Kubuka Pintu Hatimu Dengan Alfatihah

Kubuka Pintu Hatimu Dengan Alfatihah
Bab 4


__ADS_3

Setelah selesai dari kantin ayana merasa perutnya sakit dan izin pergi ke wc.


"Serly, aliza kalian duluan ya aku pergi wc bentar"


"kamu kenapa ay mau kami temanin"


"ngak usah kalian duluan aja ya"


"owh yaudah kita ke kelas duluan ya ay"


Ayana pun pergi menuju wc yang tidak jauh dari kelasnya dan tiba-tiba ada seseorang menariknya ke sebuah ruangan.


"siapa kamu? tanya ayana dengan sedikit cemas


"kak ini wanita yang kamu ingin kan aku sudah membawa nya" jelas seorang adik kelas kepada leon.


"ya kamu boleh pergi"! leon


"apa yang kamu ingin kan sebenarnya?


ayana melihat disekitar dan ternyata ada teman-teman leon juga sedang berada disana


"hay apa kabar bukankah tadi kita bertemu" ucap arsel yang sedang duduk di atas sofa bersama F4.


"aku akan memberikan kesempatan kepada mu kalau kamu mau minta maaf sekarang, bukankah aku terlalu baik teman-teman" ucap leon sambil melirik temannya


"yoi" jawab arvin sambil tersenyum kecil


"gak mau aku gak salah kok kenapa aku yang harus minta maaf" ayana pergi meninggalkan leon yang dari tadi berdiri di depannya.


tiba-tiba leon menarik hijab milik ayana dari arah belakang dan hampir membuat hijab nya lepas.


tapi ayana langsung menahan hijab nya dan membuat ayana sangat marah karena telah sangat lancang dan ia pun menampar wajah leon dengan sangat keras hingga membuat orang yang ada di dalam ruangan itu terkejut.


"aku sabar dengan tingkah mu yang tadi ingin membuat semua orang benci dengan ku tapi kekanak-kanakan nya jangan sampai kelewatan itu sangat menjijikan dimana letak sopan santun mu itu!!


"kau memang orang kaya tapi kelakuan mu serendah ini...


Ayana tidak mau melanjutkan perkataan nya dan langsung menahan emosi yang sudah meluap dan langsung istighfar merapikan hijabnya dan pergi meninggal kan geng F4.

__ADS_1


"hey aku rasa kau sudah keterlaluan kepada gadis itu" saga mengingat kan teman nya itu dengan nada tenang.


"apa! gue hanya membuka hijab nya doang kenapa semarah itu"


"lagian lo ngapain buka hijab nya segala" ejek arsel yang menikmati drama tadi


" ya gue penasaran aja apa dia punya telinga apa ngak mana tau mungkin dia alien kan" membuat alasan


*****


Sedangkan ayana masih menangis dan mengusap air matanya sepanjang perjalanan kelas.


"ay kamu kenapa kok nangis?" tanya aliza


"ngak kok aku ngak apa" jawab ayana sambil menenangkan dirinya supaya temannya tidak mengetahui kejadian tadi"


Waktu pelajaran pun selesai ayana, serli dan aliza pun pergi untuk mengisi waktu luang nya di perpustakaan.


Mereka melihat-lihat buku yang tersusun rapi di atas rak buku yang begitu sangat banyak sehingga memenuhi ruangan yang begitu besar.


Di saat ayana berjalan sambil memilih buku ayana merasakan dia bahwa kaki nya menabrak sesuatu dan melihat ternyata ada seseorang yang sedang tidur sambil menutup wajahnya dengan buku.


"kenapa kau membangunkan ku, apa kau tidak melihat ada orang disini?" bicara dengan suara rendah.


"bukankah itu geng dari F4 dia adalah temannya si leon itu, oh ya ampun apa dia juga akan memarahiku seperti yang di lakukan oleh si leon itu" ucap ayana bergumam sambil memegang buku yang ia pilih dari tadi.


"hai, bukankah kau wanita yang di ruangan kami tadi?" (pria ini adalah saga dia selalu berbicara dengan tenang)


"iya, aku minta maaf karena telah membangunkan mu"


"santai saja, aku tidak seperti leon tolong maaf kan sikap dari pria itu dia memang sangat kekanakan jadi lupakan lah" membujuk ayana sambil tersenyum agar memaaf kan temannya.


Ayana hanya membalas dengan menganggukan kepala nya.


"aku dengar nama kamu ayana, itu nama yang sangat bagus"


" terimakasih " jawab ayana sambil tersenyum kecil.


"tapi kenapa kamu tidur disini, bukankah kalian mempunyai ruangan pribadi?" tanya ayana penasaran.

__ADS_1


"aku suka ketenangan itu akan membuat ku damai dan lagi pula di ruangan itu mereka sangat berisik" jelas saga.


Kedua nya mengobrol sambil memperlihatkan buku kesukaan masing-masing.


Tiba-tiba aliza dan serli datang menghampiri mereka dan bertanya..


"hm bukankah kamu dari geng yang sombong itu, mau apalagi kamu hah" perasaan cemas membuat serli sedikit khawatir dengan temannya


"serli sabar, nama nya saga dia baik kok, dia ngak seperti teman-temannya itu" ayana meyakinkan temannya itu


"baiklah, kita pergi sekarang" ucap serli


"sampai jumpa ".


Saga hanya mengangguk kecil lalu kembali tidur karena masih sangat mengantuk.


***


"hey apa kau sudah melihat papan pengumuman disana" tanya salah satu siswa kepada siswa yang lain


"ya, dengar-denger sekolah kita mengadakan kemping untuk menyambut siswa baru"


Ayana, serli dan aliza langsung melihat papan pengumuman itu saat mendengarkan obrolan dari siswa tadi.


"ay apa kita akan ikut perkempingan ini diadakan di dalam hutan bagaimana kalau kita tersesat" aliza merasa sedikit khawatir.


"no, tidak boleh berkata seperti itu ucapan adalah doa jadi jangan bilang yang tidak-tidak ok" ayana


"iya za kita kan pergi nya bersama-sama insya Allah aman" sambung serli.


"lihat deh udah ada kelompok nya masing masing" kata aliza yang sedang mencari nama nya


" iya ay senior kita yang akan memimpin acara ini coba kamu lihat" jawab serli sambil menunjuk pada kertas yang sudah tertempel.


Ayana, serli dan aliza sangat kecewa karena mereka tidak satu kelompok sedangkan ayana lebih kecewa karena yang akan memimpin tim nya adalah leon, sedangkan tim aliza dipimpin oleh saga dan tim dari serli dipimpin oleh Arsel dan Arvin.


Dalam satu kelompok terdiri dari 15 anggota yang mana terdiri dari kelas A, B,dan C.


Acara perkempingan akan di adakan besok dan harus datang lebih awal agar mempersiapkan berbagai keperluan saat di dalam hutan.

__ADS_1


__ADS_2