Kubuka Pintu Hatimu Dengan Alfatihah

Kubuka Pintu Hatimu Dengan Alfatihah
Bab 16


__ADS_3

Monica yang sudah menyukai leon dari kecil tidak semudah itu bagi nya untuk menyerah dan melepaskan kekasih yang dipendam sejak lama.


Ia terus meminta kepada ayah nya agar pertunangan itu bisa dirujuk kembali.


Tapi saat leon sudah beranjak dewasa ia memutuskan untuk membatalkan pertunangan karena tidak mau ada yang mencampuri urusan nya apalagi tentang pendamping hidup nya.


Ayah leon hanya pasrah ia tahu bahwa anak nya sudah tumbuh dewasa.


***


Saat melihat leon sudah pergi dari sisi ayana.


Monica lalu mendekati ayana yang sedang duduk dengan teman-teman nya.


Ia mengambil segelas minuman lalu berjalan menghampiri ayana.


Monica menabrak ayana lalu menumpah kan minuman yang ia pegang sehingga membuat gaun ayana menjadi basah dan kotor.


"ah sorry sis, aku tidak sengaja" membantu ayana mengelap gaun.


"ayana kamu tidak papa" serli


"tidak papa, aku ke toilet dulu untuk membersihkan nya"


"aku akan menemani mu" aliza yang hendak berdiri dari kursi nya.


"ngak perlu aku sendiri saja hm"


Monica memerintahkan orang suruhan nya untuk mengerjai ayana.


2 Pemuda dengan tubuh kekar mendekati ayana dan menutup mulut nya dengan sapu tangan yang sudah diberi obat mabuk.


ayana mencoba memberontak namun karena obat itu sangat kuat sehingga membuat nya langsung pinsan.


Para pemuda itu kemudian membawa ayana ke sebuah kamar dimana kamar tersebut di khususkan untuk para tamu.


Lalu membaringkan tubuh ayana di sebuah ranjang, menunggu ayana sadar untuk bisa melaksanakan perintah dari menica.


"Awh" ayana memegang kepala nya mungkin efek dari obat tersebut sehingga membuat kepala nya sakit.


"Bos dia sudah sadar" ucap salah satu pemuda kepada rekan nya.


"siapa kalian!!!"


Kaget saat melihat dua pemuda itu sedang menatap dirinya.


Merasa terancam ayana mencoba untuk kabur dari kamar yang jauh dari keramaian.


Namun dihalang oleh mereka " mau kemana sayang... mari kita bersenang-senang dulu"


Perlahan-lahan pria itu mendekati ayana secara bersamaan.


"tidak!!! saya harus pergi!"


"Bos sebentar lagi obat itu akan bereaksi, dan wanita ini tidak akan bisa menahan hasrat nya karena dosis yang kita berikan sangat kuat"


"hhmm kita tunggu sebentar lagi"

__ADS_1


Dan benar saja ayana mulai kehilangan kendali, sekujur tubuh nya mulai terasa panas.


"ah panas.. ada apa dengan tubuh ku"


"itu karena obat nya sudah bereaksi hahaha"


Pemuda itu kemudian mendorong tubuh ayana di atas ranjang, dan mencoba membuka hijab ayana.


Tubuh ayana mulai melemah namun ia masih bisa menahan hijab nya supaya tidak lepas.


"jangan!! lepaskan saya"


"Tolonggg"


Ayana berteriak sekeras mungkin agar seseorang bisa menolong nya, kamudian ia menendang tubuh laki-laki itu yang hendak meniduri nya.


Turun dari ranjang sambil menahan hijab yang akan terlepas.


Karena berdua laki-laki itu sangat mudah untuk mengatasi satu wanita.


Salah satu dari mereka memegang kedua tangan ayana dan satu nya lagi membuka pakaian nya.


Ayana mencoba melindungi diri nya sebisa mingkin walaupun dirinya sudah sangat menahan hasrat.


Cairan yang diberikan kepada ayana sudah mulai menguasai dirinya. Ia tidak bisa menahan lagi, sambil berlinang air mata dan pasrah kepada sang pencipta. Dengan harapan tuhan memberikan pertolongan sebelum terlambat.


Dorr...


Leon menendang pintu kamar itu dengan keras sehingga pintu itu terbuka.


Leon melihat pakaian ayana yang hampir terbuka dan langsung menolong nya.


Tanpa aba-aba leon memukul kedua pria itu sampai babak belur.


"apakah tangan ini yang kau gunakan untuk mengotori gadis itu, aku akan menghabiskan nya"


krakkkk......


Leon mematahkan tangan para pria itu lalu menghempaskan pria itu ke lantai.


"Kau bereskan pria jal*ng ini"


Leon memerintahkan anak buah nya untuk bertindak.


"baik tuan, kami akan menyelidiki siapa dibalik kejadian ini"


"paksa dia untuk mengatakan siapa yang membayar nya, aku pastikan akan memberikan pelajaran yang setimpal"


ucap leon dengan tatapan tajam.


Leon merasakan pergelangan tangan yang melingkar di pinggang nya dari belakang.


Langsung membalik kan badan nya ternyata ayana yang sudah tidak sadar kan diri karena pengaruh dari obat tersebut.


Saat kedua pria telah pergi ayana lalu melepaskan hijab, membuat rambut rambut panjang ayana terurai, baju yang sedikit turun sehingga menampak kan belahan gunung yang tertutup oleh bra yang berwarna biru muda.


Leon menelan ludah nya dengan kasar. Tak disangaka ia akan melihat tubuh ayana yang begitu seksi.

__ADS_1


Leon mempalingkan wajah nya tak seharus nya ia melihat pemandangan yang mungkin tidak disukai oleh ayana.


"ay sadar lah"


"sial ayana mengkonsumsi obat perangsang, jika terus begini ayana tidak akan bisa menahan hasrat nya"


"hahah aku tidak tau kenapa, tapi aku sangat senang" ucap ayana girang sambil berputar-putar di atas ranjang.


"ayana turunlah nanti jatuh" tegas leon.


"tidak mau"


"astaga, tidak bisa begini terus aku harus memanggil teman-temannya, tapi diluar sangat ramai, ayana akan malu"


Ia terus berpikir sambil duduk di tepi ranjang.


Tiba-tiba ayana naik di atas punggung leon sambil berkata "yey naik kuda, leon akan menjadi kuda untuk ku"


Mengusap kepala leon seperti anak kecil.


"apalagi ini ay" tanya leon pasrah dengan ayana yang bertindak seperti anak kecil.


Tidak di sangka bahwa efek yang diberikan obat itu berbeda dengan yang sebenar nya.


Biasa nya orang akan kehilangan kendali dan dipenuhi oleh hasrat tapi tidak dengan ayana, malah sebalik nya ia bertingkah seperti anak kecil yang manja.


"leon berdiri lah, tolong angkat aku" ucap ayana memaksa.


"ay kita harus pergi dari sini, kamu harus memulihkan diri"


"kenapa? aku baik-baik saja, lihat aku sangat sehat"


Ayana melompat dari ranjang dan berdiri di hadapan leon dengan tegap.


Lagi-lagi leon melihat gunung kembar ayana yang tertutup dengan bra.


Baju yang sudah melorot sejak ayana melompat-lompat.


"Sehat apa nya, setidak nya rapikan dulu baju mu itu" sambil menunjuk pakaian ayana yang tidak beraturan.


"tubuh ku terasa panas, aku akan melepaskan pakaian ku, kamu juga kan yang akan menikmati nya"


Membayang kan tubuh ayana tanpa sehelai kain membuat leon kembali menelan ludah nya.


"Aaaa tidak-tidak, jangan lakuin itu"


Leon mencoba menghenti kan ayana namun ayana lebih dulu merobek pakaian nya dan tersisa hanya lah pakaian dalam.


Ayana mendekati leon dan memeluk nya.


"Gimana kamu suka" tanya ayana genit.


"Ayana apa ini beneran kamu, aku sedikit merinding"


Karena leon hanya laki-laki biasa yang juga akan tergoda dengan seorang wanita.


Leon mencoba mengurung kan hasrat nya dan tidak ingin menghancur kan masa depan ayana.

__ADS_1


Ia tidak akan mengambil kesempatan dalam kesempitan.


__ADS_2