
Ke esokan pagi nya ,Yu Siang dan Putra mahkota ,mereka menaiki kereta yang sangat indah ,karena dilapisi emas murni, dikawal oleh 24 prajurit elit pilihan.
Banyak gadis gadis memandang iri kepada Yu Siang, namun tidak bisa berbuat apa apa, karena ini putra mahkota.
Yu Siang dan Putra Mahkota menghabis kan waktu dengan bercakap cakap, setengah hari kemudian sampailah mereka di hutan.
Tepat ketika kereta tiba di tengah hutan, belati terbang tiba-tiba menembus udara dan terbang dengan kejam kekereta Esensi yang terkandung dalam belati terbang mencipta kan gelombang di udara.
Gesekan yang intens dengan udara menyebabkan bunga api beterbangan.
Belati ini menancap di sisi kusir.
Jrepppp!.
Ekspresi si Kusir tidak berubah saat dia menatap belati terbang yang bersinar.
Dia mengedarkan Essence-nya dan seutas batu melayang menuju tangan kanan nya, mengalir ke telapak tangan kanan nya dan berputar tanpa henti.
__ADS_1
Dari pusaran batu itu, sebuah batu keluar dan secara akurat terbang menuju si penyerang itu.
Dengan ‘ledakan’ yang keras, batu itu menjatuh kan si pelempar dari atas pohon . Gelombang Qi kemudian tersebar ke segala arah.
Ketika dia melihat sekitar 20 penghadang berjalan keluar dari kegelapan, ada riak besar di hati si kusir itu. Sejak kapan Kota ini memiliki Martial Saint lain? Mungkinkah laporan pengintai kerajaan salah?
Meskipun demikian, hanya butuh beberapa saat singkat untuk menenangkan hati nya. Dia telah menemukan bahwa lelaki tua di depan nya hanyalah seorang Martial Saint Kelas Rendah.
Sebalik nya, pria si kusir itu sudah menjadi Martial Saint Kelas tengah untuk waktu yang lama.
Bahkan perbedaan antara kelas akan menghasilkan perbedaan sedikit besar dalam kekuatan. Kecuali kelas bawah memiliki Senjata Roh atau Teknik Bela Diri yang lebih baik, kekalahan nya hanya masalah waktu.
“Bolehkah aku bertanya siapa kalian? Apakah Anda tidak tahu bahwa kamu rombongan putra mahkota?
Apakah kalian tidak mengetahui siapa putra?”
Sedang kan para prajurit pilihan langsung memutari kereta ini, namun jika pertempuran berlamgsung, para prajurit yang masih level 50 tentu kalah melawan 20 orang level 100.
__ADS_1
Yu Siang dan putra mahkota turun dari kereta.
"Apa yang sedang terjadi?, siapa orang orang ini?", tanya putra mahkota yang masih sangat santai melihat level pengepung yang hanya level 100 ,sedang kan dia sekarang sudah level 180, apa lagi Yu Siang yang lebih tinggi lagi level nya.
"Ha ha ha, siapa kami kalian tidak perlu tahu, yang perlu kalian tahu adalah kalian harus mati", kata si pemimpin sambil mencabut pedang dan di ikuti oleh yang lain nya.
Semua pengawal ingin melihat tingkat keterampilan bela diri Putra mahkota
Tapi yang membuat mereka kecewa, masih belum menunjuk kan level nya karena dilindungi ditengah.
Dua seniman bela diri Tahap Martial saint menyerang sang kusir ,sisa nya secara berpencar menyerang para prajurit.
Trang ,tring ,trang.
Para prajurit membuat saling berpasangan seperti latihan mereka, untuk saling melindungi ,bertahan dan menyerang, menyerang dan bertahan .
Akhir nya Putra mahkota dan Yu Siang turun tangan karena pertempuran ber jalan tidak seimbang.
__ADS_1