
arya terpaku dengan kecantikan mayra yang menggunakan baju pengantin serta riasan natural .
'cantik ' batin arya
"bagaimana tuan apa gaun ini cocok untukku"ucap mayra dan saat itu juga arya sadar dari lamunannya
"mmm bagus " ucap arya dingin dan datar
" menurut asisten bian bagaimana? cantik atau tidak tapi aku merasa baju ini kebesaran " ucap mayra meminta pendapat assisten bian.
( gaun pengantin mayra)
"itu .. nona sangat cantik mengenakan gaun itu "ucap assisten bian ragu dan melirik tuannya yang menatap tajam padanya
"benarkah .. makasih tuan bian tapi emang kecantikan ku ini udah dari lahir tuan bian jadi tidak diragukan lagi pasti yang jadi suami ku nanti bangga punya istri cantik sepertiku benar ngak tuan bian " ucap mayra berbinar dan bangga pada kecantikan dirinya sendiri
'cih narsis tapi ia sih dia memang cantik tapi apa dia bilang suaminya kelak bukankah suaminya aku tapi aku ngak bangga punya istri seperti dia anak pembunuh' batin arya geram
" ia nona suami anda akan bangga mempunyai istri seperti anda" ucap bian menatap mayra kagum dan membenarkan perkataan mayra
" ya sudah tuan bian nanti setelah satu tahun aku dan tuan muda mu bercerai aku akan mengundang mu tuan bian " ucap mayra mengundang bian
" terimakasih nona " ucap bian dan arya hanya mendengar perkataan dua mahluk itu tanpa menghiraukan dia yang sedang menahan amarah
" sudah ngomongnya hah" bentak arya marah dan mayra dan bian dibuat kaget karna bentakan arya yang tiba tiba
" tuan kenapa kenapa tuan membentak kami padahal kami hanya bercerita " ucap mayra dan bian hanya mengangguk paham
" sudah sekarang waktunya membuat foto prewed " ucap arya dingin karna masih menahan amarah
" menejer.. " panggil arya
"iya tuan muda" ucap menejer tersebut
__ADS_1
" mana baju untukku... " ucap arya datar
"disebelah sana tuan muda "ucap menejer tersebut
" baik .." ucap arya berlalu dan mayra masuk kembali keruang ganti untuk mengganti baju yang di sediakan untuk foto prewed setelah selesai dia menunggu arya duduk disofa dengan memakai gaun cantik menjuntai indah
( gaun mayra foto prewed )
setelah 15 menunggu akhirnya arya datang dengan mengenakan tuxedo hitam dan kemeja putih dengan dasi berwarna hitam
dia berjalan kearah mayra berharap mayra akan terpesona dengan tampangnya tapi kenyataan mayra hanya duduk manis disofa single dan tidak menatap pada arya karna dia sibuk dengan ponselnya yang lagi membalas chat dari sahabat sahabatnya
arya yang melihat itu menjadi kesal dan menarik lengan mayra dan mayra yang ditarik terkejut alhasil hp yang ditangannya menjadi korban arya .
" kau ...kau merusak ponselku "ucap mayra marah dan arya mengabaikan ucapan mayra karna dia saat ini lagi terpesona dengan penampilan mayra yang begitu memukau
" baik lah kalau begitu tapi karna kau menarik lenganku ponselku jadi rusak "ucap mayra sendu . melihat hal itu arya jadi tambah geram dibuat nya
" nanti akan kusuruh bian membeli yang baru
karna ponsel murah dan jadul mu itu kau hampir menangis cih apa istimewanya "ucap bian meremehkan dan mendecih
" anda memang benar ponsel itu jadul dan murahan tapi aku membelinya hasil dari aku menabung " ucap mayra berkaca kaca mengigat dia dengan susah payah membeli ponsel baru.
" iya nanti aku akan memperbaiki ponsel mu sekarang kita foto prewed " ucap arya
" baik tuan " ucap mayra dan mengikuti langkah arya
mereka berfoto dengan berbagai gaya sehingga terlihat sempurna dengan mayra yang bertubuh mungil dan arya yang bertubuh tinggi dan atletis.
b
__ADS_1
(anggap saja itu mereka lagi foto prewed gaez)
setelah selesai mereka pergi dari butik menuju restoran karna mereka sudah melewatkan makan siang mereka
setelah sampai mereka memesan makanan dan mereka langsung menyantap makanan itu karena sudah lapar. setelah setelah selesai mayra ingin mengatakan sesuatu tapi diurungkannya karna melihat arya begitu menyeramkan . arya yang mengetahui itu langsung mengatakan
"katakanlah apa yang mau kau katakan tidak ada yang melarang "ucap arya dingin
" saya mau ngomong sesuatu yang serius tuan" ucap mayra
"katakan lah " ucap arya datar
" tuan apakah setelah selesai menikah dengan anda . apakah saya bisa lagi kuliah tuan muda?" bisa karna saya ngak peduli apa yang mau kau kerjakan " ucap arya dingin
" baik tuan muda anda sangat baik ucap mayra semangat kalau begitu tuan saya pamit karna saya punya beberapa tugas dari kampus yang akan saya kerjkan tuan " ucap mayra bergegas meninggalkan restoran dan menunggu taksi yang suda dia pesan.
arya hanya menatap kepergian mayra tanpa berkedip
****
bersambung.......
maaf ya readers kemarin author ngak up karna author sakit
dukung terus karya author dengan cara
like
vote
komen
dan favorit👍✊
__ADS_1