
Tidak ada orang bodoh yang ingin menyia-nyiakan Purple Profound Crystals untuk bahan pembuatan item,
lebih baik mereka segera membeli item yang sudah jadi, itu akan lebih murah daripada membeli sepotong batu seperti ini.
“Aku tidak bercanda denganmu, aku sudah mengatakan harga barang itu, jika kamu tidak ingin membelinya maka tinggalkan saja di sini.”
Orang tua ini dengan acuh tak acuh mengusir Putra mahkota dari tempat ini.
Wajah Putra mahkota menjadi hitam ketika dia mendengarkan apa yang baru saja dikatakan orang tua ini,
tidak terduga bahwa orang tua ini begitu acuh tak acuh seperti ini dalam berbisnis.
Orang tua ini sepertinya tidak mau berbisnis dengan Putra mahkota,
jika orang tua ini tidak mau berbisnis, lalu apa yang sebenarnya diinginkan orang tua ini datang ke sini.
“Hei pak tua, saya di sini untuk membeli barang-barang Anda, mengapa Anda begitu acuh tak acuh seperti itu, tidakkah Anda ingin pembayaran dari saya?”
__ADS_1
Putra mahkota mulai menaikkan nada suaranya saat berbicara dengan orang tua ini.
Putra mahkota ingin membeli kan Kipas Tangan Chi Yin dan Saint Light Zither yang dimiliki orang tua ini untuk Yu siang, sebab Yu Siang yang mengingin kan jedua nya.
Jadi apa pun yang terjadi Putra mahkota harus mendapatkan apa yang diinginkannya.
Ketika dia mendengar nada tinggi Putra mahkota, lelaki tua ini akhirnya ingin membuka kelopak mata kecil yang dimilikinya.
“Dengar, anak muda, aku di sini bukan untuk urusan bisnis, aku di sini untuk menunggu seseorang, jadi jangan ganggu aku lagi.” Orang tua ini mengusir Putra mahkota dari tempat ini.
Ternyata dari awal orang tua ini tidak mau berbisnis dengan Putra mahkota, ternyata orang tua ini sedang menunggu seseorang.
“Pangeran, tenanglah sebentar.”
Melihat Putra mahkota tidak puas dengan orang tua ini, Yu Siang mencoba menenangkan nya.
Dia mencoba memulihkan ketenangan nya, seperti yang dikatakan Yu Siang, dia tidak boleh terprovokasi oleh kata-kata orang tua ini.
__ADS_1
“Tuan, apakah Anda benar-benar tidak mau menjual barang-barang yang ada di tempat ini?”, Yu Siang bertanya apakah orang tua ini benar-benar tidak ingin menjual barang-barang yang ada di tempat ini.
“Nona muda, bukankah aku sudah memberitahu suami mu bahwa aku tidak menjual barang-barang yang ada di sini.”
Sama seperti perlakuan yang diterima
Putra mahkota sebelumnya, pria tua ini juga tampak acuh tak acuh terhadap
Yu Siang.
“Bisakah kamu memberi tahu, alasan kamu tidak menjual barang-barang yang ada di sini,” tanya Yu Siang kepada lelaki tua yang duduk di depan dengan suara merdu nya.
“Itu karena hal-hal di depanku bukan milikku.” Orang tua ini memberi tahu
Yu Siang, bahwa barang-barang di depannya bukan miliknya.
“Hah, bukan milikmu, jika ini bukan milikmu lalu milik siapa?”
__ADS_1
Jika barang-barang ini bukan milik orang tua ini, lalu milik siapa barang-barang ini,
apakah barang-barang curian ini yang dicuri orang tua ini dari seseorang dan ingin dikembalikan kepada orang yang memiliki barang-barang tersebut?.