Khilaf Sang Presdir Dingin

Khilaf Sang Presdir Dingin
19.Indah cherly wijaya


__ADS_3

sementara di sebuah ruangan yang dingin serta Minimalis dengan warna cat biru seorang laki laki sedang duduk dengan mata sendu menatap foto seorang gadis yang sangat sangat disayanginya, foto itu adalah foto adik kesayangannya yang bernama Indah dia meninggal 10 tahun yang lalu dalam sebuah kecelakaan yang mengakibatkan dia meregang nyawa di tempat kejadian tersebut.


******


Indah Cherly Wijaya adalah seorang gadis belia yang harus meregang nyawa di sebuah kecelakaan di kota B.


pada saat indah sedang mengejar seseorang di pinggir jalan tepat saat di tepi jalan ada sebuah kendaraan yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi .


sehingga tidak sempat untuk menyebrang jalan Dan dari situ lah awal yang sangat berat untuk Arya lupakan saat mengetahui sang adik meninggal karena kecelakaan itu dan Arya mengira bawah orang tua Mayra lah yang membuat sang adik tewas .


dia akan membalaskan apa yang dialaminya ketika orang yang sangat disayangi pergi untuk selama-lamanya, dan itu berlaku mulai dari awal pernikahannya dengan Mayra dan akan membuat gadis itu menderita untuk membalaskan dendamnya.


padahal bukan orang tua mayra yang melakukannya orang tua mayra hanya berniat untuk membawa gadis itu ke rumah sakit tapi kesalahpahaman itu terjadi ketika Arya tidak mau mendengarkan penjelasan dari Kendrick Alexandra membuat dendam dalam diri Arya menyeruak ketika mengetahui bahwa Kendrick Alexandra memiliki seorang putri dan ia memanfaatkan hal itu.


serta hal itu didukung dengan keberadaan kendrick Alexandra yang bekerja sebagai manajer keuangan di perusahaannya di kota B dan ia tidak menyia-nyiakan hal itu sehingga rencananya sampai pada titik sekarang.


****


Setelah lama memandangi foto sang adik dia beranjak dari kursinya dan pergi ke kamarnya untuk mengistirahatkan tubuhnya yang lelah seharian bekerja di kantor.

__ADS_1


dia merebahkan tubuhnya ke ranjang King size dan menatap langit-langit kamarnya Pikirannya melayang-layang pada kejadian tadi di mana dia menghempaskan Mayra dengan sangat keras sehingga menyebabkan gadis itu meringis kesakitan dan akhirnya mengeluarkan darah .


"apa dia baik-baik saja ya? apa dahinya sudah diobati? ah kenapa aku jadi kepikiran padahal itu sudah rencana Aku sejak awal agar gadis bodoh itu dapat merasakan arti Kesakitan Ah brengsek" ucap Arya dalam hati merutuki pikiran bodoh nya sambil menghela nafas panjang.


setelah itu dia berniat pergi ke kamar Mayra untuk mengecek keadaan mayra, apakah dahinya sudah diobati atau belum.


setelah sampai di depan pintu kamar Mayra dia berniat membuka pintu tetapi pintu tersebut sudah terkunci.


ya mayra sangat berhati-hati jika kalau satu rumah dengan seorang kaki laki walaupun itu suaminya, karena dia tidak yakin semua laki-laki itu baik terutama sekarang pernikahannya dengan arya tidak ada cinta dan mayra juga tidak mau melepaskan kesuciannya pada orang yang tidak dia cintai dan itu berlaku pada arya terbukti dari arya yang selalu berlaku kasar padanya sehingga dia menggunakan jalur aman yaitu mengunci pintu kamar sebelum iya tidur bukankah itu sangat berguna untuk sekarang.


" sial! dia mengunci pintunya lagi! tapi bodo amat mau dia mati sekaligus itu lebih baik" umpat Arya karena kesal pada Mayra


*****


" ahh Pagi yang indah, sungguh segar" ucap gadis itu Seraya menyegarkan diri dipancaran sinar matahari dengan merentangkan kedua tangannya.


" Oh iya Pagi ini aku mau masak apa ya kira-kira si tuan muda itu makanan kesukaannya apa, Jika Aku Memasak sesuatu yang tidak disukainya pasti dia akan sangat marah karena aku sudah membuang beberapa bahan makanannya." ucap Mayra memikirkan apa yang akan dimasak nya di pagi hari ini untuk sang tuan muda.


" Lebih baik aku ke dapur dulu untuk mengecek bahan makanan apa apa yang masih tersedia" ucap Mayra berlalu ke dapur.

__ADS_1


setelah sampai di dapur dia membuka kulkas dan mencari beberapa bahan makanan yang masih tersedia.


di dapur hanya ada beberapa bahan makanan seperti telur, wortel, buncis, dan beras dan beberapa Sayur lainnya dan Maira memutuskan untuk memasak nasi goreng serta omelet telur.


beberapa menit kemudian Mira sudah selesai memasak omelet telur dengan nasi goreng dan dia menyiapkannya di atas meja di ruang makan.


Setelah semua beres dari dapur Dia memutuskan untuk pergi ke kamarnya membersihkan diri serta mandi .


setelah mandi Dia memakai pakaiannya untuk pergi ke kampus hari ini dia tidak makan dari rumah karena dia ingin menghindar dari Arya dan dia pergi tanpa pamit pada Arya.


****


sementara di sisi lain sang tuan muda baru saja turun dari kamarnya dan tidak mendapati Mayra di dapur.


" Kemana perginya gadis itu apa dia sudah pergi tapi Biarkan saja dia pergi dia itu selalu merusak pemandangan" ucap arya yang selalu mengumpat mayra dari semalam sampai sekarang.


.


.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2