Khilaf Sang Presdir Dingin

Khilaf Sang Presdir Dingin
24.Mencuri ciuman???


__ADS_3

sementara di sisi lain seorang gadis sedang pergi menuju kantin kampusnya setelah mata pelajaran sudah selesai.


"ahhh leganya...."ucap Mayra sambil menenteng beberapa buku di tangannya, dia lega karena mata pelajaran hari ini bisa selesai dengan baik , dia pergi ke kantin untuk mengisi perutnya yang sudah keroncongan minta diisi sejak tadi.


sesampai di kantin dia langsung memesan beberapa makanan dan minuman untuknya dan langsung memakannya dengan lahap dan entah kenapa hari ini sangat sepi karena Kiki sahabatnya tidak menyusulnya ke kantin.


setelah selesai makan dia bergegas pergi dari restoran ke tempat mereka bekerja bersama kiki.


iya mereka bekerja sebagai part time di sebuah restoran cepat saji.


sesampai di sana dia langsung mengganti pakaiannya dengan pakaian khusus untuk pelayan di restoran tersebut.


setelah itu dia bergegas melanjutkan pekerjaannya .


hingga sore menjelang Mayra bergegas pulang karena dia harus lebih cepat pulang daripada sang tuan muda agar dia tidak dimarahi seperti yang yang kemarin-kemarin dia takut jikalau tuan muda memarahinya karena terlambat pulang dan entah kenapa apa hari ini dia merasa perasaannya tidak enak sedari pulang dari kampus sampai bekerja dia merasa gelisah entah apa sebabnya.


*****

__ADS_1


sesampainya di apartemen dia langsung mengerjakan pekerjaan rumah seperti biasanya memasak , menyapu dan lain sebagainya.


"huh hari ini sangat melelahkan"ucap maira merebahkan badannya di ranjang empuknya.


"setelah mengerjakan pekerjaan rumah aku harus cepat tidur agar si tuan muda itu tidak kulihat , aku sangat takut melihat wajah datarnya itu ,bikin merinding aja " gumam Mayra membayangkan wajah datar Arya.


hingga tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 malam.mayra sudah tertidur di atas kasur empuknya. hingga Arya yang baru pulang tidak melihat Mayra dan tidak menyambut nya pulang , sehingga itu membuat Arya merasa jengkel yang tadinya dia marah pada Mayra karna pergi jalan dengan seorang pria mengigat itu semakin membuat amarah Arya memuncak dia pergi ke kamar Mayra dan saat dia membuka pintu kamar Mayra.


CEKk ..CLEK...


dia menelisik seluruh ruangan kamar Mayra yang hanya ada beberapa isi kamar itu walaupun begitu tetap saja kamar itu ditata Serapi mungkin , hingga matanya melihat sosok seorang gadis yang ber telungkup di bawah selimut seperti bayi.


Arya yang melihat wajah Mayra yang tertidur begitu tenang seperti tidak mempunyai masalah dalam hidupnya, dan itu membuat perasaan Arya menghangat dan nyaman melihat wajah tenang Mayra,


entah kenapa wajah Arya semakin mendekat ke wajah dan tangannya bergerak menyentuh rambut mayra untuk menyisihkan rambut mayra ke belakang telinga Mayra .


dia melihat wajah mayra yang cantik ketika tertidur dan wajah Arya semakin mendekat ke wajah mayra hingga nafas mayra tercium hangat di hidung Arya dan seketika ....

__ADS_1


CUP....


entah sadar atau tidak sadar bibir Arya sudah menyentuh bibir Mayra dia mencium bibir merah muda itu dengan penuh nikmat dia sedikit me*um*t bibir itu hingga beberapa detik kemudian dia melepaskan nya, dan melihat wajah Mayra yang masih tertidur nyenyak tanpa terganggu.


" ahhh apa yang aku lakukan ..."ucap Arya kepada dirinya sendiri.


" tidak ! perasaan ini tidak boleh terus berlanjut dan apa itu tadi aku menciumnya disaat dia sedang tidur ? dan... aku seperti mencuri ciuman disaat dia tidak sadarkan diri" ucap Arya merutuki kebodohan nya sendiri dan baru menyadari disaat dirinya tadi mencium Mayra dia merasakan lagi jantung nya berdebar debar seperti merasakan jatuh cinta.


" ahh tidak mungkin aku..........


.


.


.


.

__ADS_1


bersambung 😘


__ADS_2