Kubuka Pintu Hatimu Dengan Alfatihah

Kubuka Pintu Hatimu Dengan Alfatihah
Bab 7


__ADS_3

Leon dan ayana terus berjalan untuk mencari jalan keluar, tidak disangka mereka sudah berada di dalam hutan selama 3 hari lamanya dan berhenti jika ingin istirahat, namun petunjuk sedikit pun tidak di temukan.


Setelah berjalan sangat lama, mereka melihat dari kejauhan ada sebuah rumah kecil yang kemungkinan ada penghuninya kemudian leon menghampirinya agar mendapatkan pertolongan.


"ay lihat ada sebuah pemukiman disana, gimana kalau kita meminta pertolongan itu mungkin akan membantu kita" ajak leon sambil berlari kecil ke sebuah rumah kecil itu dan di ikuti oleh ayana dari belakang.



"lihatlah dihutan yang sangat luas ini ada seseorang membangun rumah seindah ini,


rasanya aku tidak percaya"


Ayana terus mengagumi rumah yang ada di depan matanya dan berpikir bahwa ia sedang berpimpi.


"ayo kita lihat siapa yang ada disana"


Mereka berdua berjalan menuju teras dan memanggil penghuni tersebut.


"halo apa ada orang di dalam?"


Leon mengintip ke arah denjela untuk melihat pemilik dari rumah itu, dan diikuti oleh ayana sambil mengetok pintu.


Tidak lama kemudian seorang anak kecil membukak kan pintu dan bertanya dengan bingung


"Siapa kalian?" kata gadis yang berusia 7 tahun itu.


"hmm kami tersesat di hutan ini dan tidak sengaja melihat rumah ini, apa kami boleh menginap sebentar?" tanya leon dengan suara datar.


"apa kamu seorang diri" tanya ayana sambil membungkuk kan badannya kepada anak itu.


"tidak, aku bersama dengan nenek ku"


"apa boleh panggilkan nenek mu biar kami yang berbicara kepada nya" tanya ayana sambil mengusap kepala anak itu


"tidak, nenek ku sedang sakit, tidak boleh diganggu"


tiba-tiba terdengar suara dari dalam rumah tersebut dan memanggil anak kecil itu, kemudian anak itu berlari dan menutup pintunya.


tidak lama kemudian, anak itu kembali dan mengajak kami masuk.


"masuk lah nenekku memanggil kalian"


Aku dan leon memasuki rumah yang tidak begitu besar tetapi sangat indah dan bersih.


Anak itu menunjukan kamar nenek nya dan menyuruh kami untuk masuk.


Kami pun menghampiri seorang nenek tua yang sedang berbaring di atas kasur.

__ADS_1


"duduklah, kalian siapa dan dari mana" tanya nenek itu dengan suara lesu.


"nama saya ayana dan ini leon"


Ayana menjelaskan dari mana asal usul mereka dan kejadian yang menimpa mereka waktu lalu. Dan nenek itu mengangguk memberikan isyarat bahwa ia paham apa yang di alami ayana dan leon.


"lalu apa rencana kalian selanjutnya" tanya nenek itu setelah mendengarkan penjelasan dari ayana.


"kalau di izin kan boleh kami menginap disini sebentar, kami berjanji akan pergi dari sini setelah beristirahat"


"tidak apa-apa kalian beloh istirahat disini, tapi nak leon kamu harus tidur di ruang depan karena kami tidak mempunyai kamar lagi."


"tidak masalah, aku bisa tidur di ruang depan" leon pergi ke ruang depan untuk istirahat sejenak.


Sedangkan ayana tidur bersama nenek dan kyara karena rumah yang cantik itu hanya memiliki satu kamar.


kyara menjelaskan kepada leon dan ayana bagaimana cara hidup di lingkungan mereka mulai dari dimana harus mandi dan mencari buah-buahan untuk dimakan.


"kakak jika ingin mandi, kita harus ke sungai yang ada di sebelah sana" kyara menunjuk sebuah sungai yang tidak jauh dari rumahnya.


"jadi kita mandi di luar" tanya ayana sedikit tidak percaya


"seperti nya sangat menyenangkan, aku suka tempat ini" kata leon sambil melirik ke arah luar.


"kalau begitu, kita mandi dulu yuk kak setelah itu baru kakak leon"


Ayana menyuruh leon untuk mengambil buah di tempat yang sudah di jelaskan oleh kyara agar leon tidak melihat ayana saat sedang mandi yang pasti nya akan menampakkan aurat yang ia tutupi selama ini.


Leon yang mengerti maksud dari ayana dengan langsung pergi dari sana dan ia juga bisa melihat-lihat pemandangan di sekitar.


Setelah leon pergi ayana tampak sedikit lega.


Kyara dan ayana berjalan menuju sungai sambil bercanda tawa.


kyara memberikan kain untuk menutupi tubuh gadis itu saat mandi.


"kak gunakan kain ini untuk menutupi tubuh kakak"


"terimaksih" jawab ayana dengan tersenyum.


Ayana dan kyara duduk di atas batu sambil menimba air. Dan sesekali kyara bermain air sambil menyiram ayana.


***


Suasana disekolah tampak dua sahabat sedang duduk di taman sambil memberikan semangat satu sama lain berharap temannya yang hilang akan kembali dengan selamat.


"Aliza, bagaimana ya kabar ayana sekarang aku merindukannya" tanya serli yang masih melamun.

__ADS_1


"aku juga merindukannya, serahkan saja semuanya kepada Allah, aku yakin ayana akan baik-baik saja di manapun ia berada"


Aliza yang melihat pun tak tega melihat kondisi temannya yang sangat kehilangan ayana


Begitupun dengan aliza walaupun di hati nya sangat sedih namun ia memilih untuk memendamnya karena jika ia ikut bersedih siap yang akan menguatkan hati serli.


"tapi aliza ini sudah 4 hari lamanya dan tim penyelamat masih belum juga menemukannya"


"ser hutan itu luas butuh waktu untuk menemukan mereka, kita berdoa saja supaya ayana dan leon bisa di temukan dengan selamat".


Dari kejauhan tampak geng F4 sedang memperhatikan kedua sahabat itu dan menghampirinya.


"apa kabar " sapa arvin kepada serli dan aliza


"ada apa kalian datang kesini" tanya serli


"hey ayolah ini tempat umum semua orang bebas datang kesini" arvin


"apa kalian ada janji saat pulang sekolah" tanya arsel


"tidak" jawab aliza


"kalau begitu kami mau mengajak kalian di taman hiburan jam 2 siang" arsel


Saat serli hendak mengatakan tidak aliza langsung memotong perkataan serli dan menerima ajakan dari mereka.


Aliza tahu jika dengan cara ini serli akan sedikit terhibur dan mungkin akan kembali ceria.


***


Di hutan yang begitu di penuhi dengan buah-buahan segar tidak membutuhkan waktu lama bagi leon untuk mengumpulkan buah tersebut.


Saat hendak pulang leon di kagetkan dengan kedatangan ayana dan kyara.


"kenapa kalian datang kesini?" tanya leon


"kak ayana ingin melihat kak leon" jawab kyara


"aku, kenapa" leon


"aku ingin tahu apa kamu memerlukan bantuan untuk memetik buah ini karena kita membutuhkan banyak" ayana


"tidak begitu sulit, tapi jika kamu ingin membantu itu akan cepat selesai"


Ayana dan kyara langsung mengumpulkan buah bery yang sudah matang dan leon memanjat pohon mangga yang tidak begitu tinggi.


Setelah selesai memetik buah mereka pun kembali untuk mengolah buahan itu menjadi makanan.

__ADS_1


__ADS_2