Kubuka Pintu Hatimu Dengan Alfatihah

Kubuka Pintu Hatimu Dengan Alfatihah
Bab 1


__ADS_3

Di sebuah desa tampak seorang gadis sedang berlari menghampiri ibunya yang sedang melakukan aktivitas sehari-hari nya yaitu membersihkan taman bunga. Ya itu adalah aku, nama ku adalah Ayana Muslimah usia ku 18 tahun aku adalah anak yatim, ayah ku sudah meninggal dunia sejak usiaku 7 tahun.


Orang bilang aku adalah wanita yang baik hati suka menolong dan penyayang, cantik dan juga pintar banyak pemuda yang ingin melamar ku tapi sayang aku menolaknya karena tujuan pertama ku adalah ingin membuat ibu bahagia dan membawa nya ke tanah suci dengan uang ku sendiri.


"ibu" teriak ayana dari kejauhan memanggil ibunya


"jangan lari-lari ntar jatuh"


"ibu, ay punya kabar baik untuk ibu" menjawab dengan gembira.


"kabar apa, kok sampai se senang itu?"


"ibuk tau ayana dapat beasiswa di sekolah terkenal itu loh buk dan akan berangkat satu minggu lagi"


Mendapatkan beasiswa di kelas 3 SMA, itu kedengaran nya tidak masuk akal.


"Alhamdulillah selamat ya sayang kamu harus tetap bersyukur kepada Allah karena sudah memudahkan jalan untuk mu tidak mudah loh untuk sekolah di kampus terkenal itu"


"iya buk ayana senang sekali bisa sekolah disana teman ayana juga sekolah disana jadi ayana tidak perlu takut di kota itu"

__ADS_1


"disana tempat sekolah anak para bangsawan kamu benar-benar beruntung bisa sekolah disana ibuk selalu mendoakan untuk mu yang terbaik agar orang disana tidak merendahkan kita"


"ibu aku lapar hari ini ibu masak apa?"


"hari ini ibu memasak kesukaan mu ikan panggang kamu suka kan"


"wah terima kasih ibu"


***


1 minggu kemudian.....


Sinar mentari menyinari seluruh desa kecil itu membuat penduduk disana sibuk dengan aktivitas sehari hari nya ada yang pergi ke kebun ke sawah dan terlihat para gadis pergi ke sungai untuk mencuci baju.


"ay cepat sarapan nanti kamu telat ke bandaranya" memanggil ayana karena belum keluar kamarnya


"iya ibu"


Setelah selesai sarapan ayana pun berpamitan kepada ibu nya untuk pergi melanjutkan studi nya di kota besar itu.

__ADS_1


"bu ayana pergi ya doain agar ayana sukses dan kembali untuk membuat ibu bangga" menangis sambil memeluk ibu kesayangannya


"pasti nak setiap sujud ibu selalu ada doa untuk mu" sambil menenangkan anak semata wayang nya itu karena masih bersedih.


"terima kasih bu ayana pergi dulu"


ayana pun pergi sambil mendorong kopernya ke dalam taksi yang sudah menantikan nya dari tadi.


Tinggalah ibu lina seorang diri dalam penantian berharap putrinya pulang dengan selamat dan membuat nya bangga.


Di dalam taksi ayana masih bersedih sambil melihat pemandangan yang tidak akan ia lihat lagi kampung halamannya yang di penuhi perbukitan dan sungai yang mengalir memikirkan hal itu membuat hati nya kembali rapuh.


Sudah beberapa jam perjalanan akhirnya sampai di bandara yang langsung di sambut oleh para sahabatnya yaitu serli dan aliza.


Aliza juga mendapatkan beasiswa dari sekolahnya bersama ayana karena dia termasuk siswa tercerdas kedua setelah ayana, tidak dengan serli ia meminta keluarganya untuk mendaftarkan dirinya karena keluarga nya cukup kaya untuk mendaftarkan nya di sekolah terkenal itu.


"ayana disini" teriak serli sambil melambaikan tangannya


"maaf ya terlambat tadi macet"

__ADS_1


"iya gak papa ayo cepat pesawatnya akan berangkat"


Akhirnya pesawat pun lepas landas menuju kota xxx yang ia tuju.


__ADS_2