
Setelah aku berpisah dengan Angga banyak hal yang awalnya aku tidak tau menjadi tau semuanya sipat dan perilakunya yang selama ini aku menutup mataku seakan aku tidak melihat semuanya.
Satu persatu teman-teman ku membongkar kelakuan Angga di belakangku bahkan aku tidak tau dia mempunyai dua akun Ig yang pastinya dia pakai untuk berselingkuh.
Katika aku stalking akunnya dia yang satunya lagi yang pastinya kita tidak saling follow, ada foto mereka berdua cuman tidak banyak kemudian aku stalking ke akun pacarnya Aka selingkuhannya dia banyak banget gambar mereka berdua dan setelah dilihat-lihat ternyata mereka sudah berpacaran selama 1 tahun lebih.
Dan selama itu aku tidak tau apa-apa seakan-akan aku tinggal didalam goa dengan kebodohan ku, mereka berdua pergi ke tempat-tempat yang sudah kami rencanakan pas aku pulang nanti mereka pergi ke pantai, berenang, berkemah dan menonton bola bersama.
Dulu pas waktu denganku dia gak pernah mau memakai baju couple denganku dengan alasan norak, dia tidak mau kepantai dengan alasan takut terseret ombak tapi semuanya dia bisa lakuin dengan selingkuhannya
__ADS_1
"Semalam lu kenapa Cit nangis kenceng banget? Pas ditanya gak jawab malah tidur."
Aku bercerita panjang lebar kepada sela teman satu kamarku di Malaysia dan dia memluk ku lalu menenangkanku.
"Ketika seseorang tidak tepat untuk mu, maka tuhan akan terus-terusan membuatmu terluka karenanya, hingga kamu cukup kuat untuk membiarkannya pergi."
"Kamu hebat Cit karena kamu sudah keluar dari hubungan yang toxic dan itu memang butuh waktu yang cukup lama dan susah keluar dari hubungan seperti itu, it's okay kamu cantik, baik dan pintar kamu berhak mendapatkan yang terbaik dari yang terbaik."
Selama ini aku enggak nyadar banyak temen-temen yang sayang sama aku mereka selalu ngasih tau aku bahwa dia gak baik buat aku tapi aku selalu menutup mata dan telingaku karena aku lebih percaya dengan pria begundal itu.
__ADS_1
Sesekali aku menangis dan lebih sering melamun insomnia dan sering mengurung diri, mamah ku pun merasa lega aku sudah berpisah dengan orang itu papa ku pun menyemangatiku untuk tidak terlalu terpuruk, namun luka itu terlalu dalam dan membuatku depresi aku makan banyak tapi berat badanku turun drastis.
Teman-teman ku begitu menghawatirkan ku dan menyaranku untuk pergi ke Psikiater karena mereka rasa aku sudah terlalu jauh aku mengobrol, makan dan tertawa tapi pandangan mataku kosong mereka juga tau kalau diam-diam aku menangis setiap malam.
Aku tidak pergi ke Psikiater karena aku gak berani, aku memutuskan untuk menyibukan diriku dengan bekerja, membaca buku dan tidur itu cukup membuatku meresa tenang.
Dan perempuan selingkuhannya begundal itu memfollow Ig ku mengupload kegitan mereka bermesraan seakan sengaja untuk memperburuk suasana hatiku! Apa aku cemburu? Tentu saja tidak bisa di pungkiri 5 tahun bukan sebentar masih ada rasa tersisa dihatiku namun sekarang sudah membeku.
Kalau kata Rara jangan tunjukan kesedihanku didepan mereka karena itu membuat mereka bahagia, jadi aku selalu membagikan hal-hal yang menyenangkan meskipun cuman di Sosial media saja.
__ADS_1