Kubalaskan permainanmu

Kubalaskan permainanmu
Posesif


__ADS_3

Semenjak kejadian itu aku jadi lebih Posesif sama dia jadi lebuh sering berantem hanya gara-gara masalah sepele yang sebenernya enggak penting untuk di permasalahkan, rasa percaya yang berkurang membuatku sulit berpikir postive.


Ketika Chat telat dibalas 5 menit aja aku uring-uringan saking curiganya sama dia dan mungkin dia semakin jengkel dengan sikapku tak jarang dia mengabaikan pesanku dan selalu banyak alasan kenapa dia tidak membalas pesan.


"Kamu kemana aja sih? Aku chat kamu jam berapa dibalesnya jam berapa.?"


"Aku tu sibuk kerja Cit, tolonglah ngertiin aku juga pulang kerja kadang aku cape dan langsung tidur.!"


"Terus kamu pikir aku gak kerja? Kamu pikir aku gak cape? Aku juga cape Ngga dan aku juga enggak minta dikabarin tiap menit sehari sekali aja cukup kamu kadang enggak balas pesanku sampe 2 hari.!"


"Yaudah sana cari yang selalu ada buat kamu yang pengangguran! Kamu itu terlalu posesif tau gak."


Aku enggak nyangka kalo kata-kata itu bakalan keluar dari mulutnya dia dan semenjak itu hpnya dia enggak aktif selama 2 hari, aku merenungi semua sipatku yang apa mungkin sudah keterlaluan sama dia.


Sudah 3 hari dia tidak ada kabar sama sekali dan aku meminta maaf dan mengalah agar dia bisa luluh kembali dan ternyata itu berhasil cuman ada motif lain dibalik memaafkannya dia.


"Aku minta maaf sama kamu karena udah terlalu posesif dan curiga sama kamu, please Ngga jangan tinggalin aku ya aku janji aku akan merubah sipat aku."

__ADS_1


"Yaudah aku juga minta maaf karena terlalu kasar sama kamu."


"Makasih ya mau bertahan."


"Iya Citra."


Hari gajian tiba aku memutuskan untuk main bersama teman-temanku melepas rasa stress yang sudah menguasai otakku dan tib-tiba Angga mengirim pesan yang membuatku cukup terkejut.


"Cit kamu lagi dimana.?"


"Aku lagi dijalan mau main sama temen-temen kenapa Ngga.?"


"Kalau segitu aku enggak ada Ngga."


Karena menurut ku uang segitu terlalu besar dan aku mikir-mikir lagi buat ngasih pinjam yang dibawah segitu aja dia gak bayar-bayar.


"Masa sih Cit kan kamu baru gajian? Aku butuh banget kali ini beneran aku bayar cit."

__ADS_1


"Emang kamu gak punya tabungan ya? Harusnya kan pas kamu gajian itu yang penting dulu yang dibayarin Ngga."


"Yaudah deh kalo kamu enggak mau ngasih pinjem tinggal bilang aja, aku bisa jual Hp aku kok."


"Enggak gitu maksud aku Ngga."


"Dahlah kalau aku enggak ada kabar berarti Hpnya sudah aku jual.!"


Aku bingung banget harus kayak gimana? Sebenernya aku ada tapi ini udah jadi kebiasaan dia dari dulu kalo enggak dikasih pasti ngambek pake ngancem segala lagi, tapi pada akhirnya aku luluh lagi dan ngasih dia uang pinjaman.


"Yaudah mana no reknya aku Tf sekarang."


"Beneran? Nih 1234******, 1 juta ya kalau mau di lebihin juga boleh hehe."


"Udah aku Tf ya 1 juta Ngga, aku tunggu pas kamu gajian."


"Iya Cit nanti pas gajian ingetin aja."

__ADS_1


Aku sebenernya udah jengkel sama sipat dia yang satu ini tapi disisi lain aku juga enggak bisa marah dan enggak bisa ngelawan sama sekali aku hanya bisa nurut apa yang dia katakan.


__ADS_2