LEGENDA RATU TERKAYA

LEGENDA RATU TERKAYA
447. MENGUNJUNGI SRIBAGINDA.


__ADS_3

"Salam Pangeran" ,teriak si gadis yang baru bangun dari terkejut nya.


"Salam juga sepupu" ,jawab Putra mahkota.


"Ehh,Ada bau parfum yang menyengat di tubuhmu dan ada bau wanita di tubuhmu."


Sudut bibir Yu Siang berkedut. "Apa artinya itu? Bukankah saya seorang wanita? Apakah saya tidak berbau seperti wanita sebelumnya? '


Setelah merenung sejenak, dia berubah pikiran. "Sebenarnya, mungkin, mungkin, aku tidak, ehh seingatku kamu nggak pernah pakai parfum"


"Tanya saja pada sepupu mu itu", jawab Yu Siang cemberut.


Yu Siang melambai ke sepupu Putra mahkota yang masih linglung dan mengirim nya terbang ke putra mahkota. "Pangeran," teriak si sepupu terkejut.


Putra mahkota dengan tangkas menangkap tubuh sepupu nya dengan merangkul dan meletakkan nya di lantai.


"Huft, sepupu, Parfum mu terlalu menyengat bau nya", teriak Putra Mahkota.


"Hi hi hi, sekarang satu sama", kata Yu Siang.


"Yuk kekamarku dulu untuk mandi, nggak enak menghadap ayah dengan bau parfum yang sabgat menyengat ini", kata Putra mahkota yang di balas anggukan oleh


Yu Siang.


Sang pangeran membawa Yu Siang menuju ke arah kamar nya, tanpa penunjuk jalan orang baru akan tersesat ,karena istana ini sangat besar sekali.


Mereka pun sampai setelah berjalan setengah jam ,tiap ketemu orang pasti di sapa terus menerus.


"Kamu mandi di kamar sebelah saja biar cepat", kata pangeran yang di balas anggukan oleh Yu Siang.


Yu Siang langsung menbuka pintu kamar sebelah dan langsung mandi dengan cepat dan ganti gaun yang lain yang baru di beli nya.


Yu Siang kan hanya tangan kanan nya yang bau parfum, jadi mandi cepat sudah langsung hilang bau nya.

__ADS_1


Yu Siang memeriksa kamar ini, ternyata kamar seorang gadis , karena di kamar ini banyak gambar bunga bungaan yang cantik.


Yu Siang menduga ini milik adik perempuan putra mahkota.


Tok tok tok.


"Siang'er, kamu sudah selesai?", Tanya Putra mahkota.


"Sudah", kata Yu Siang dengan suara merdu nya.


Putra mahkota paling senang mendengar suara Yu Siang yang sangat merdu dan sangat lembut sekali, tidak kalah dengan kecantikan nya.


Mereka pun ber jalan beriringan menuju tempat Kaisar berada.


Putra mahkota membuka pintu ke kediaman Kaisar saat dia masuk ke dalam bersama Yu Siang.


“Ayahanda, sesuai permintaanmu, aku datang dengan Yu Siang.”


“Hmm.” Seorang lelaki tampan paruh baya sekitar 40 tahun berwibawa yang duduk di singgasana nya menganggukkan kepalanya.


“Wu Liong, peragakan kultivasi Anda untuk saya …” Sribaginda mengatakan itu sambil meletakkan dagu di tangannya,


Putra mahkota Wu Liong menganggukkan kepalanya dan menunjukkan kultivasinya agar ayahanda bisa melihatnya.


Energi berkilauan di sekitar Wu Liong saat dia memancarkan energinya dari tubuhnya.


Kemudian tubuhnya memancarkan aura abu-abu, karena tekanan dari tubuhnya yang dihasilkan meningkat.


“Bagus sekali! Kamu telah mencapai Tahap Besi Tingkat Puncak dan Tahap Kondensasi Energi Tingkat 300!” Ekspresi Sribaginda adalah salah satu kebanggaan di wajahnya.


Untuk mencapai Tahap tubuh Besi Tingkat Puncak dalam beberapa bulan dari Tahap Besi Tingkat Menengah,


Wu Liong benar-benar bekerja keras sepanjang hari untuk mengolah tubuhnya. Dia memiliki sumber daya yang dibutuhkan, jadi dia berkonsentrasi pada peningkatan Kultivasi Tubuh dengan cepat beberapa bulan ini.

__ADS_1


Wu Liong tidak menunjukkan Budidaya Jiwa karena Yu Siang ada di sini juga. Sribaginda juga tidak memintanya untuk mendemonstrasikannya. Itu adalah pemahaman diam-diam di antara mereka.


Namun mereka tidak tahu jika budidaya jiwa Yu Siang jauh lebih tinggi dari mereka.


Sribaginda lalu menoleh ke arah Yu Siang. Yu Siang, yang melihatnya segera mulai bingung, mengapa sribaginda melihat kearah nya.


“Yu Siang? Benarkah itu namamu?”


“… Y … Ya Sribaginda!”


“Peragakan kultivasimu juga.”


Yu Siang menelan ludah saat dia tetap diam.


“Apa yang salah? Sebagai pacar Pangeran, Anda juga memiliki kewajiban untuk melindungi kehidupan dan mengurus kebutuhannya.


Saya mendengar bahwa bakat Anda itu baik, jadi saya ingin melihat seperti apa tingkat budidaya Anda telah mencapai.”


Yu Siang menoleh ke Wu Liong hanya untuk melihat dia menganggukkan kepalanya dengan lembut dengan senyum di wajahnya.


Melihat itu dia juga mengangguk sedikit dan menunjukkan kultivasinya dengan menekan kultivasi nya sampai level 100.


Petir cahaya putih berkilauan di sekitar tubuh Yu Siang saat dia memancarkan energi dari tubuhnya.


Itu adalah petir putih yang diwarnai dengan atribut kepunahan dan penywmbuhan, karena Yu Siang memperagakan elemen cahaya dari lima elemennya.


Setelah itu, aura tubuhnya memancarkan warna coklat-merah, saat tekanan dari tubuhnya memancarkan semacam kekuatan tiran.


Sribaginda mengangguk dan berkomentar.


“Tidak buruk untuk seorang pacar, tapi apakah kamu mengerti sekarang bahwa kamu bahkan lebih berhutang pada Keluarga Kerajaan?”


” . Iya!” Dia memandang Kaisar dan menjawab dengan wajah tenang teduh nya, tapi dia heran saja, dia berhutang apa kepada pangeran?".pikir nya dengan bingung.

__ADS_1


“Bagus! Kamu bisa pergi sekarang. Aku ingin berbicara dengan anakku sendirian.”


Yu Siang membungkuk dan diam-diam mundur saat dia dengan cepat berjalan menjauh dari kamar lalu berteleportasi kekamar sebelah milik adik pangeran.


__ADS_2