Kumpulan Cerita Seram

Kumpulan Cerita Seram
episode 103 ( Bangku Kosong )


__ADS_3

Pagi-pagi sekali aku bersama kawanku berangkat menuju sekolah, seperti biasanya aku masuk ke kelas yang berbeda dengan temanku, kelasku berada di lantai bawah, sedangkan temanku di lantai atas, ketika ku memasuki kelasku, aku sudah terbiasa dengan keadaan yang sepi dan sunyi ini, mungkin karena aku selalu berangkat pagi-pagi.


Setelah aku menghempaskan tubuhku di kursi kayu itu seketika seperti ada yang lewat di belakangku, lalu kutengokan kepalaku ke bangku kosong yang berada di belakangku, rasa takut dan penasaranku mulai menghantui diriku, ketika itu aku beranjak dari kursi yang kududuki, aku berlari menuju pintu untuk keluar “brukkk” aku menabrak sang wakil ketua kelas


“kenapa kau?” tanyanya


“hehehe nggak kok” jawabku

__ADS_1


Rasa takut ini mulai hilang sekejap ketika anak-anak yang lain mulai pada datang, lalu kuceritakan semua yang terjadi pada si malay, dan dia beranggapan kalau bangku kosong yang berada di belakangku itu tempat peristirahatan roh gentayangan, aku semakin takut dibuatnya.


"Tettttt” suara bel masuk berbunyi, begini deh kalau sudah masuk, mendengarkan guru berbicara yang tidak kumengerti,


“Plukkk” bolpoinku jatuh tepat di bawah bangku kosong itu, “astaga hah gimana nihh” gerutuku, lalu aku menyuruh si polan untuk mengambilkan bolpoinku


“makasih ya”

__ADS_1


“Tetttt” bel berbunyi segera mungkin aku beranjak dari kursi kayuku, menuju kantinlah sejenak untuk melupakan bangku itu


“eh emang bener ya bangku kosong yang ada di belakang tempat duduk kamu itu serem ya?” tanya rudi, aku tak bisa menjawabnya, hanya aku gelengkan kepalaku.


Ketika kumasuki kelas lagi aku tak berani duduk di sana lagi, kucoba untuk duduk bersama anggi, di depan.


Semenjak kejadian itu aku menjadi penakut sekali jika masuk kelas, bisa kubayangkan jika aku berada sendiri di kelas itu dan huuhhh. Apa yang akan terjadi mungkin denganku.

__ADS_1


Keesokan harinya aku diajak oleh malay untuk menyelidiki peristiwa itu, dan benar adanya bahwa di bangku itu ada penunggunya, aku melihat di sana ada bayangan hitam menggulung lalu kami berlari secepat mungkin sebelum kami termakan oleh bayangan tadi.


__ADS_2