Last Twilight With Alaska

Last Twilight With Alaska
Kejadian naas


__ADS_3

keesokan paginya, Alaska sudah rapi dengan seragam putih abu-abu nya itu, Alaska mengambil tas nya yang diletakkan diatas kursi teras kosan.


Alaska meninggalkan kosannya itu, melangkah santai melewati jalan kota yang masih terlihat sepi, pasalnya hari ini Alaska pergi sangat pagi sekitaran pukul 06.00 dan cuaca saat itu dengan gerimis.


Alaska berhenti di dan hendak menyebrang jalan raya, melihat ke kanan dan juga kiri, setelah memastikannya tidak ada kendaraan, Alaska pun menyebrang dan.


crttttttt


BRUKKKK


Alaska menoleh dan melihat seorang gadis yang sudah dilumuri darah, namun gadis itu masih sadar, bukan Alaska yang tertabrak melainkan.


"Kaaa." frasa yang terdengar lirih itu keluar dari gadis yang menjadi korban tabrakan lari tadi. mata Alaska langsung melotot melihat gadis tersebut.


"NIKAAA." teriak Alaska lalu berlari menuju gadis yang barusan dipangil namanya Nika Areona . Alaska memangku kepala Nika.


"Kakak." gadis bernama Nika itu mencoba meraih wajah Alaska, dengan sigap Alaska memegang tangan Nika dan menempelkan di pipinya.


"Nika kita kerumah sakit yah." suara Alaska terdengar bergetar menahan tangis.


Nika menggeleng menanggapi ucapan Alaska.

__ADS_1


"kak, mama papa bohong, mereka bi-bilang mereka gak akan pisah ta-tapi hiks." tangis nikah pecah. Alaska mengerti apa yang dimaksud Buka.


"kak Mereka enggak sayang sama Nika hiks."


Alaska menggeleng "mereka sayang sama nika." ucap Alaska mencoba menenangkan gadis itu.


Alaska mengendong gadis itu. "kita kerumah sakit sekarang." Alaska mulai melangkah meninggalkan tempat itu.


Keadaan saat itu masih sangat sepi, jadi tidak ada yang menolong mereka. dengan tenaga yang tersisa, Alaska lari menuju rumah sakit, untung saja rumah sakit tidak terlalu jauh dari sana jadi Alaska masih sanggup untuk berlari sambil menggendong Nika Adik angkat nya itu.


Nika sudah dimasukkan ke ruang ICU, dia sudah mendapatkan pertolongan dari tenaga medis.


"nika." lirih laki-laki itu lalu mendaratkan tubuhnya diatas kursi rumah sakit.


"Kaa gimana kondisi Nika?" tanya laki-laki paruh baya itu, dia papa dari jika Bimantara.


Alaska menggeleng menanggapi nya.


"Alaska enggak tau om." lirih Alaska.


"Hiks hiks, ini pasti gara-gara kamu mas, kalau kamu gak bilang sama Nika kalau kita mau cerai pasti ini semua gak akan terjadi." tangis Miranda pecah, ia merasa bersalah pada putrinya Nika.

__ADS_1


"ini juga gara-gara kamu, kalau kamu enggak selingkuh semua ini gak akan terjadi, dan nika gak akan kecelakaan seperti ini." nada bicara Bima meninggi. sementara Miranda hanya menangis tersedu-sedu.


"Kalian berdua yang salah, tidak becus menjadi orang tua yang baik." Tukas Alaska.


"Kalian berdua sama-sama salah, ego kalian terlalu tinggi, tak ada yang mau mengerti dan tak ada yang mau mengalah, ck, kalian sangat tidak becus menjadi orang tua." emosi Alaska naik saat mengucapkan itu.


Alaska sudah menganggap Nika sebagai adiknya sendiri. Dan kenapa Alaska bisa kenal dengan nika? Karena suatu kejadian.


flashback


waktu umur Alaska sepuluh (10) tahun, Alaska dan kedua orang tuanya pergi bercamping, waktu itu keadaan sedang tidak mendukung, hujan disertai angin kencang menerpa mobil Avanza yang sedang melaju cepat.


"Yah jangan kebut-kebutan Yah." ucap Amira mama Alaska.


Ayah Alaska Dirga sedikit melambat laju mobilnya, dan


BRUKKKKKK


karena tidak bisa menghindar, mobil Avanza itu tertiban pohon besar yang tumbang, dan membuat bagian depan mobil penyok/rusak parah.


"AYAH IBU." Teriak histeris Alaska saat melihat kedua orang tua nya Yang sudah tiada.

__ADS_1


dan saat itulah keluarga Nika bertemu dengan Alaska, dan sejak umur 10 tahun Alaska tinggal dengan mereka, namun karena suatu kejadian Alaska memutuskan untuk tinggal sendirian di kosannya yang sekarang.


__ADS_2