Kesempatan Kedua (Second Chance)

Kesempatan Kedua (Second Chance)
Episode 9


__ADS_3

Setelah satu bulan observasi bersama ketiga murid lainnya. Aku, Mini, QQ, dan Rama mulai mengedit atau merefisi hasil dari observasi kami. Berharap si pak guru menyebalkan itu bisa menerima hasilnya.


Depan gerbang sekolah


Mini : "Cha jangan lupa hari ini kita harus merefisi tugas di rumah QQ"


Aku : " iya, tapi bukannya kamu yang biasanya lupa"


Mini : " hehe. iya juga ya" garuk kepala yang tidak gatal


Disaat aku dan Mini sedang ngobrol datang dua orang yang ditunggu-tunggu.


Rama : " kalian udah nunggu lama ya, maaf ya tadi kita berdua ijin gak latihan dulu hari ini sama pelatih"


Mini : " gak papa kok" senyum-senyum gak jelas


Aku : " oh ya Ram, kamu bawa flasdisk yang aku suruh gak?"


Rama : " tentu dong Cha, hasil observasi kita kan semua ada disitu"


Aku : " yaudah, mau berangkat kapan?"


QQ : " sekarang! udah sore juga" tumben bersuara


Aku : " yaudah ayo"


Mini selalu mepet sama Rama, aku tau sih kayaknya dia suka sama Rama. 'Dulu' aku memang mengenal mereka tapi tidak pernah bicara satu sama lain karena jurusan kita berbeda, tapi 'sekarang' jurusan kita hampir mempunyai mata pelajaran yang sama jadi kita saling kenal. Apalagi QQ, aku hanya tau dia dari Nur. Tapi berbeda dengan Ilham aku sudah 'mengenalnya' dari 'dulu'.

__ADS_1


Rumah QQ


Mini : " WAH Q, rumah kamu besar juga ya, bagus lagi" takjub


QQ : " biasa ajah, ayo masuk!"


Rumah QQ memang besar juga terlihat megah. berbeda sekali dengan rumahku yang kecil dan sederhana, walaupun sekarang rumahku terlihat baik-baik saja tapi beberapa tahun kedepan mungkin akan terlihat perubahannya.


QQ : " silahkan duduk!"


kami bertiga : " makasih" duduk dikursi ruang tamu


Ibu QQ : " wah Q kamu ngajak temen-temen kamu ya. kenapa gak bilang, kalo bilang kan ibu bisa beli cemilan lebih banyak"


Aku : " gak papa kok tante. kita cuma mau numpang ngerjain tugas disini, maaf ngerepotin"


Aku : (tersenyum)


Setelah dua jam kita merefisi, akhirnya selesai juga.


Aku : " tugasnya udah selesai, besok kita serahin ini ke pak guru. Q kamu yang simpan hasilnya ya, jangan lupa besok bawa!"


Rama : " Q, gue pamit pulang dulu"


Mini : " Rama, boleh gak Mini numpang, rumah kita kan searah kalo rumah Chaca beda arah" memohon manja


Rama : " boleh aja. eh Q kita pamit dulu ya"

__ADS_1


QQ : *(*menganguk)


Aku : " yauda deh Chaca juga pamit dulu"


QQ : " tunggu. ada yang mau gue bicara'in!"


Aku : " bicara apa?"


QQ : " loh bukannya bisa main gitar ya?"


Aku : " ahh?"


QQ : " boleh minta tolong? gantikan gitaris band gue, dia kecelakaan dan gak bisa tampil. jadi gue minta bantuan loh buat gantiin sementara"


'yah aku lupa yang ini, selain QQ anggota eskul silat dia juga anggota dari eskul musik dan punya band sendiri dengan dia sebagai ketua'


Aku : " kamu tau dari mana kalo Chaca bisa main gitar?"


QQ : " gue juga tau kalo loh bisa nyanyi"


Aku : hah


QQ : " terus gimana? loh mau gak bantu band gue, acaranya minggu depan. kepala sekolah minta band gue tampil diacara ulang tahun sekolah. anggap aja loh ikut berpartisifasi"


Aku : " ok deh" dengan terpaksa


Aku memang banyak kekurangan, tapi aku juga punya sedikit keahlian yaitu bisa memainkan gitar dengan lumayan bagus. Tapi aku gak percaya kenapa si QQ bisa tau.

__ADS_1


__ADS_2