
Hari hari ku lalui masih sama sementara perutku makin besar entahlah aku juga nggak tau sampai sekuat apa aku berjualan seperti ini mau ngeluh tapi kurasa semua juga percuma saja ya sudah satu satunya jalan ya nikmati saja semua tanpa dirasa ibarat makan langsung ditelan tanpa dikunyah biar tak bisa kurasakan lagi rasa pahit asin atau asemnya yang masuk mulutku .
Hari ini perasaanku nggak enak dari pagi tapi aku abaikan semua karena sudah beberapa hari mas Aldo nggak bawa uang sama sekali katanya sepi dan jarang yang kasih mobil ya sudah apa mau dikata aku harus bangun dan pergi berbelanja ke pasar induk seperti biasa jam 3 pagi aku keluar rumah karena hari ini jemputan angkutan yang biasa nggak bisa jemput akhirnya aku berjalan kedepan menunggu angkutan dijalan raya.
Karena masih jam 3 pagi makanya jalan masih gelap dan sepi sebenernya aku juga rada iseng sendirian tapi balik lagi aku nggak punya banyak pilihan kan..?.
Sementara aku menunggu tiba tiba ada mobil yang berhenti tak jauh dariku berdiri aku pun mundur pelan pelan untuk mengantisipasi hal hal yang tidak kuinginkan , tak berapa lama kaca mobilnya terbuka dan sudah ditebak laki laki hidung belang yang mengendarainya.
__ADS_1
" hai... mau kemana ikut yuk..?" ucap seseorang dari dalam mobil itu tiba tiba.
" Maaf .. tolong jangan ganggu saya saya hanya menunggu mobil mau ke pasar .."!, jawabku pelan sambil gemetar bohong kalau aku nggak panik dalam hati ku berdoa agar mereka cepat berlalu dan untungnya nggak lama ada angkutan yang lewat aku pun buru buru menaikinya tanpa berani menengok lagi kebelakang
Dalam mobil kutarik nafas panjang tak terasa netraku memanas " Ya Allah begini amat indah banget jalan yang kau atur untukku.." desahku dalam hati.
Akhirnya fokus belanjaku pun hilang dan ku beli apa yang kulihat aja tanpa berfikir panjang.
__ADS_1
Sampai dirumah kulihat mas Aldo masih tidur pulas entah kenapa hatiku makin nelangsa rasanya dan air mata pun keluar tanpa bisa ku tahan lagi ah rasanya pengen ku kuras semua stock air mata yang masih tersisa di mataku tak sadar kuraba perutku yang mulai membesar ahhhhh rasanya kuingin menghilang aja dari semua mungkin akan selesai tapi bagaimana dengan Aksa ...🥺🥺🥺.
Ku hembuskan nafas kasar dan aku mulai bangkit menuju kamar mandi mengambil air wudhu dan melaksanakan kewajibanku setelah sholat ku menengadahkan kedua tanganku banyak sekali tanya dan harap yang ingin ku diskusikan dengan Robb ku saking bingung aku memilih kata akhirnya hanya minta sabar ku dipanjangkan ikhtiarku dimudahkan amiinnn.
Setelah ku selesai sholat kudengar Aksa bangun sekalian aku bangunin mas Aldo untuk sholat .
"Mas bangunnn ...!!" ku goyang goyangkan badan nya agar mau membuka matanya.
__ADS_1
" Apa sih dek iya sebentar.." sahutnya .
" Sudah siang mas anaknya juga sudah bangun ayo sholat dulu aku mau beresin dagangan !", jawabku setengah ngedumel semenjak mas Aldo selingkuh dulu entah kenapa rasa cintaku berlahan lahan mulai terkikis sekali lagi hanya karena anak anak ku bertahan mungkin ini naif rasanya kita rela terzalimi dengan alasan demi anak pasti raider banyak yang gemes kan..hehehehe.