
“Pangeran, ayo masuk” Yu Siang mengundang Putra mahkota untuk memasuki ruangan tempat perjamuan diadakan.
“Ayo masuk” Putra mahkota mengangguk pada Yu Siang.
Putra mahkota dan Yu Siang segera membuka pintu masuk kamar, setelah membuka pintu, pangeran dan Yu Siang langsung masuk ke kamar.
Sesampainya di kamar, mereka melihat bahwa Nanghua Caiyi, Wu Ping dan Yu Rou sudah berada di ruangan ini, mereka saat ini sedang menunggu kedatangan mereka berdua.
“Kalian berdua sudah datang, silahkan duduk” melihat Putra mahkota dan Yu Siang sudah datang, Yu Rou langsung menyambut keduanya, dia menyuruh mereka untuk duduk dan menikmati makanan yang sudah dibuat khusus untuk mereka semua.
“Pangeran, ini” Nanhua Caiyi menyuruh putra mahkota untuk duduk di kursi kosong di sebelahnya.
Mereka segera pergi ke kursi kosong di sebelah Nanhua Caiyi.
“Hei, Caiyi, di mana Xiang sekarang?” Putra mahkota bertanya di mana Nangong Xiang sekarang.
“Kakak Xiang pergi menemui seorang teman lama, dia menolak makan malam karena dia saat ini mengenakan topeng untuk menyembunyikan penampilannya, jadi akan sulit baginya untuk menghadiri acara seperti itu”
__ADS_1
“Oh, jadilah” Putra mahkota mengangguk ringan ke Nanhua Caiyi, Ye Chen bisa memahami kesulitan yang dialami Nangong Xiang saat menggunakan topeng seperti itu untuk menyembunyikan penampilannya,
Nangong Xiang tidak akan bebas melakukan apa pun saat mengenakan topeng seperti itu.
Setelah mereka duduk, Wu Ping mulai mengangkat cangkir anggur yang ada di atas meja.
“Semuanya, mari kita rayakan kedatangan Yu Siang di sini, bersulang” Wu Ping mengundang semua orang untuk bersulang dan minum anggur di cangkir.
Melihat Wu Ping mengangkat cangkir anggur di atas meja, semua orang di sini mulai melakukan hal yang sama seperti Wu Ping.
Mereka semua mulai mengangkat cangkir anggur yang telah disiapkan tepat di depan mereka.
Yu Siang melakukan ini untuk menghormati Wu Ping dan Yu Rou, dia tidak akan baik jika dia tidak melakukannya sendiri sementara semua orang minum anggur dari cangkir.
Setelah semua orang minum anggur dari cangkir di tangan masing-masing, semua orang segera mulai makan.
Sementara di tempat lain.
__ADS_1
Saat ini Nangong Xiang sedang berjalan di lorong yang terbuat dari emas yang sangat murni.
Satu-satunya tempat di ibukota kerajaan yang memiliki bangunan yang terbuat dari emas hanya milik istana kerajaan.
Jadi Nangong Xiang saat ini berada di istana kerajaan, sepertinya dia ingin bertemu dengan seorang teman lama yang ada di istana kerajaan.
Nangong Xiang pergi ke tempat di mana hanya orang-orang tertentu yang bisa pergi ke tempat ini.
Di gedung istana kerajaan ini, tidak ada yang berani menghentikan langkah Nangong Xiang, mereka cukup hormat saat bertemu dengan Nangong Xiang.
Setelah berjalan beberapa saat, akhirnya Nangong Xiang sampai di tempat tujuannya, hingga Nangong Xiang disambut oleh beberapa pelayan.
“Apakah wanita itu ada di dalam?” Nangong Xiang bertanya pada pelayan di depannya.
“Dewi Nangong, saat ini ratu ada di dalam” Pelayan itu memberi tahu Nangong Xiang bahwa orang yang dia cari ada di dalam.
“Bagus, saya akan masuk” melihat orang yang dia cari ada di alam, Nangong Xiang segera memasuki ruangan khusus yang tidak bisa dimasuki siapa pun.
__ADS_1
Ketika Nangong Xiang memasuki kamar, dia menemukan seorang wanita cantik dan sangat i berbaring di tempat tidur dengan beberapa pelayan yang sedang melayaninya.