
Yu Siang mulai meneliti jebakan yang ada di tempat ini, dia mulai hati-hati melihat jebakan macam apa yang dipasang di tempat ini.
Meskipun dia dan putra mahkota hanya tinggal sedikit lagi, dia tetap waspada .
“Seperti nya ini memang makam kuno yang ditinggal kan seseorang, di tempat ini benar-benar dipenuhi jebakan yang cukup mematikan”. Kata Putra mahkota.
Setelah menganalisis temuan nya, Yu Siang dapat menyimpulkan bahwa tempat ini memang makam kuno yang sengaja dipasang jebakan untuk mencegah orang luar masuk lebih dalam.
Tepat beberapa puluh meter sebelum pintu terakhir, jebakan yang dipasang cukup mematikan, semua jebakan ini terbuat dari bahan yang cukup kuat dan sangat jarang ditemukan di dunia ini.
Kultivator seperti putra mahkota mungkin akan sangat mudah terluka jika mereka tidak berhati-hati saat terkena jebakan ini.
Bahkan orang-orang dari Alam Dewa dapat terluka oleh jebakan ini yang menunjuk kan bahwa jebakan ini cukup mematikan.
Pemilik makam ini tampak begitu hebat dalam memasang jebakan sehingga di setiap sudut tempat ini terdapat jebakan yang telah dipersiapkan dengan sangat baik.
“Hehehe, putra mahkota, kamu tidak perlu khawatir, aku punya cara untuk tidak terjebak oleh jebakan di tempat ini.”Yu Siang punya ide agar dia tidak terkena jebakan di tempat ini.
__ADS_1
Dengan cara Tulang panjang dan melontar kan anggota tulang kerangka tidak akan terkena atau jatuh ke dalam perangkap di tempat ini.
Yu Siang merasa sangat pintar, dia menggunakan tulang kerangka untuk berkorban agar dia tidak terkena jebakan di tempat ini.
Yu Siang melempar kan tengkorak 2 meter didepan nya.
Duarrr.
Hujan panah dan gas beracun pun seperti hujan dan segera, dinding di tempat ini langsung bergerak perlahan lahan menggencet tengkorak sampai hancur.
Darrrr.
“Klik…” Lagi-lagi tulang yang Yu Siang lemparkan mengenai jebakan, Klon Ye Chen baru saja menginjak jebakan yang membuat lantai di dinding terbuka.
Yu Siang dan Putra mahkota melihat ada kamar yang sangat besar berisi senjata yang di tata di rak rak yang memenuhi Ruangan.
"Asyikkk,yuk kita masuk!", ajak Putra mahkota.
__ADS_1
"Ehh,tunggu dulu", teriak Yu Siang sambil melempar kan kepala tengkorak di ambang pintu kamar dan ruangan agak dalam.
Duarrr, darrr.
Putra mahkota langsung memucat wajah nya, jika tadi dia yang masuk, dia sudah jadi dendeng ragi.
"Yuk kita masuk", Kata Yu Siang sambil menarik tangan putra mahkota yang dingin.
"Weww,weapon kelas surga semua", teriak Yu Siang ,senjata ini dalam berbagai bentuk, dari pisau kecil, pisau agak panjang, pedang pendek, pedang panjang, pedang mata satu ,pedang bermata dua, golok, kapak, dan lain lain.
Yu Siang langsung menyimpan dengan Rak nya, sehingga putra mahkota kalah cepat.
Jika putra mahkota harus diangkat dulu rak nya baru masuk cincin, sedang kan Yu Siang langsung memakai kekuatan Roh nya untuk menyimpan nya.
Yu Siang dapat tiga Rak, putra mahkota baru satu rak.
Setelah semua senjata di kuras habis, Yu Siang lalu memeriksa dinding bagian luar, ternyata ada tombol kecil yang kebetulan kena ledakan, sehingga terbuka.
__ADS_1