
setelah mayra sadar dia mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan dan matanya tak sengaja menatap mata arya yang menatap nya tajam setelah itu dia menunduk takut.bian datang memberitahukan bahwa mereka sudah sampai dan mereka keluar dari pesawat karna hari sudah menggelap mereka menginap ke hotel bintang lima terdekat dan tentunya hotel itu dibawah naungan perusahaan AS company corp.
mereka berjalan memasuki lift menuju kamar presdir lantai 25 karna hotel ini belum seberapa dari hotel hotel lainnya yang mencapai 30 lantai bahkan 45 lantai dengan nomor urut kamar 1117 kamar hotel terbesar milik keluarga wijaya .
mereka sampai kekamar dan arya langsung merebahkan dirinya di kasur empuknya .
"tuan saya mau tidur " ucap mayra yang sudah ngantuk
" hei gadis bodoh kau tidur dilantai sana atau tidur saja di balkon dan jangan harap bisa tidur seranjang denganku , mengerti!!!... ucap arya dingin dan kejam
" iya tuan saya tidak akan tidur diranjang yang sama dengan tuan" ucap mayra beranjak dan pergi tidur disofa single.
"huhh dasar tuan muda menyebalkan" guman mayra sendu
' apa ini akan menjadi awal mula penderitaanku bunda' batin mayra menangis dan tertidur ..
keesokan harinya arya bangun terlebih dahulu dia melihat mayra masih tidur disofa dengan nyenyak tidak terganggu karna cahaya matahari dan arya memiliki satu ide untuk membangunkan mayra yang sedang tidur dengan pulas .
"hehh.." pikir arya dan berlalu ke kamar mandi mengambil air segayung dan menyiram mayra yang tertidur dan mayra langsung kaget dan...
__ADS_1
"banjir banjirrrr " ucap mayra masih setengah sadar dan langsung duduk dan menyadari arya telah mengerjainya
arya langsung mencengkram rahang mayra dan menatap mayra sengit
"hei gadis bodoh kau sudah membuatku marah dipagi hari ,kau baru satu hari menjadi istriku tapi kau sudah berani bangun terlambat. " bentak arya dengan nada tinggi
"maaf tuan muda lain kali saya akan bangun lebih cepat dari anda" ucap mayra dengan lirih
" hah lain kali... " ucap arya menghempaskan rahang mayra dan mayra langsung menoleh kesamping karna wajahnya di hempaskan
"mulai besok kau harus bangun lebih cepat dariku dan patuhi perjanjian yang ada dikontrak itu dan hubungan kita tidak boleh ada yang tau diluar selain saya dan kau. mengerti!!!" sambung arya menahan amarah
" baik sekarang kau bersiap siap kita akan pergi ke apartemen ku pagi ini "ucap arya berlalu tanpa melirik mayra
"baik tuan " ucap mayra setelah itu mayra tidak lagi melihat arya dan dia bisa bernafas lega
"huhhhh menyebalkan apa ini awal penderitaan ku ya, " gumam mayra lirih
setelah bersiap siap mayra turun dan mobil sudah terparkir didepan hotel dan mayra langsung masuk tapi ada yang aneh .
__ADS_1
'dimana tuan muda kenapa tidak ada ,ahhh masa bodoh lebih baik dia tidak disini dari pada dia disini ,ruangan ini akan terasa mencengkam' batin mayra dengan bingung sekaligus senang karna singa lapar tidak berada didekatnya.
supir yang melihat mayra kebingungan angkat bicara
" maaf nona tadi tuan pergi karna ada urusan kantor tiba tiba." ucap sopir tersebut sambil melajukan mobil dengan kecepatan sedang
tak butuh waktu yang lama mereka sampai di sebuah apartemen dan langsung disambut oleh pembantu.
"selamat datang nona muda" ucap bibi pembatu di apartemen tersebut
"terimakasih bi" ucap mayra ramah dan tersenyum..
sedangkan disisi lain seorang perempuan sedang marah marah pada kekasihnya.....
bersambung...
halo readers maaf ya
up nya lama author lagi sakit ..
__ADS_1
mohon dukung terus karya author dengan cara like, vote ,dan komen....