Kubalaskan permainanmu

Kubalaskan permainanmu
Parasit


__ADS_3

Setelah banyak hal yang kita lalui bersama dan akhirnya waktu kelulusan Angga pun tiba disana dia terlihat sangat gembira berkumpul bersama teman-temannya sampai-sampai ada aku di sekitarannya pun dia hiraukan seakan-akan tidak melihatku.


Aku hanya diam melihat dari kejauhan apakah ini menyakitkan? Tentu saja dia biasa berfoto dengan yang lain sedangkan dengaku tidak daripada tidak dianggap aku memutuskan untuk pulang.


"Citra kamu dimana.?" Angga mengirim pesan padaku


"Aku sedang didalam angkot perjalanan pulang kenapa.?"


"Kenapa kamu pulang? Kan kita belum mengambil gambar.?"


"Enggak usah kak, Citra cape mau pulang aja have fun ya dan selamat atas kelulusannya."


"Iya makasih ya Cit, hati-hati dijalan."


Sebernya sesak didadaku sudah tidak bisa ditahan lagi, tanpa sengaja air mataku mengalir begitu saja setelah begitu banyak yang dia lakukan kepadaku tapi aku tetap memilih bertahan karena tidak mau kehilangannya.


"Hari minggu keluar yu Cit." Tiba-tiba saja dia mengajakku pergi


"Kemana.?"


"Ke rumahku mau gak.?"


Tiba-tiba dia mengajak aku ke rumahnya? Apakah ini pertanda dia mulai serius sama aku? Aku harus bagaimana apakah senang atau gimana aku bingung deg-degan pertama kalinya di ajak ke rumah orang tua laki-laki.


"Insya allah ya kak liat nanti aja."


Semalaman suntuk aku memikirkan mau pakai baju apa? Aku harus berpakaian seperti apa? Yang aku punya hanya kemeja dan T-shirt biasa aja aku akan mencari bala bantuan.


"Rara.?"


"Kenapa bu haji.?"


"Ra aku besok mau di ajak ke rumahnya kak Angga, aku harus pakai baju kayak gimana.?"


"Ya yang sopan jangan pake celana pendek."


"Emang sejak kapan aku pakai celana pendek Rara! Yang bener ah."


"Iya kata aku yang sopan aja udah cukup sih, yang penting itu attitude bestiku"


"Kalau pake kemeja gak papa gak sih.?"


"Ya gak papa dong Citra sayang asalkan pake baju."


"Okedeh thanks ya Ra saran dan masukanya saya ucapkan terimakasih."


"Sama-sama bu haji."


Aku memutuskan untuk mengenakan kemeja hitam, celana jeans dan krudung hitam aku gak tau itu sopan apa enggak yang pasti cuman baju itu yang aku punya.

__ADS_1


Kami janjian untuk pergi pukul 9 pagi dan dari jam 8 aku sudah siap sedia tinggal berangkat, aku nunggu kak Angga jemput tapi setelah di tlpon dan dichatting dia tidak membals pesanku sama sekali.


"Kak Angga aku sudah siap? Mau jemput pukul berapa.?" Apa dia masih tidur?


Waktu sudah menunjukan pukul 11 siang aku sudah menunggu sekitar 2 jam sudah berbagai cara aku lakukan tetapi tidak ada respon sama sekali dari dia dan aku memutuskan untuk mengganti pakaianku emosiku sudah tidak terbendung lagi aku sudah lama-lama berdandan tapi dia malah menghilang tanpa kabar.


Tiba-tiba dia mengirim pesan jam 2 siang "Maaf Cit aku tidur kebablasan."


Saking kesalnya aku abaikan pesan dari dia dan aku nonaktifkan hp ku, ada ya orang yang lupa dengan janjinya sendiri? Aku menangis dan terus menggerutu didalam kamar karena kecewa aku sudah menunggu lama dia dengan seenaknya cuman minta maaf.


Ke esokan paginya aku seperti biasa berangkat kesekolah, disekolah semakin sibuk karena aku juga sebentar lagi dihadapkan ujian sekolah dan banyak praktik lainnya.


"Gimana nih rasanya ketemu calon mertua.?"


"Calon mertua dari hongkong."


"Mamah nya kak Angga orang Hongkong? Pantesan mata dia sipit."


"Ihhhhh bukan, aku gak jadi kerumah ka Angga."


"Kenapa.?"


"Dahlah jangan dibahas Ra merusak hari seninku yang indah."


"Oke oke siap bu haji."


Pas jam istirahat aku mengaktifkan kembali hp ku dan aku mendapatkan beberapa pesan yang diantaranya dari Angga sisanya operator.


"Yaudah iya." Jawabku singkat


"See you sayang."


"See you."


Kali ini dia menepati janjinya, dia sudah ada didekat gerbang menungguku pulang.


"Mau langsung pulang.?" Tanya nya


"Iyalah mau kemana lagi.?"


"Ke warnet dulu yu, temenin aku kirim lamaran kerja."


"Iya ayok."


Setelah kirim lamaran kerjanya dia kita nonton film dulu yang pertama kali kita tonton Your teh apple Of my eye, bahkan aku masih ingat filmnya sampai sekarang.


Angga tiba-tiba menggenggam tanganku dan berbisik "Aku boleh cium kamu gak.?"


Hatiku dag dig dug see duarrrr rasanya muka ku pucat keringat mengalir deras karena aku gak nyangka bakalan denger kalimat itu dan aku hanya diam terus mengangguk.

__ADS_1


Kemudian dia menciumku dengan pelan bener-bener cuman bersentuhan bibir aja enggak sampai gimana-gimana karena ini ciuman pertama ku dan ciuman pertama dia juga setelah kami berciuman kami berdua terdiam lalu memutuskan untuk pulang.


"Udah yu pulang" Ajaknya


"Iya." Aku cuman berkata singkat dan mengikutinya dari belakang karena masih shock


Diperjalanan dia menceritakan niatnya mau bekerja di salah satu perusahaan gitu di kota bogor dia bercerita bahwa dia gak punya uang untuk membeli kemeja serta ongkos buat kesana intinya dia mau minjam uang.


"Aku boleh pinjam uang gak Cit? Nanti aku ganti kalau udah kerja dan udah punya gaji saat ini aku butuh banget uang kamu tau kan keluarga aku broken home minta kesana gak dikasih kesini juga gak di kasih."


"Aku ada sih cuman enggak banyak itu juga tabungan aku."


"Kalau tabungan gak usah Cit aku gak enak minjemnya."


"Emang kak Angga butuhnya berapa.?"


"Enggak banyak sih cuman 500rb aja cukup kok."


"Yaudah aku pinjemin kak kalau 500rb."


"Beneran? Tapi kalau gak ada mah gak papa Cit aku bisa jual hpku kok."


"Enggak usah kak pake aja dulu."


"Pokoknya aku janji kalau udah gajian nanti aku ganti."


"Iya kak."


Aku meminjamkan uang tersebut dan aku nganterin dia beli kemeja dan peralatan lainnya buat kerja dan akhirnya dia diterima, kami pun harus Ldr huhu aku sibuk sekolah dia sibuk kerja.


Awalnya kami sering bertemu sekitar 2 minggu sekali tapi semakin lama dia semakin sulit untuk di temui selalu alasannya sibuk kerja dari pagi sampe malem padahal semenjak dia kerja aku tidak pernah minta apapun selain waktu luang dia.


Hari kelulusan ku pun tiba aku sudah memberitahu dari jauh-jauh hari kalo aku kau wisuda kamu harus dateng karena wisudanya juga hari minggu dia pasti libur kerja.


"Aku minggu depan wisuda Ngga dateng ya awas aja kalo enggak."


"Aku usahain ya mudah-mudahan bisa."


"Aku gak mau tau pokoknya harus."


"Iya aku coba."


Tapi 3 hari sebelum hari H wisuda ku Angga bilang enggak bisa datang karena mau ada acara kantor ke Gunung tangkuban perahu Bandung.


"Citra kayaknya aku gak bisa deh soalnya aku ada acara sama anak-anak kantor mau ke bandung."


"Kok kamu gitu sih? Kan kamu udah buat janji duluan sama aku gimana sih."


"Iya maaf ini acara kantor gak bisa dibatalin gak enak juga kan kalo gak ikut, aku janji bakalan nemuin kamu dulu sebelum berangkat."

__ADS_1


"Jangan pernah bikin janji sama satu hal yang belum tentu kamu bisa pegang omongannya."


...****************...


__ADS_2