
Tok tok tok. Terdengar ketukan pintu dari depan yang dimana terdapat tulian ruangan CEO
" masuk" sahutan dari dalam
Tanpa menunggu komandan untuk ke dua kalinya seorang perempuan masuk keruangan tersebut
" mohon maaf pak. Ada apa ya pak pagi pagi meminta saya datang keruangan bapak?". Tanya seorang perempaun tersebuat
" Saya mau meminta bantuan kamu untuk jadi pacar pura pura saya untuk besok malam "
What edan nih bos lama lama chat malam- malam suruh kekantor pagi-pagi cuma untuk bilang kaga gitu well kagak ada yang perlu gitu. Gerutu Jena dalam hati yap orang yang datang keruangan CEO tadi adalah Jena
" woi Jenang lu mau bantu gue apa kagak ?". Teriakan dari bosnya yang sedari menunggu jawaban
Eh bentar bentar tadi dia panggil gue apa jenang lha dia kira gue makan gitu panggil nama gue seenaknya wah gak bisa dibiarin ini
" Mohon maaf ni ya pak bos yang pertama bapak syuruh saya datang pagi buta cuma mau bilang itu? . Yang kedua nama saya bukan Jenang tapi nama saya Jena apa perlu saya perkenalan ulang?. Yang ke tiga saya tidak mau dengan menjadi pacar gadungan bapak emang untung buat saya apa?". Sahut Jena dengan marah-marah kebos sengkleknya itu
" Tapi sorry ya Jena saya tidak menerim penolakan. Untuk bonus mau jadi pacar pura- pura saya besok malam gimana saya tawarkan 3 album nct bebas kan elu biasin nct kan?. Tawaran bos jena
Jena masih memikir mikirkan tawaran bosnya 3 album nct rumayan tu
" Saya tambahin deh 1 lightstick deh " .
Gimana ya bingung gue kalau ditolak mubazir kalau diterima masa iya sih jadi pacar boongan si bos ( perang batin Jena).
" giman Jena mau enggak jarang-jarang lho padet tawaran sepertu itu mumpung saya baik ni mau enggak?"
Gimana ya Jena masih memikirkan tawaran yang diberikan bosnya perang batin pub masih berlanjut hingga kemudian Jeba berfikir lagi jena dan menjawab pertanyaan bosnya " bener ya pak album 3 nct dan 1 lightstick nct awas aja bapak bohong saya adukan bapak ke nyonya besar ya" jawab Jena
" jadi kita deal ya " . Jawab Yuta dengan menjabat tangan Jena
" Deal" . Jawab Jena sambil menjabat tangan Yuta
" Oke sakarang kamu boleh kembali kerungan kamu"
" Siap pak jangan lupa album dan lightstick saya oke" . Jawab Jena dengan bahagia karena merasa menjadapatkan jekpot besar . Ya ellah Jena disogok album ama lightstick mau kalau author jadi Jena juga mau sihh wkwkw
Masalah satu selesai tinggal menghadapin kedepnnya giamana tentahlah biar takdir yang menentukkannnya, walaupun harus kehilangan uang buat beli album ama lightstick.
__ADS_1
"Enak juga minta tolong cewek K-popres mintanya kagak aneh-aneh coba minta gue bujuk temen seprofisi model gue mesti bayaranya tas limition edision". Ucap Yuta
Sedangakan disuatu rungan lain
" Eh lu ngapain Na senyum- senyum kaya orang gila aja lu". Tanya Jaehwa teman Jena
" Hust bibirnya kalau ngomong. Harusnya itu lu seneng lihat sahabat baikkau bahagia". Sahut Jena
" Ya gimana gue kagak berfikir lu gila coba Na baru aja dateng tapi udah senyum - senyum sendiri"
" coba tebak kenapa gue seneng hari ini"
" Ya mana saya tahu sayakan bukan anda ". Jawab jaehwa sambil menatap sahabatnya aneh apa iya Jena dah gila iya kali sepertinya gue harus ngomong ke yang lain
" gue habis dapet album nct gratis tahu gak sih hwa gue itu seneng banget" . Jawab Jena dengan hebohnya
" Ya apun Jena gue kira elu gila ternyata. Dah Na jangan teriak teriak nanti lu dikira gila ama yang lain tahu rasa lu"
" ya ilah Hwa Hwa. Udah deh gue mau balik ketempat gue bye bye Jaehwa Nasyafa sampai jumpa". Ucap Jena sambil jalan kerungannya dangan lupakan senyum diwajahnya
"Dasar gila Jena untung temen kalau bukan dah gue buang lu Na". Sahut Jaehwa sambil ngamok -ngamok tak jelas
Hari yang tak dinanti Yuta pun tiba diaman dia harus mememuhi yang Ibunda dengan membawa pacar kerumahnya.
Semoga Jena bisa diandalin dalam merebut hati kaacan. Do' Yuta dalam hati
...🌱🌱🌱...
Hari yang tak ditunggu Yuta pun tiba untuk pergi menemui ibunda tercinta sebelum kesana ia menjemput Jena ya kalik dia biarin Jena datang kerumahnya sendirian yang ada nanti dikira Jena bukan pacarnya. Sesamapai didepan kost Jena Yuta membuka aplikasi chatnya untuk menghubungi Jena
^^^Na_Yut^^^
^^^Saya sudah didepan keluarlah^^^
Sekretaris Jena
Sebentar pak cari tas saya dulu lupa naruh ini
__ADS_1
^^^Na_yut^^^
^^^Oke saya tunggu^^^
Tanpa menjawab chat dari bos galaknya Jena mencari tasnya. Setelah menemukannya Jena kuluar dari kamar kostnya untuk menemui bosnya, sesampai didepan mobil bosnya Jena mengetuk kaca mobil agar bosnya membuka kunci pintu mobilnya.
" bapak sudah lama menunggu saya?". Tanya Jena
Alih alih menjawab pertanyaan dari sang sekretaris Yuta malah melamun dan berkata" cantik".
" Hallo pak Yuta jadi pergi tidak ya?".
Lamunan Yuta buyuar " Jadi oh iya nanti jangan panggil bapak panggil nama saja".
Mobil pun melaju menuju kediaman Namikaze. Sesampainya disama mereka disambut oleh tuan dan nyonya rumah tersebut
" Akhirnya kalain datang juga". Sambut nyonya Namikaze sambil memeluk Jena
" Oh Iya siapa nama kamu cantik"
" Lee Jena tante"
" Jangan panggil tante panggil kaacan saja"
" Iya kaacan"
" Ayo masuk jangan didepan pintu terus". Ajak sang nyonya rumah dengan mengandeng tangan Jena dan melupakan 2 orang didepan pintu
" Sebenarnya anaknya siapa sih aku apa dia ". Ucap Yuta dengan tidak terimaka karena dicuwekin oleh sang bunda.
" sabar soon ada tousan disini".
Alih alih menjawab sang ayah Yuta lebih memilih meninggalkan sang ayah didepan pintu untuk menyusul sang bunda dan sekretarisnya. Bukan apa-apa dia takut sekretatisnya di apa apakan oleh sang bunda tercinta.
Sesampainya disana apa yang ada difikiranya ternyata salah dia melihat sang bunda dan sekretaris sendang bercanda dan menyiapkan makan malam dengan dibantu oleh para maid.
" Kau pintar sekali son mencari pacar baru satu hari sudah bisa meluluhkan kaacanmu tapi tousan tidak tahu dengan imaoutomu seperti apa tanggapannya". Ucap sang kepala keluarga yang datang menghampiri sang anak
" Yuta tidak tau tousan mungkin karena kebaikkannya Yuta jatuh hati". Jawab Yuta sambil tersenyum melihat Kaacan dan sang sekretaris didapur.
Saat semuah sudah berkumpul dimeja makan datanglah seorang perempuan yang tak kalah cantik.
__ADS_1
" Selamat malam se- ......" . Belum sempat melanjutkan kata katanya orang tersebut membelakkan mata karena apa yang dia lihat.