Kubuka Pintu Hatimu Dengan Alfatihah

Kubuka Pintu Hatimu Dengan Alfatihah
Bab 15


__ADS_3

Hari pekan telah tiba, waktu nya anak-anak sekolah untuk beristirahat atau berlibur. Semua aktivitas yang berhubungan dengan pekerjaan akan libur untuk satu hari.


Hari ini adalah hari pertunangan chelsea.


Ayana dan teman-teman nya di undang ke acara tersebut. Acara nya akan di adakan jam 9 malam.


Ayana menghampiri serli dan aliza yang hendak memasak.


"teman-teman kita di undang untuk hadir di acara pertunangan kakak nya leon, gimana menurut kalian" ucap ayana.


"kakak nya leon yang waktu itu ngak sih" tanya serli mengingat waktu chelsea mengajak ayana pergi.


"ya benar" ayana.


"kalau begitu kita harus ikut, lumayan kan dapat makanan gratis" ucap serli sambil tertawa.


"gimana za, kamu mau ikut" tanya ayana


"aku ikut kalian aja" senyum aliza.


"jadi kita ngak perlu masak hari ini" ayana.


"gaun! kita harus menyiapkan gaun yang akan kita pakai" ajak serli ke kamar.


"orang-orang disana sangat kaya, kita harus seimbangin pakaian kita dengan mereka" ucap aliza.


Serli dan aliza mengeluar kan satu-satu nya gaun mewah mereka.


"aku memiliki satu gaun yang mungkin bisa dipakai di acara pertunangan itu" aliza.


"aku juga punya, orang tua ku membelikannya, tapi aku hanya punya satu terus ayana bagaimana" serli bingung.


"kalian tidak perlu khawatir, saat pergi dengan kak chelsea dia membelikan aku sebuah gaun"


"bagus, kalau begitu kita sudah siap" serli.


"tapi aku sedikit terbebani oleh gaun itu, gaun itu terlalu mewah untuk aku serli" ayana.


"coba kami lihat, seberapa mewah nya sih gaun itu" aliza yang penasaran.


Ayana memperlihat kan gaun yang ia beli bersama chelsea,


"ini gaun nya, bagaimana menurut kalian"


"ya ampun, gaun nya sangat cantik" serli yang mengagumi gaun tersebut.


"sangat menarik, tapi jika ayana yang pakai lebih menarik lagi" aliza.


"teman-teman sudahi pujian kalian, mari kita bersujud karena waktu zuhur telah tiba" ayana


Ayana, serli dan aliza pergi ke kamar lalu melepas kan hijab mereka. Dengan rambut panjang yg terikat serta kulit putih yang berseri.

__ADS_1


Hanya orang yang beruntung bisa melihat kecantikan mereka yang tertutup rapat.


****


Matahari pun mulai terbenam..


Chelsea memerintah kan salah satu supir nya untuk menjeput ayana dan teman-teman nya.


Karena para tamu sudah mulai berdatangan,


Karena leon, saga, arvin dan arsel sibuk menyambut para tamu maka ia tidak sempat menjemput ayana, serli dan aliza.


chelsea mengerahkan semua keamanan agar acara yang ia adakan berjalan dengan baik.


Tidak butuh waktu lama, supir suruhan chelsea sudah sampai di halaman rumah aliza.


"Selamat malam nona ayana, saya supir suruhan nyonya chelsea untuk menjeput nona bertiga" ucap supir itu kemudian membungkuk kan badan nya.


"ah baiklah kita berangkat sekarang"


Dengan sopan supir itu membukak kan pintu mobil untuk mereka bertiga dan mempersilahkan mereka masuk.


Menghidupkan mesin mobil lalu menancap kan gas menuju rumah yang seperti istana itu


Didalam mobil serli ayana dan aliza merasa gugup, tidak di sangaka mereka dapat menghadiri acara yang begitu mewah.


"pokok nya kita harus tenang, tidak boleh gugup, toh bukan kita yang tunangan hehe"


ucap ayana sambil tertawa menghibur temannya.


"loh kok aku kenapa ngak kamu aja" ayana yang tidak mau kalah.


"kamu duluan, lalu aku dan aliza nyusul" serli dan aliza memberikan tos merasa senang jika menjahilin ayana.


Ayana hanya merasa pasrah jika teman-teman nya sudah berulah.


Mobil berhenti di halaman kadiaman Harrisman( nama keluarga leon).


Ayana, serli dan aliza memasuki ruangan yang penuh dengan dekorasi.


Dekorasi yang sangat indah dan menawan



Mereka menghembus kan napas agar merasa tenang.


Arsel menepuk pundak leon yang sedang mengobrol dengan para tamu.


"lihat lah siapa yang datang" ucap arsel sambil melihat ayana yang memasuki ruangan.


Seketika leon tidak percaya bahwa yang ia lihat itu adalah ayana begitu pun dengan saga seperti melihat bidadari yang menjelma seperti manusia.

__ADS_1


Mereka menyambut kedatangan ayana, serli dan aliza yang masih berdiri di depan pintu.


Leon langsung gugup saat melihat ayana. Jantung nya langsung berdetak kencang. Entah perasaan apa lagi yang bergejolak di dalam hati nya.


"hmm, h..ai" sapa leon.


"selamat datang, kalian bertiga sangat cantik, mari masuk" ucap arsel mempersilahkan.


"Mm terimakasih" ayana.


Chelsea yang dari tadi sedang menunggu kedatangan ayana, saat mendengar bahwa ayana sudah tiba ia langsung menghampiri nya.


"ayanaaaa" langsung memeluk ayana tanpa basa basi.


"kakak kenalin ini teman ayana serli dan aliza"


"hai terimakasih sudah bersedia bergabung di acara ini" memberikan salam ramah.


Serli dan aliza hanya tersenyum. Ia tidak menyangka bahwa kakak leon ternyata sangat baik.


Berbeda dengan leon yang selalu marah-marah saat pertama kali bertemu.


"ehh tunggu apa lagi acara nya akan segera dimulai" chelsea.


Leon mengajak ayana, serli dan aliza untuk duduk satu meja dengan mereka.


Karena para tamu sudah hadir Seorang MC pun membuka acara tersebut


Acara pun dilangsungkan.


Pertukaran cincin dimulai dari chelsea dan memasang kan nya di jari tunangan nya dan begitu pun sebalik nya.


Para tamu memberikan tepuk tangan yang meriah dan memberikan ucapan selamat kepada mereka.


"Tarimaksih semua nya sekarang silahkan nikmati makanan yang sudah di hidangkan" ucap salah satu pembawa acara.


Leon, ayana dan teman-temannya langsung menyantap makanan yang sudah di hidangkan oleh seorang pelayan pribadi nya leon.


Seorang gadis yang memperhatikan leon dan ayana dari kejauhan tampak tidak menyukai nya.


"sialan, siapa gadis yang bersama leon itu" tanya seorang gadis yang bernama monica itu kepada teman nya.


"dari info yang gue denger gadis itu bernama ayana dan sekarang mereka berteman"


Monica adalah mantan tunangan leon. Mereka dijodohkan oleh kedua orang tua mereka dalam hal bisnis.


Demi menjalankan bisnis, mereka rela menjodohkan anak mereka dan menjalin hubungan.


Perjodohan itu dilakukan sejak usia leon menginjak 10 tahun.


Mereka berniat menikahkan leon dengan monica jika sudah besar.

__ADS_1


Tapi leon menolak nya dengan alasan tidak mau terlibat dalam urusan bisnis.


Karena masih kecil mereka menganggap bahwa perkataan leon tidak lah serius tau apa seorang anak kecil tentang sebuah bisnis.


__ADS_2