
Orang tua itu segera pergi ke depan
Yu Siang, dia tampak hampir menangis ketika melihat cucu nya di depan nya.
“Apakah kamu Yanyan, cucuku?” Orang tua itu mulai mengulur kan tangan nya ke arah Yu Siang, dia ingin memegang Yu Siang yang merupakan cucu nya.
Ketika lelaki tua itu mengulur kan tangan nya ke arah diri nya sendiri, Yu Siang tidak merasakan ancaman atau ketidak nyamanan dari lelaki tua ini.
Mungkin karena ini adalah kakek nya, jadi Yu Siang tidak merasa bahwa lelaki tua ini tidak asing bagi nya.
"Hmm,berarti cerita Yu Tifa benar tentang ibu kandung asli ku. Tubuh asli ku dengan tubuh ini memang sangat mirip, seperti lahir kembar", pikir Yu Siang.
Tangan lelaki tua ini mulai menyentuh rambut indah Yu Siang, dia mulai membelai Yu Siang yang ada di depan nya.
Setelah lebih dari 10 tahun, akhir nya lelaki tua ini bisa melihat cucu nya, ini adalah hal yang sangat, sangat membahagia kan bagi nya.
Yu Siang terus menatap lelaki tua di depannya, Yu Siang sedikit bingung harus berkata apa kepada kakek yang belum pernah bertemu ini sebelum nya.
__ADS_1
“Kakek” Yu Siang mulai memanggil kakek tua ini.
“Apa yang baru saja kamu katakan sebelum nya?” lelaki tua itu ingin mendengarkan apa yang baru saja dikatakan Yu Siang.
“kakek” Yu Siang kembali memanggil lelaki tua di depan nya sebagai kakek.
“Ya, Ya, Ya, aku kakek mu, hahahaha.” Orang tua itu tertawa puas ketika mendengar Yu Siang menyebut diri nya kakek lagi.
Sudah cukup lama lelaki tua ini tertawa, semenjak kematian Wu Zheli lelaki tua ini tidak bisa lagi tertawa, setiap hari lelaki tua ini hanya merenung kan penyesalan apa yang telah dia lakukan di masa lalu.
Dia cukup menyesal telah memasang kan Wu Zheli dengan Hong Man, setiap hari lelaki tua ini merasa kan penyesalan yang sangat berat.
Karena terus memikirkan penyesalan yang telah dia lakukan di masa lalu, rambut lelaki tua ini memutih seperti ini tanpa disadari.
Putra Mahkota,Para pengawal, dan Yu Tifa hanya bisa melihat apa yang dilakukan
Yu Siang dan lelaki tua itu dari samping,
__ADS_1
mereka semua tidak ingin mengganggu reuni kedua nya yang belum pernah bertemu sebelum nya.
“Kamu sangat mirip dengan ibu mu yang cantik, seperti nya kamu mewarisi gen ibumu yang cantik” lelaki tua itu memuji cucu nya yang terlihat sangat cantik.
“Kakek, terima kasih atas pujian nya.” Yu Siang berterima kasih kepada lelaki tua itu atas pujian yang diberikan lelaki tua ini pada nya.
Orang tua itu terus memandang Yu Siang dari atas ke bawah, dia benar-benar sangat puas dengan penampilan Yu Siang yang cantik dan anggun.
Pria yang mendapat kan Yu Siang di masa depan pasti akan sangat beruntung karena bisa memiliki wanita cantik seperti Yu Siang.
Puas melihat cucu nya Yu Siang, lelaki tua itu mengalihkan perhatiannya kepada orang-orang di samping mereka.
Orang tua itu memandang Nangong Xiang yang memiliki penampilan paling mencolok karena dia mengenakan topeng dan juga memiliki rambut emas yang sangat indah dan megah.
“Dewi Nangong, maaf pak tua Wu tidak bisa menyambut mu.” Orang tua ini pertama kali menyambut kedatangan Nangong Xiang.
Dengan kekuatan super Nangong Xiang, lelaki tua itu takut Nangong Xiang tidak akan puas dengan dirinya sendiri dan menghancur kan Wu Clan ini.
__ADS_1
Dengan kekuatan besar Nangong Xiang, dia bisa dengan mudah menghancur kan seluruh Wu Clan Manor dan semua orang di dalam nya.