sih. tapi gak punya uang buat belinya, jadi cuman mau liat-liat aja dan semoga aja ada buku yang murah. hehe"
Wati :" ok deh Cha. aku tutup dulu telponnya yah. oh ya nanti kamu langsung ketoko buku yang biasa aja. kita berempat nunggu disana"
Aku :" ok"
Wati : menutup telpon
Toko buku
Nar :" Yo. akhirnya datang juga nih gitaris kita" senyum
Aku :" apa yang gitaris kita. Aku cuman gantiin gitaris 'Win' yang lagi sakit aja"
Nur :" Tapi bener loh Cha. Permainan gitarmu memeng bagus"
Aku :" Makasih kalo gitu"
__ADS_1
Novi :" Ayo kita masuk. nanti keburu banyak yang datang"
Wati :" ini masih pagi kali Nov. santai aja"
Aku :" yaudah kita masuk aja. sambil liat-liat, emang kalian mau beli buku apa?"
Wati :" kita sih mau beli buku yang menurut kita menarik aja"
Nar & Nur : Ayo masuk!
Kita berlima memasuki toko buku yang lumayan besar ini. sepertinya buku-buku disini cukup lengkap juga, kita berpencar mencari buku yang menurut kita menarik. Tiba-tiba aku berhenti ketika melihat Novel yang lumayan menarik walau baru melihat judulnya saja. 'Time'. itulah judul Novelnya. Tapi harganya lumayan mahal juga, aku tidak punya uang sebanyak itu. Mungkin harus menyisihkan uang jajanku lagi.
Nar :" Cha? ada apa?" mendekat
Aku :" bukan apa-apa, cuman Novel ini kelihatan bagus aja" menunjuk
Nar : mengamati Novel itu " Time, apa bagusnya novel ini? tapi kalo kamu suka kenapa gak beli ajah"
Nar :" yah, harganya lumayan mahal juga sih"
Aku :" sudahlah, mungkin lain kali. oh ya kamu udah dapet buku yang menarik?"
Nar :" udah"
Aku :" yaudah yu kita ke yang lain aja. sambil bayar dikasir"
Seseorang yang kebetulan berada disana mendengar percakapan Nar dan juga Chaca.
Kasir
Nur :" saya beli buku yang ini" menyerahkan buku
__ADS_1
Yang lainnya juga sama, masing- masing membeli satu buku. Cuman aku yang tidak beli buku.
Wati :" ok kita abis ini kemana ya?" berpikir
Nar :" kita beli makan aja dulu, gimana?"
Wati :" boleh juga. Ayo!"
Baru saja kita berlima mau keluar dari toko tersebut. Petugas kasir tiba-tiba memanggil.
Petugas kasir :" permisi kakak-kakak"
Novi :" iya mbak ada apa?"
Wati:" bukannya kami udah bayar semua ya mbak. kenapa lagi?
Petugas kasir :" bukan begitu kakak-kakak. Ini tadi ada orang yang beli buku ini, tapi katanya berikan aja sama orang yang bernama Chaca. diantara kalian siapa yang bernama Chaca?"
Aku :" saya Chaca"
Petugas kasir :" kalau begitu buku ini untuk anda. ini silahkan" memberikan buku
Kita berlima ter heran-heran. Apalagi aku, kenapa ada orang yang tiba-tiba ngasih buku secara percuma.
Aku : mengambil buku " ini dari siapa?"
Petugas kasir :" saya juga tidak tau. saya cuman menyampaikan pesan saja"
Aku :" terima kasih kalau begitu mbak"
Aku keluar toko dengan kebingungan, sambil membawa buku ini. Buku ini adalah buku yang aku lihat tadi, buku yang tidak bisa aku beli, juga buku yang aku suka. Tapi yang tau kalau aku suka buku ini cuma Nar, aku sudah menanyakan ke Nar, tapi dia tidak tau juga. Lalu siapa?
__ADS_1
Siapa yang memberikan buku ini untukku?