LEGENDA RATU TERKAYA

LEGENDA RATU TERKAYA
77.MENCARI KEADILAN.


__ADS_3

“Yu Siang, jangan salahkan dirimu seperti itu, bukan salahmu karena tidak bisa mengunjungi makam ibumu, aku yakin ibumu bisa mengerti masalah yang kamu miliki.” Putra Mahkota mulai memberi tahu Yu Siang untuk tidak menyalahkannya sendirian.


“Pangeran, bukankah ini sangat tidak adil bagi ibu dan ayah?” Yu Siang berkata kepada Putra mahkota, dia masih merasa bahwa ayah dan ibunya menderita ketidakadilan di dunia ini.


“Yu Siang, aku tahu ini tidak adil bagi ayah dan ibumu, tapi semuanya sudah terjadi, jadi kamu tidak akan bisa mengulang masa lalu, sekarang yang bisa kamu lakukan hanyalah mencari keadilan dengan caramu sendiri.” Putra mahkota menyuruh Yu Siang untuk mencari keadilan bagi Wu Zheli dan Yu Jung.


Tentu saja, cara untuk mencari keadilan adalah dengan membalas dendam pada Hong Man yang telah membuat Wu Zheli dan Yu Jung dalam keadaan seperti ini.


Setelah mendengar kata-kata Putra mahkota barusan, Yu Siang menatap lurus ke batu nisan Wu Zheli.


Yu Siang mencoba menguatkan tekadnya di depan makam ibunya.


“Ibu, kamu tidak perlu khawatir, putrimu akan mencari keadilan untukmu, begitu aku melakukan nya, aku akan menyatukanmu dengan ayah” Yu Siang berjanji di depan makam ibunya bahwa dia akan mencari keadilan untuk Wu Zheli.

__ADS_1


Yu Siang bahkan berjanji untuk menyatukan kuburan ayah dan ibunya di satu tempat agar keduanya bisa tenang di alam.


Ini adalah janji yang dibuat Yu Siang, Yu Siang pasti akan menepati janji yang dia buat di depan makam ibunya.


Putra mahkota melihat keseriusan yang ditunjukkan Yu Siang, Yu Siang kali ini benar-benar serius mencari keadilan bagi Wu Zheli dan Yu Jung.


Melihat ini, Putra mahkota menjadi semakin bersemangat untuk membantu Yu Siang menjadi lebih kuat.


Putra mahkota menghabiskan waktu lama menemani Yu Siang di tempat ini, setelah merasa cukup, Yu Siang memutuskan untuk meninggalkan tempat ini.


Namun, Wu Zheli adalah ibu mertuanya, jadi Putra mahkota juga harus membayar upeti kepada Wu Zheli.


Setelah memberi hormat, Putra mahkoya dan Yu Siang meninggalkan taman belakang istana Wu Clan, keduanya harus pergi menemui Nangong Xiang dan Nanhua Caiyi yang mungkin telah menunggu mereka.

__ADS_1


Ketika Putra mahkota dan Yu Siang meninggalkan area taman, mereka berdua sedang menunggu pelayan yang telah disiapkan oleh Yu Rou untuk Puta mahkota


dan Yu Siang.


“Nona muda, tuan muda, kalian berdua telah menunggu di aula perjamuan oleh tuan besar dan nyonya besar” Pelayan itu memberi tahu Ye Chen dan Zhao Yanyan jika mereka berdua menunggu Wu Ping dan Yu Rou di aula perjamuan.


“Tolong bawa kami ke tempat dimana Nenek dan Kakek berada” Zhao Yanyan meminta pelayan untuk memandu keduanya pergi ke tempat jamuan makan diadakan.


“Nona muda, tuan muda, tolong ikuti saya berdua” pelayan itu menyuruh Ye Chen dan Zhao Yanyan untuk mengikutinya ke ruangan tempat perjamuan diadakan.


Zhao Yanyan dan Ye Chen mengangguk, keduanya akan mengikuti pelayan ke tempat perjamuan.


Dengan bantuan instruksi yang diberikan oleh pelayan, Ye Chen dan Zhao Yanyan dengan sangat cepat mencapai bagian depan ruangan tempat perjamuan diadakan.

__ADS_1


“Nona muda, tuan muda, ini kamarnya, tolong kalian berdua tetap di dalam” pelayan itu mengizinkan Zhao Yanyan dan Ye Chen memasuki ruangan.


Setelah menunjukkan jalan ke Zhao Yanyan dan juga Ye Chen, pelayan itu segera meninggalkan tempat ini, dia masih harus melakukan pekerjaan yang harus diselesaikan.


__ADS_2