LEGENDA PEDANG WOEFUL GREAT WARHAMMER

LEGENDA PEDANG WOEFUL GREAT WARHAMMER
Senjata Roh Ganda


__ADS_3

Dalam arena ujian yang menggetarkan, Akademi Transcendent Elite dipenuhi dengan kekacauan membelah dan seruan serangan binatang melengking. Semua siswa menghadapi cobaan ini dengan keterpanggilan tak tergoyahkan, melindungi diri dengan sungguh-sungguh dan menaklukkan musuh-musuh yang menantang.


Di antara kekacauan tersebut, terdapat seorang pemuda dengan rambut pirang pendek yang dikenal sebagai Zac Davin. Ia berdiri tegak dengan senjata busur sederhana di tangannya


Zac, pemuda berambut pirang dengan keahlian busur yang mengagumkan, bergerak dengan kecepatan memukau di tengah pertempuran. Ia melompat dan bergulat dengan lincah, menghindari serangan cakar yang mematikan dan api yang menyala-nyala dilemparkan oleh para binatang ganas.


Di seberang medan pertempuran, Naevys, seorang gadis dengan rambut merah membara dan mata biru yang berbinar, terlihat terluka parah. Ia berjuang untuk bertahan hidup, melawan monster yang mengancamnya. Luka-luka merajalela dalam tubuhnya, tapi semangatnya terus menggelora.


Zac menyaksikan keadaan Naevys dengan perhatian dan kekhawatiran yang mendalam.


"Hei, kau di sana! Apa kau baik-baik saja?" teriak Zac dengan napas terengah-engah.


Naevys Vlaven, dengan nafas tersengal-sengal, menjawab, "Aku akan baik-baik saja. Jangan khawatir tentangku," seraya menyerang para monster itu dengan sihirnya yang luar biasa.


Naevys mengayunkan tangannya dengan lincah, melepaskan serangan sihir yang memukau. Kilatan cahaya dan ledakan energi memenuhi medan pertempuran, menggemparkan para monster dengan kekuatan luar biasa. Setiap gerakan dan serangan yang dilakukan Naevys terarah dan mematikan, menunjukkan keahlian dan ketekunannya dalam menguasai sihir.


"Pikirkan sekali lagi sebelum menantangku! Aku bukan gadis yang bisa dijinakkan atau ditaklukkan begitu saja!" geramnya sambil menatap tajam monster tersebut.


Monster-monster itu terhuyung mundur oleh serangan Naevys yang tak kenal lelah. Mereka terpukul, terbakar, dan terjebak dalam lingkaran kekuatan sihir yang diciptakan oleh gadis itu. Meskipun terluka parah, Naevys tidak membiarkan kelemahan fisik menghalangi keberaniannya untuk melawan dan melindungi dirinya sendiri.


Wang Yin, yang tubuhnya dipenuhi oleh jejak-jejak pertempuran, merasakan kelelahan yang menyergap. Matanya yang lelah melintas ke arah Zac Davin yang tengah membantu Naevys berdiri. Di saat yang sama, serangan monster lain menuju mereka berdua dengan keganasannya yang mematikan.


Wang Yin menggenggam senjata dengan mantap. "Aku harus bertahan dan berjuang. Mereka bukanlah musuh yang bisa mereka taklukkan sendiri."


Tanpa ragu, Wang Yin dengan cepat melemparkan senjatanya dengan keahlian yang memukau. Waktu bergerak lambat saat senjata itu melintas di udara, menghindari serangan yang hendak menimpa Zac dan Naevys. Serangan itu terhenti dengan tiba-tiba, tepat di hadapan mereka.


Momentum itu menghentikan pertempuran sesaat. Mata semua orang terpaku pada senjata yang melayang di udara, menggambarkan kepiawaian dan ketepatan Wang Yin. Tidak ada kata-kata yang terucap, hanya keheningan yang mengisi ruang di antara mereka.

__ADS_1


Zac Davin dan Naevys melihat Wang Yin dengan kekaguman yang mendalam, terkesima oleh aksi yang telah dia lakukan untuk melindungi mereka. Dalam pandangan mereka, Wang Yin telah menunjukkan keberanian dan kepiawaian yang mengagumkan, mempertaruhkan dirinya sendiri untuk melindungi orang lain.


Myrin, yang menyaksikan adegan tersebut dengan mata terbuka lebar, terkejut melihat Wang Yin melemparkan senjata pedang miliknya. Namun, yang membuatnya tercengang adalah perubahan yang terjadi pada pedang itu. Sepertinya mata Myrin bermain trik dengannya, karena ia melihat dengan jelas bagaimana pedang itu berubah menjadi tombak dalam sekejap, hanya untuk kembali berubah menjadi pedang.


Myrin memejamkan mata sejenak, berusaha memastikan bahwa penglihatannya tidak sedang mempermainkannya. Namun, ketika matanya kembali terbuka, ia menyaksikan hal yang sama. Perubahan antara pedang dan tombak itu nyata.


"Pedangnya... itu berubah bentuk dengan sangat cepat. Apakah aku melihat hal yang benar? Tidak mungkin! Tapi betapa menakjubkannya jika itu benar!"


Dalam diam, Myrin menarik nafas dalam-dalam, mengumpulkan pikirannya dan fokus pada situasi di depannya. Meskipun terkejut dengan penemuan baru ini, Myrin menyadari bahwa ujian mereka masih berlanjut.


Seketika itu, tanpa aba-aba atau peringatan apapun, Myrin, dengan kekuatan yang tak terduga, menghentikan ujian pertama siswa dengan satu gerakan tangan. Terjadi keheningan yang menakutkan di seluruh medan pertempuran, dan semua monster yang mengerikan tiba-tiba menghilang dalam sekejap.


"Ujian dihentikan!"


Para siswa terperangah dan terpaku dalam kebingungan melihatnya.


"Apa yang terjadi? Monster-monster itu... tiba-tiba lenyap!"


Dengan tatapan serius, Myrin melabuhkan pandangannya pada mereka yang masih berdiri.


“kepada kalian yang telah melewati ujian pertama, berhak untuk memasuki Akademi Transcendent Elite."


Siswa-siswa yang terkejut saling berbisik antara satu sama lain, tidak percaya dengan apa yang mereka dengar, "Apa? Bagaimana bisa?"


Dengan nada yang menggetarkan jiwa, Myrin menyampaikan penjelasan yang mencekam, “Mereka yang tergeletak di sana... mereka yang rela mengorbankan nyawa dalam ujian ini. Tubuh mereka menghilang, berubah menjadi abu yang tertiup angin. Mereka telah berpulang ke alam lain.'"


Hawa dingin menusuk tulang, melukai jiwa siswa-siswa yang masih bertahan, memunculkan sensasi merinding yang tak terucapkan

__ADS_1


"Tidak mungkin..." gumam mereka dalam kebingungan dan ketidakpercayaan yang melanda."


Dalam suasana yang masih dipenuhi kebingungan, suasana di Akademi Transcendent Elite berubah secara mendadak. Cahaya samar-samar terpancar dari tubuh para siswa yang selamat, membentuk lingkaran misterius yang mencuri perhatian.


Wang Yin, yang selama ini berdiri di antara siswa-siswa yang lolos, merasa bingung melihat tubuhnya yang tidak terdapat lingkaran cahaya seperti yang lainnya. Tatapannya terfokus pada tubuhnya yang tampak biasa-biasa saja, tanpa tanda-tanda khusus yang menunjukkan level atau kemampuan.


"Mengapa tubuhku tidak menunjukkan lingkaran cahaya seperti mereka?" gumamnya dalam hati dengan penuh kebingungan.


Setelah momen tegang dalam ujian pertama berlalu. Para siswa yang berhasil lolos memasuki Gedung mewah Akademi dan mereka merasakan euforia dan kagum yang memukau saat mereka mengelilingi lingkungan akademi yang megah. Bangunan-bangunan yang mempesona, taman-taman yang subur, dan atmosfer yang dipenuhi aura magis menghadirkan perasaan kagum mendalam pada para siswa


Di ruang pertemuan Akademi Transcendent Elite, para master berkumpul untuk membahas kejadian yang baru saja terjadi. Meja bundar besar menjadi pusat perhatian, dan suasana ruangan dipenuhi oleh kehadiran para master yang terhormat. Myrin duduk dengan sikap tegak di samping Leena, seorang master yang memiliki keahlian dalam manipulasi sihir.


Myrin melihat ke arah Leena dengan pandangan penuh tanya.


"Leena, apa pendapatmu tentang perubahan yang terjadi pada pedangnya? Aku tak pernah melihat sesuatu yang seperti itu sebelumnya."


Leena memandang Myrin dengan sorot mata penuh pengetahuan dan pengalaman. Dia mengangguk perlahan dan mulai berbicara dengan suara lembut yang penuh kebijaksanaan.


"Myrin, apa yang kamu lihat tadi adalah fenomena yang sangat langka. Sama sekali tidak biasa untuk pedang berubah bentuk dengan cara yang begitu cepat dan halus. Ini menunjukkan adanya kekuatan yang luar biasa yang tersembunyi dalam pedang itu."


Myrin mengangguk, mencerna kata-kata Leena dengan seksama.


"Tapi, Leena, apa artinya hal ini? Apakah ini merupakan pertanda akan sesuatu yang lebih besar?"


Leena mengernyitkan keningnya, menunjukkan pemikirannya yang dalam, "Myrin, aku tidak dapat memberikan jawaban pasti saat ini. Namun, yang jelas, fenomena ini mengisyaratkan adanya kekuatan yang belum terkuak sepenuhnya. Ada misteri yang tersembunyi dalam pedang itu, dan kita harus mencari jawabannya."


“Yang pastinya pedang yang dimiliki oleh Wang Yin merupakan senjata roh ganda yang sangat langka dan hampir tidak dimiliki oleh manusia di dunia ini."

__ADS_1




__ADS_2