
Setelah perdebatan panjang otak dan hatiku, aku memilih untuk memulai kembali karena tidak bisa dipungkiri aku masih ada rasa yang begitu kuat padanya semua keburukannya seakan tertutupi dengan kata-kata manisnya.
Aku menjalani hari seperti biasanya dan ya sekarang dia berbeda menjadi lebih perhatian dan care meskipun tetap di sekolah kami tidak saling sapa karena jarang ketemu juga.
"Ra aku balikan sama kak Angga."
"Cius lu? kapan.?"
"Waktu hari minggu aku jalan bareng sama dia terus dia ngungkapin semuanya penyesalannya serta perasaan dia pengen mulai lagi sama aku Ra."
"Ya gue sih terserah lau ya Cit, tapi lu harus lebih hati-hati sama cowo yang kayak gitu."
"Siap tenang Ra sekarang dia jauh lebih berubah gak kayak dulu."
"Bagus deh, gue cuman khawatir aja sama lau kalau apa-apa cerita ya Cit."
Aku percaya tapi dalam hati ada sedikit rasa ketakutan yang masih mengganggu takut semuanya terulang kembali, tapi mungkin manusia bisa berubah seiring berjalannya waktu.
Waktu berlalu begitu cepat aku sudah kelas 2 smk dan kewajiban anak kelas 2 itu adalah mengikuti PKL atau Praktik Kerja Lapangan, aku memilih tempat PKL dibandung karena kebanyakan temanku juga kesana.
PKL membuat kami LDR selama 3 bulan tapi kami tetap saling bertukar kabar sesekali melakukan panggilan karena rindu hehe.
"Nanti kalau ada waktu aku main ke bandung nemuin kamu boleh kan.?"
"Boleh dong masa gak boleh."
"Nanti aku kabarin lagi ya kalau aku jadi kesana."
"Siap kak."
Setelah 1 bulan berlalu tidak ada kepastian dia mau datang dan kenapa sipatnya menjadi cuek kembali dan kurang perhatian? Apa dia sibuk mempersiapkan diri buat ujian? Yaudahlah gak apa-apa aku juga disini sibuk Pkl.
Derrrrttt. . . Derrtttt tiba-tiba hp ku bergetar dan itu pesan dari kak Angga aku bergegas langsung membuka pesan darinya.
"Maaf ya akhir-akhir ini aku jarang ngasih kabar Cit soalnya sibuk mau ujian."
"Gak apa-apa kak Citra ngerti kok."
"Good girl, kakak pulang dulu ya nanti dikabarin kalo sudah nyampe rumah bye Citra."
"Iya hati-hati kak."
Rasanya pengen cepat pulang menahan rindu berat banget ternyata jadi gak sabar pengen back to school biar bisa ketemu, meskipun aku pulang 3 minggu 1 kali tapi kita gak pernah ketemu karena gak ada waktu yang pas.
Malam-malam tiba-tiba si Rara nelpon, karena Rara beda tempat pkl dengan ku jadi ya gitu kita curhat via telpon.
"Lu harus liat Fb nya si Kak Angga buruan."
"Kenapa sih buru-buru banget ada apa emangnya.?"
"Cepetan gak usah banyak tanya Citra." denga nada tinggi
__ADS_1
"Ya sabar sabar Ra."
Aku terkejut dan tidak bisa berkata-kata lagi aku meilhat pemberitahuan di Fb Angga berpacaran dengan Angel, disitu aku tidak langsung percaya tentunya dan aku memutuskan untuk ngechat kak Angga untuk memastikan betul atau tidak.
"Oh berpacaran ya sama Angel? Yang katanya mau fokus ujian selamat ya.!" begitulah isi pesanku langsung aku kirimkan padanya
Dia membalas pesanku sore hari ya mungkin sibuk sekolah atau yang lainnya, aku gak tau harus marah atu gimana sama dia.?
"Kamu liat itu ya Cit.?"
Yaiyalah ngeliat kan kita berteman di FB gimana sih! Bego aja masih tanya kayak gitu! Aku hanya berani berkata seperti itu didalam hatiku.
"Menurut kak Angga? Kan kita berteman di Fb masa gak liat sih.?"
"Maaf Cit Fb aku dibajak kayaknya, soalnya kemarin aku ke warnet login Fb disana aku lupa aku close apa enggak nya."
Karena aku enggak mau ambil pusing tentang masalah ini aku percaya aja sama apa yang dia katakan.
"Yaudah deh tinggal hapus aja statusnya."
"Iya nanti kakak hapus, untungnya Password Fb nya gak di ganti sama yang nge hack jadi kakak masih bisa login."
"Lain kali hati-hati kak."
"Iya sayang nanti kakak lebih hati lagi, maaf ya bikin kamu kaget."
"Yaudah Citra mau mandi dulu bye kak."
Sebenarnya aku belum percaya sepenuhnya sama dia jadi aku memutuskan untuk mencari tau perempuan tersebut, aku stalking Fbnya sampe akar ternyata dia anak kelas 1 smp.
Saat itu aku langsung menelpon Rara untuk menceritakan hal ini.
"Raaaa kamu tau gak yang status si kak Angga sama cewe itu.?"
"Kenapa Cit? Angga ngaku bukan sama lu.?"
"Enggak katanya sih Fbnya dihack pas dia ke warnet kemarin dia lupa Fbnya dia keluarin apa engga gitu."
"Terus lu percaya.?"
"Sebenernya enggak sih cuman biar cepet aja dan gak mau debat aku iyain aja tapi pas aku stalking Fb cewenya, si cewe ini sekolah di jawa timur kan jauh banget Ra mana anak kelas 1 smp lagi.
"Hmm. . Mungkin aja dia lagi berkunjung ke rumah saudaranya terus pergi ke warnet yang sama bisa aja gitu sih Cit kalo lu mau berpikir positive."
"Iya juga sih Ra masuk akal yaudah deh mungkin iya kali di hack."
"Yaudah percaya aja baik buruknya nanti juga keliatan."
Kami mengakhiri percakapan kami, Rara emang sahabat aku yang bijaksana meskipun ada aja tingkahnya yang receh.
Paginya aku mendapat pesan dari salah seorang temannya Kak Angga, dia mengirim pesan lewat Fb.
__ADS_1
"Citra masih pacaran sama Angga.?"
"Masih kak kenapa.?"
"Kirain udahan hehe, soalnya aku ngeliat status berpacarannya dia di Fb."
"Katanya kak Angga Fb nya di hack kak."
"Terus kamu percaya Cit."
"Percaya kak."
"Fb nya dia enggak ada yang nge hack kok Cit, emang dia pacaran beneran sama si Angel."
"Kaka serius.?" Aku sambil menahan emosi
"Iya dia orang jawa katanya sih kenalan lewat Fb masih kecil kan kelas 1 smp."
"Kenapa kak Fuji tau kalau mereka beberan pacaran.?"
"Karena si cewenya kalau nyari si Angga selalu ngechat ke kakak, bawel banget kakak gak suka sama dia dan kakak mengira kamu udah putus sama Angga sorry ya Cit jadinya kakak kayak ngerusak hubungan kalian."
"Enggak papa kak aku malah terimakasih sama kaka, berkat kakak aku jadi tau yang sebenernya sekali lagi makasih kak."
"Iya sama-sama Citra."
Aku langsung menghubungi kak Angga untuk memastikan lagi yang sebenarnya terjadi.
"Kenapa kak Angga gak jujur sama Citra.?"
"Jujur apasih Cit? Kan kakak udah jelasin semuanya ke kamu.!"
"Kak Angga beneran pacaran kan sama si Angel! Jujur kak gak usah ada yang di tutup-tutupin aku udah tau semuanya.!"
"Yaudah kakak ngaku iya kakak jadian sama si Angel, kakak iseng aja kok lagian dia masih kecil niat kakak cuman mau morotin mintain pulsa doang sama dia."
"Iseng kakak bilang? Kakak gak mikirin perasaan aku apa? cuman gara-gara pulsa doang.?"
"Iya kakak minta maaf Cit kakak tau kakak salah udah kakak putusin kok dan kakak milih kamu, udah ya jangan marah lagi maafin kakak ya Cit kakak khilaf."
Aku tidak menjawabnya langsung aku tutup telponnya, aku memangis sejadi-jadinya kenapa sih ada orang yang kayak gitu? Nyakitin perasaan orang lain demi diri sendiri.
Ke esokan harinya dia mengirimi aku pesan seakan tidak terjadi apa-apa, betul kami tidak putus hanya saja tidak baik-baik saja karena kalau aku yang mutusin takutnya aku menyesal.
"Citra masih marah ya sama kakak? Kakak minta maaf sama kamu please."
"Yaudah kalau mau aku maafin ubah status hubungan kaka di Fb jadi berpacaran sama aku."
"Iya yaudah kakak ganti, tapi maafin kakak ya."
"Iya Citra maafin."
__ADS_1
Dan kamipun berbaikan bertukar pesan seperti biasanya, seperti tidak terjadi apa-apa dan dengan keyakinan hatiku aku selalu berkata "Seseorang pasti bisa berubah."