
Di kediaman Alexsander tampak semua orang begitu sibuk di halaman teras nya.
Ayana dan aliza sedang membakar ikan sedangkan serli sedang menyiapkan meja untuk mereka duduk bersama.
Nenek dan kakek aliza hanya duduk karena mereka tidak di izinkan melakukan sesuatu, mereka di suruh untuk menjadi juri dan menilai masakan mereka.
Setelah selesai memanggang ikan, ayana dan aliza menghidangkan di atas piring dan memberikan kepada nenek dan kakek nya.
"bagaimana masakan kami nek, berikan kami penilaian" ucap aliza
"ini sangat enak kakek balum pernah merasakan masakan selezat ini" pujian dari kakek
"tentu saja teman kami ayana yang membuatnya" lanjut serli sambil memegang pundak ayana.
"bukankah kita yang membuat nya bersama" jawab ayana
"iya tapi bumbu nya dibuatkan oleh mu tentu saja rasa nya beda" mereka tertawa bersama
"nek sekolah kami akan mengadakan kemping, mungkin kami akan sedikit terlambat untuk pulang" aliza
"kalian jaga diri baik-baik ya" pinta nenek
Setelah selesai makan bersama nenek
menyuruh mereka agar pergi untuk istirahat sedangkan ayana, serli dan aliza melakukan panggilan Allah untuk menunaikan sholat isya. Setelah selesai sholat mereka memutuskan untuk pergi tidur.
***
Disisi lain leon yang sangat marah karena harus satu tim dengan wanita yang ia benci bahkan jika bisa ia memilih tidak ikut dalam acara perkempingan itu.
" ya bro kenapa kau sangat kesal seperti itu tenang saja dia hanya wanita biasa" ucap arsel yang terus meledek leon.
(Arsel adalah cowok goodboy, banyak wanita cantik yang tertarik dengan nya namun ia tidak melirik satupun di antara para cewek itu bahkan bunga kampus sekalian).
"itu bahkan bukan salah nya kenapa kamu mengutuk nya" tanya saga terheran-heran.
"kenapa tidak wanita itu bahkan pernah menampar leon waktu itu" jawab Arvin.
(Arvin adalah pria yang suka bermain dengan para wanita bahkan bisa 5 wanita sekaligus)
"ah sudahlah aku yang akan membereskan nya besok kalian lihat saja" sambung leon mengepalkan kedua tangannya.
****
Jam menunjukan pukul 05.00 pagi.
__ADS_1
Adzan berkumandang dari layar hp milik ayana dan membuat mereka terbangun.
Sebelum sholat mereka bergantian untuk mandi dan melaksanakan sholat subuh.
Karena acara perkempingan diperbolehkan memakai baju bebas ayana memilih memakai rok panjang dengan baju yang cocok dengan rok nya dan memakai hijab pasmina.
Sedangkan serli dan aliza memakai celana dan baju kemeja dengan model terbaru.
Setelah selesai berdandan mereka bertiga berangkat untuk pergi ke kampus untuk berkumpul dengan tim masing-masing.
Para ketua tim berdiskuisi tentang perkempingan itu dengan guru mereka, termasuk leon, saga, arvin, arsel dan tim lainnya.
"Semuanya berkumpul di timnya masing-masing akan ada pengumuman yang akan bapak sampaikan kepada kalian semua" ucap salah satu guru.
Guru pun menjelaskan mengenai dimana mereka akan berhenti untuk istirahat bersama, dan selalu mengikuti petunjuk arahan yang sudah di pasang di pepohonan agar tidak tersesat.
"hey bawa barang kalian masing-masing kita akan berangkat" tegas leon kepada anggota tim nya
Lalu leon melirik ke arah ayana dan berkata...
"lebih baik kau berjalan di belakang ku agar kau tidak tersesat, aku adalah ketua tim dan kau masih anak baru disini kau akan kesulitan apa kau mengerti"
lihat saja nanti wanita brengsek aku akan mengerjaimu dan meninggalkan mu di hutan sendirian. batin leon
"iya aku paham" jawab ayana sambil mengangguk kan kepalanya memberikan isyarat.
Sedangkan di sisi lain ada tim dari saga dan arvin yang sedang memberikan perintah.
"bukankah kamu teman nya ayana, siapa namamu" tanya saga kepada aliza yang satu tim bersama nya agar ia mudah mengenal anggotanya
"i..tu nama saya aliza" aliza menjawab sedikit gugup karena di tatap oleh saga yang membuat nya risih.
Saga hanya mengangguk dan langsung memberikan perintah agar mengikuti nya dan mendengarkan aba-aba dari nya.
Seluruh dari tim sudah memasuki bus sekolah dan berangkat menuju titik awal perkempingan dan menurunkan nya di tepi jalan.
"kita mulai dari sini, dan sekali lagi ikuti arahan yang sudah bapak tempelkan di pohon-pohon sekitar, dan peta yang sudah bapak berikan kepada ketua tim kalian masing-masing agar kalian tidak tersesat dan sampai di tujuan dengan selamat"
Mereka semua memulai perkempingan dengan berpencar karena masing-masing peta beda arah, ada arah dari timur, utara,barat dan selatan.
***
Acara kemping sudah berjalan sejak 5 jam yang lalu lamanya.
"kita istirahat sebentar di sini dulu" ucap leon kepada timnya karena sudah sangat jauh mereka berjalan dan merasakan kelelahan.
__ADS_1
"aku ada sedikit cemilan apa kalian mau" tanya ayana sambil menawarkan kepada teman-temannya.
Karena ayra masih di musuhi oleh siswa disana menolak pemberian dari ayana tapi ayana tidak marah dan membalas dengan senyuman.
Leon yang melihat itu merasa puas karena dia di jauhi oleh semua orang.
Dari kejauhan terdengar ada suara yang akan datang, seekor gajah liar datang menghampiri mereka dan menyerang semua orang yang ada disana.
Karena merasa terancam semua anggota berlari dan berpencar arah, sedangkan ayana mencoba menyelamat kan dirinya dan terjatuh saat kaki nya tersandung oleh akar.
Gajah itu mendekati ayana dan hendak menyerang nya, di waktu yang tepat leon menarik tangan ayana dan membawa nya pergi dari sana agar gajah itu tidak mengikutinya.
Mereka berlari sejauh mungkin karena suara dari gajah tadi masih terdengar dan dirinya masih dalam bahaya.
Tanpa disadari mereka telah kehilang jejak untuk kembali ke arah yang benar.
"leon kita dimana, kita telah kehilangan arah"
tanya ayana sambil ketakutan karena ia menyadari telah berlari sangat jauh.
"ya mana aku tau, tunggu sebentar!"
leon memeriksa peta yang ia pegang tadi, ternyata peta itu terjatuh saat menolong ayana dari amukan gajah tadi.
"duh petanya hilang lagi" gumam leon
ayana yang mendengarkannya langsung terkejut
"truss gimana, kita gak tau jalan untuk kembali, coba kamu hubungi sesorang untuk minta bantuan" saran ayana sambil mengeluarkan hp nya.
leon mengecek hp nya ternyata tidak ada sinyal di hutan yang sangat luas itu.
leon merasa frustasi dan kesal apa yang telah terjadi hari ini.
"kita jalan aja dulu siapa tau ada orang yang bisa di minta bantuan"
"mana ada orang disini" cetus ayana
"bawel ikuti aku atau kau tinggal saja disini buat ku itu tidak masalah" berjalan meninggalkan ayana.
Ayana hanya bisa mengikuti leon dari belakang karena tidak mungkin ia tinggal sendiri di hutan ini karena mungkin saja ada binatang buas.
Setelah lama berjalan tidak ada satupun petunjuk yang mereka temui akhirnya malam pun tiba dan mereka berhenti di tepi pantai yang sama sekali tidak ada penghuni nya.
"kita istirahat disini dulu, sudah malam begini tidak mungkin kita teruskan" kata leon sambil mengeluarkan tenda yang ada di dalam tas nya.
__ADS_1
"kenapa diam, dimana tenda mu" tanya leon karena melihat ayana yang dari tadi berdiri terus.
"itu.. tendaku bersama siswa yang lain dia yang membawanya" jelas ayana yang membuat leon semakin frustasi.