Last Twilight With Alaska

Last Twilight With Alaska
Hari cerah untuk seorang Alaska


__ADS_3


...❄️Happy reading ☄️...


Rembulan telah berganti dengan mentari, seorang laki-laki barusaja selesai dengan ritual mandinya, ia adalah Alaska putra Cakrawala, laki-laki tampan bak figuran, mata indah dengan rambut yang masih basah, Alaska mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil ditangannya, perut sixpack nya terpampang sangat jelas, karena ia hanya memakai celana selutut.


lima belas menit lamanya untuk laki-laki itu bersiap-siap untuk kesekolah, kini ia sedang berada di teras kosan, memakai sepatunya.


"saya harap hari ini tidak ada kendala." setelah selesai ber-monolog Alaska bangkit dari duduknya, pakaian rapi dengan tas dipunggung.



sore harinya di warung nasi Padang, tempat Alaska mencari puing-puing rupiah, dia bekerja sebagai tukang cuci piring sekaligus pengantar makanan disana.


"nak Al, ibu boleh minta tolong enggak?" tanya Bu Ratna yang merupakan pemilik warung nasi Padang itu.


"minta tolong apa Bu?" tanya Alaska


"kalau bisa saya bantu, insyaallah saya bantu bu." lanjut Alaska lalu memperlihatkan senyum manisnya.


"ini, tolong anterin ke komplek white lotus nomor 12 yah?!" setelah menyelesaikan ucapannya Bu Ratna memberikan sekantong kotak nasi Padang.

__ADS_1


"ah itu, baiklah, kompleks white Lotus nomor 12 yah kan Bu?" Bu Ratna mengangguk meng'iya kan pertanyaan Alaska, setelah berpamitan pada Bu Ratna, Alaska pun pergi mengantar nasi Padang ke kompleks yang telah disebutkan tadi.


"komplek Lotus! itu kan salah satu kompleks elit di Bandung!" seru Alaska lalu pergi melanjutkan perjalanan menuju kompleks lotus.


lima belas menit lamanya Alaska tempuh dengan mengayuh sepeda, akhirnya dia sampai di alamat yang tadi Bu Ratna katakan.



Alaska menekan bel rumah tersebut. Satu...dua...tiga tidak ada yang membuka pintu hingga suara bel keempat, barulah pintu itu terbuka Menampakkan seorang gadis dengan pakain santai nya.


"ini pesanan Mbak." ucap sopan Alaska lalu memberikan kresek berisikan kotak nasi Padang.


"ah iya terimakasih."


Alaska nampak terkejut saat melihat wajah gadis yang berada didepan nya, Basara...


"bagaimana mau tidak, ini penawaran terbatas loh." tawar gadis bernama Basara itu lagi.


"maaf saya tidak tertarik." singkat Alaska lalu hendak pergi.


"eh bentar." Basara menahan tangan Alaska.

__ADS_1


"ini tips buat Lo, karena udah mau nganterin pesanan gue." Basara memberikan uang pecahan lima puluh ribu untuk Alaska.


"saya tidak bisa menerimanya." tolak Alaska dengan nada dinginnya.


"gak papa terima aja, gue ikhlas lahir wal batin."


karena tak ingin berdebat, Alaska pun menerimanya, setelah berucap terima kasih Alaska pun segera pergi meninggalkan gadis bernama Basara yang sedang senyum-senyum.


stres emang si Basara.


"ya Allah ganteng banget jodoh saya." Basara nampak tersenyum lebar saat berucap itu.


"makan dulu ah, pasti enak banget, karena jodoh yang anterin." Basara masuk ke dalam rumahnya kembali.


Sore harinya, Alaska baru saja selesai dengan kerjanya, setelah berpamitan dengan Bu Ratna, Alaska pun pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki. lah sepedanya? itu bukan sepeda Alaska, itu sepeda milik Bu Ratna.



...❛❛hidup adalah cara untuk menghargai, maka hargailah hidupmu, karena Tuhan masih memberimu waktu untuk hidup, jadi hidup dengan baik, dan hargailah diri mu sendiri, kamu hebat dengan caramu sendiri”...


Like komen vote favorit

__ADS_1


saling menghargai ☺️


__ADS_2